aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 23956 x

Khotbah
Senin, 31 Desember 2012
Wahyu 21 : 9 - 27
MENGAKHIRI TAHUN 2012 DALAM PERSPEKTIF MASA DEPAN

Sahabat-sahabat terkasih dalam Yesus Kristus,

Kita semua berada di tahun 2012 dan akan mengakhirinya dalam beberapa jam kedepan. Tahun 2012 akan menjadi masa lalu bergerarak mundur dalam gerak kehidupan yang kita jalani. Beberapa jam kedepan masa kini berubah menjadi masa selalu dan untuk memasuki masa kini yang baru kita semua tidak dapat mengabaikan begitu saja masa lalu di tahun 2012. Tahun 2012 kita jalani dengan perjuangan yang tidak sederhana, dengan militasi yang tinggi dengan kapasitas kita masing-masing. Jalan yang kita lalui tahun ini dapat saja penuh liku dan terjal namun ada juga jalan yang mulus dan rata. Kita diperkaya dengan pengalaman dimana kita mengalami keberhasilan atau bahkan kegagalan juga tertundanya pencapaian kita. Semua alur gerak kebersamaan kita sebagai keluarga menghadapi ujian dan tantangan yang tidak sedikit bahkan air mata kadangkal tidak dapat menggambarkan betapa sedihnya hati kita. Namun diwaktu lain kita mengalami sukacita dalam berbagai bentuk yang tidak dapat digambarkan sederhana dalam derai tawa.


Jika kita semua berada ditepi tahun 2012 itu berarti kita akan melangkah melalui garis akhir 2012 dan pijakan pertama kita di tahun 2013 nanti adalah HALELUYA, TERPUJILAH TUHAN, PRAISE THE LORD. Kenapa sebagai orang percaya kita memuji Tuhan, hal itu dikarenakan kasih setia Tuhan yang terus menyertai kita semua. Pemazmur dengan jitu mengungkapkannya dalam kalimat ` Ya TUHAN, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke awan `. (Maz. 36:6 ). Kesetiaan Tuhan yang tetap tegak menjadi sandaran bagi kita semua dalam menjalani kehidupan di sepanjang tahun 2012. Kita tidak sekedar hidup ( bios ) tetapi kita mengalami hidup yang berkualitas (zoe), semuanya bertumpu dari kasih setia Tuhan yang tegak. Maka disepanjang 2012, Allah mendemonstrasikan tindakan-Nya yang besar sebab pada dasarnya Ia adalah Allah dengan kasih yang besar (Yoh. 3 : 16 ). Ia mengutus kita juga untuk memberitakan perbuatan-perbuatan-Nya yang besar (bnd. 1 Pet. 2:9 ). Kasih dan Pengutusan yang besar hanya dapat ditampung oleh kita semua yang berjiwa besar, nyali besar, hati besar sehingga Immanuel - Tuhan beserta kita adalah statement of faith yaitu kita selalu hadir pada waktu dan tempat yang Tuhan tentukan dengan keyakinan bahwa kita tidak sendiri. Anda dan saya tidak sendiri menjalani hidup 2012 tetapi genggaman tangan Tuhan yang kokoh menjadi tanda penyertaan yang dapat kita rasakan dari genggaman tangan pasangan kita, anak kita, kekasih kita.


Jika kita semua berada ditepi tahun 2012, itu berarti ada yang harus kita tinggalkan dan tanggalkan. Kita meninggalkan jejak-jejak kemenangan dan kekalahan sebagai sebuah pembelajaran bagi kita. Kita meninggalkan jejak dalam peristiwa yang menggelisahkan maupun menggembirakan sebagai warisan iman yang bermakna lebih bagi seluruh kehadiran kita.


Namun kita juga harus berani menanggalkan segala hal yang buruk dan memasuki pembaruan total yang diwarnai keteguhan hati untuk memberi yang terbaik. Menanggalkan yang buruk dan memberi diri mengalami pembaruan merupakan tanggapan kita atas kasih setia Tuhan yang menanggalkan kemegahan dan kemuliaan-Nya dan membangun relasi baru dengan kita semua.


Dalam konteks inilah berita dari Wahyu 21 : 9-21 menjadi berarti karena Allah adalah Allah yang bertindak dalam kasih-Nya untuk menghantar setiap orang percaya mengalami peningkatan dalam hidupnya. Gambaran yang dikemukakan adalah :
1. Ayat 10 - 14 : ajakan Tuhan untuk melihat dari perspektif yang dikehendaki-Nya. Diatas gunung memperlihatkan bahwa kita tidak melihat realiatas hanya dalam posisi horizontal, tetapi kita perlu berada di tempat tinggi untuk melihat dari sudut pandang lain, sudut pandang kehendak Allah. Apakah yang Allah kehendaki dari kita sebagai seorang pemenang ? sebagai seorang yang sedang bergumul?, sebagai seorang yang sedang mengalami kekecewaan ? Allah mengajak kita untuk melihat Yerusalem yang baru, kota dimana Allah berkenan untuk berdiam. Yerusalem baru menjadi symbol kehadiran umat dalam persekutuan yang berjalan bersama dan ziarah rohani. Perjalanan hidup yang kita lalui di tahun 2012 menjadi dasar pijak yang tinggi untuk memandang hari esok dalam kedekatan sebagai mempelai ( ayat 9 ). Ini berarti dalam kebersamaan di keluarga kita akhiri tahun ini karena bersama-sama kita sudah jalani tahun 2012.
Bahwa Yerusalem turun dari langit menjadi tanda bahwa `inilah hasil karya Allah� dan penuh dengan kemuliaan Allah. Yerusalem menjadi tempat terbuka dengan pintu gerbang yang terbuka menunjukkan bahwa kehairan kita sebagai umat Allah selalu berada dalam pemeliharaan Allah dan setiap orang dapat melihat kemuliaan Allah melalui kehadiran keluarga kita.
2. Ayat 15-21 : menjelaskan bahwa kota kudus yakni Yerusalem baru terbentang dalam kekuasaan Allah sendiri. Bentangan yersualem baru adalah symbol dari bentangan kekuasaan Allah yang tidak terbatas. Allah adalah Allah dengan kasih-Nya yang tidak terbatas dalam membangun kehidupan kita semua. Maka diperlukan kesediaan untuk berada dalam kendali kekuasaan Allah. Kita yang berada dalam kendali kuasa-Nya akan mengalami bentangan kasih Allah yang tidak terbatas. Setiap ukuran menunjukkan adalah detail dari pemeliharaan Allah. Secara terperinci dan terpecaya Ia menyatakan kedaulatan-Nya. "Berbahagialah orang yang Kau pilih dan Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu, kiranya kami kenyang dengan segala yang baik di dalam rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus" (Maz 65: 5). Maka kita bersyukur bahwa detail kehidupan kita selalu terpantau oleh-Nya sehingga kita mengalami kebaikan Tuhan di bait-Mu yang kudus.
Dari sisi ini kita juga dapat memahami bahwa kehadiran kita di akhir tahun hanya mungkin ketika kita memahami keterlibatan Tuhan. Ungkapan syukur kita terjadi karena dalam kerendahan hati kita mengakui bahwa Ia menyatakan hal yang baik secara terperinci.
Maka hal penting adalah kesediaan kita memandang masa kini kita dari rencana Allah yang besar, maka dengan hati dan jiwa besar kita mengakui-Nya bahwa hanya karena kebaikan-Nya kita ada di tepi tahun 2012 dan bersiap memasuki awal 2013. Amin.


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518