Dibaca : 16171 x
KhotbahMinggu 20 Oktober 2024 Matius 25:14-21 JANGAN ABAIKAN KEPERCAYAAN-NYA
 Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi<br>
Beriman kepada Yesus bukanlah perkara sederhana sebab beriman kepada Yesus Kristus harus muncul dalam tindakan beriman. Beriman kepada Yesus bukanlah perkara sederhana sebab setiap orang percaya diundang memasuki kenyataan yang bisa saja gamang. Percaya kepada Yesus menjadi tantangan sebab itu berarti percaya pada kedatangan-Nya kembali. Disinilah masalahnya sebab orang beriman percaya pada Yesus namun dapat gugur dalam kaitannya dengan kedatangan Yesus kembali. Maka melalui pembacaan ini kita semua diundang menerima pengajaran penting tentang kedatangan Yesus kembali. Yesus yang mengajar para murid dengan perumpamaan tentang talenta adalah untuk meneguhkan mereka sampai Ia datang kembali. seperti sebelumnya dalam perumpaan tentang gadis bijak dan bodoh Yesus hendak mengarahkan pandangan para murid dalam aspek pentingnya masa menanti. Sehingga dengan perumpamaan tentang talent aini Yesus menunjukkan bahwa ada hal penting yang harus diberlakukan oleh para murid karena para murid di posisi sebagai orang yang mendapat kepercayaan (ayat 14). Jadi perumpamaan tentang talenta adalah pengajaran untuk mengarahkan para murid lebih pasti dalam menjalani masa penantian sampai Yesus kembali.<br>
Pengajaran melalui perumpamaan tentang talenta menunjukkan hal penting yakni dipercaya dan percaya pada kepercayaan-Nya. Pengajaran Yesus menunjukkan bahwa terdapat hal yang mendasar dalam beriman atau percaya kepada Yesus Kristus<br>
<br>
1. Bagaimana Bersikap (ayat 14-18)<br>
Sang Tuan yang mempercayakan talentanya kepada hamba-hamba adalah adalah tuan yang akan pergi entah berapa lama. Ketidakpastian sang tuan kembali adalah rentang waktu bagi para hamba bersikap terhadap talenta yang dipercayakan. Talenta yang dipercayakan itu sangat besar nilainya. 5,2 dan 1 talenta yang dipercayakan kepada sang hamba adalah kepercayaan yang besar. Namun tekas kita menunjukkan bahwa 2 hamba segera pergi (went at once) dan menjalankan uang, namun tidak bagi hamba ketiga yang pergi dan menyimpan dalam lubang (ayat 18). Nampak bahwa dua hamba demikian antusias sementara hamba yang ketiga tidak. Hal ini memberi pengajaran bahwa apa yang dipercayakan ooleh Tuhan adalah milik-Nya dan bukan milik kita. Jika segala sesuatu dihayati sebagai milik Tuhan maka kita harus antusias untuk mengerjakan secara baik apa yang dipercayakan-Nya (bacalah Efesus 2: 10)<br>
Kapan Yesus kembali kita tidak tahu, tetapi inilah yang kita tahu bahwa Ia mempercayakan segala milik-Nya kepada kita untuk dipakai sebagai bentuk pertanggungan jawab. Maka sikap yang benar adalah menghargai seluruh kehidupan yang sudah dianugerahkan kepada kita. Sebab beriman kepada Yesus memang menghadapi konsekuensi yang tidak mudah. <br>
<br>
2. Ketidakpastian Waktu (ayat 19)<br>
Kita hidup di dunia yang sangat dipengaruhi oleh waktu, waktu yang dipercayakan Tuhan kepada setiap orang adalah sama (24 jam). Waktu yang sama inilah waktu yang harus dipergunakan dengan baik. Kenapa? Sebab tuan itu pergi dan waktunya lama, artinya tidak diketahui kapan kembalinya. Waktunya lama untuk menunjukkan bahwa kedatangan Yesus kembali tidak ditentukan manusia tetapi berdasarkan keputusan Tuhan sendiri. waktunya lama mengindikaisikan adanya perjuangan yang sungguh-sungguh berat. Waktunya lama menjadi waktu yang menantang bagi setiap orang percaya untuk terus memakai seluruh hidupnya secara bertanggungjawab. <br>
<br>
Demikianlah soal waktu yang lama bukan alasan untuk meninggalkan Tuhan. Bukan alasan untuk bermalas-malasan menjalani waktu anugerah-Nya �" pakailah waktu anugerahmu NKB 211. Maka seluruh hidup kita akan menyenangkan hati-Nya sebab Ia menyambut kita dengan sukacita. Hamba yang satu lagi hidupnya memang sia-sia. Maka dalam kehidupan ini, kita dihadapkan dengan perjalan waktu yang panjang namun semakin berarti sebab kita menghargai waktu anugerah Tuhan. Kita tidak tahu kapan Ia akan datang kembali tetapi yang kita tahu adalah kepercayaan-Nya harus selalu dirawat dalam tindakan sehari-hari. Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan Tuhan jerih lelah kita tidak sia-sia. Amin<br>
<br>
<br>
<br>

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|