Dibaca : 16539 x
KhotbahMinggu, 09 Juli 2023 Mazmur 119: 89-96 ALLAH DAN FIRMAN ALLAH MENGHIDUPKAN
 Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi
John Albrecht, seorang pendeta Episkopal di Michigan. Dia berdiri di mimbar untuk berkhotbah, berhenti sejenak, dan berkata “LOVE”, kemudian duduk.
Apa yang dikemukakan oleh Albrecht menunjukkan bahwa seluruh Firman Tuhan hanya merujuk pada satu hal penting yakni Cinta Kasih Allah kepada manusia. Cinta itulah yang memungkinkan Allah bergerak dan mengambil inisitif menjumpai manusia dalam kepapaannya. Manusia yang bersentuhan dengan cinta kasih Allah tiba-tiba saja mengalami perubahan yang mendasar dalam hidupnya. Manusia yang dijumpai Allah adalah manusa yang menemukan kembali pengharapan yang kuat dan kokoh ketika berbagai persoalan dan pergumulan menderanya (Maz. 119: 85). Namun dalam segala keadaannya manusia yang bersentuhan dengan Firman Tuhan akan selalu hadir sebagai pribadi yang tangguh karena mengarahkannseluruh hidupnya hanya kepada Allah.
Dalam konteks inilah pemazmur menyatakan betapa pentingnya Firman Tuhan, betapa mendasarnya peran Firman Tuhan dalam hidupnya. Ketika pemazmur berkata tentang Firman Tuhan, ia menempatkan Firman bukan sekedar Taurat yang dibacakan tetapi lebih dari itu Allah yang hidup. Kesetiaan itu hidup dalam terang Firman Tuhan memang memerlukan kesediaan untuk membuat keputusan di tengah hiruk pikuk keduniawian yang dapat menumpulkan kepekaan terhadap firman-Nya. Kenapa pemazmur menyatakan pentingnya Firman Tuhan bagi dirinya menjadi pembelajaran yang indah demikian:
1. Allah dan Firman-Nya tetap TEGUH (ayat 89-91)
Dalam bagian ini pemazmur mengemukakan bahwa Firman Allah yang penuh kuasa adalah firman yang teguh di surga. Pemazmur mengemukakan bagaimana keadaannya sebagai manusia demikian rendah di hadapan Firman Allah. Kesadaran ini penting sebab firman-Nya tak terjangkau oleh kapasitas logika manusia, firman-Nya jaug melampaui kemmpuan manusia untuk memahaminya. Pemazmur dengan tidak sekedar mengemukakan pendapatnya tentang Firman Allah tetapi mengalami bagaimana keterlibatan Firman dalam seluruh generasi. Hal ini menjelaskan bahwa dalam Firman itulah cinta kasih Allah dinyatakan. Dalam firman yang menjadi manusia yakni Yesus maka setiap orang percaya dimungkinkan untuk kembali mengakui bahwa cinta kasih Allah sungguh luar biasa (Maz. 145: 3). Teguhnya firman Allah menjadi pilar penting dalam kehidupan beriman sebab jika pilar ini kita abaikan maka runtuhlah seluruh bangunan keimaman kita. Jika firman ini tidak lagi menjadi penting dalam kehidupan maka hidup dapat saja berlangsung tapi tanpa arti dan tanpa makna. Hidup tanpa cinta kasih Allah adalah hidup yang tidak bernilai. Maka jangan abaikan firman Allah yang telah menjadi manusia didalam Yesus Kristus (Yoh.1: 1, 14 dan 1 Yoh.4:8) sebab dengan pengabaian itu kita sedang menurunkan derajat kualitas hidup kita.
2. Allah dan Firman-Nya tetap DIINGAT (ayat 92-95)
Pada bagian ini pemazmur mengemukakan bahwa dalam kehidupannya ia tetap menjumpai persoalan sekalipun firman Tuhan selalu diingatnya. Persoalan yang dihadapi pemazmur bukanlah alasan untuk melupakan pentingnya pengaruh Firman Allah. Dalam konteks ini dijelaskan bahwa mengingat bukanlah persoalan mudah sebab dalam mengingat sekaligus diwujudkan LUPA. Orang yang mengingat adalah orang yang melupakan sebagai sebuah keputusan. Dengan mengingat firman itulah maka kehadiran pemazmur sekaligus melupakan dirinya. Artinya dengan mencintai Firman Allah, pemazmur tenggelam dalam diri yang dicintai-nya karea yang dicintainya sangat dominan. Pengaruh besar dari firman Allah adalah menghidupkan sebab cinta sejati selalu berujung kehidupan. Cinta yang berujung kematian bukanlah cinta tetapi nafsu yang menghancurkan seluruh tatanan kehidupan. Sebaliknya dalam trang Firman Tuhan pemazmur mengalami koreksi (correction), tuntunan (direction) dan perlindungan (protection). Voltaire pernah mengungkapkan bahwa dalam 100 tahun Alkitab tidak akan ada lagi tetapi rumahnya menjadi tempat percetakan Alkitab dari Geneva Bible Society. "Lupakan" bukan tentang ingatan mental. Ini adalah masalah kemauan lebih dari pikiran. Mengingat firman Tuhan berarti melakukannya. Yakobus 1:25 mengatakan: “Tetapi orang yang menyelidiki hukum yang sempurna, hukum yang memerdekakan, dan bertekun, karena bukan pendengar yang lupa tetapi pelaku yang bertindak, ia akan diberkati dalam perbuatannya.”
3. Allah dan Firman-Nya tetap DIMILIKI (ayat 94-96)
Keindahan dari firman Tuhan ini adalah pernyataan bahwa ‘aku kepunyaan-Mu’ dan sebagai kepunyaan Allah pemzmur memohon pertoloongan-Nya. Allah merengkuh manusia dengan pelukan kasih agar setiap manusia mengalami pencerahan dalam kehidupan bahwa ia adalah milik Allah. Dimiliki oleh Allah tentu menjadi unsur pembeda sebab dengan dimiliki oleh Allah muncul pemaknaan yang penting dalam relasi. Pemazmur yang memiliki relasi dengan firman-Nya adalah pemazmur yang dengan sukacita mengagumi perintah-Nya yang tidak terbatas. Artinya bahwa ketika manusia sebagai milik Allah mengasihi sesama maka tindakan mengasihi tidak bergantung pada pihak di luar dirinya tetapi semata-mata keputusan dirnya, dan ini tidak terbatas. Maka Allah yang mengasihi adalah Allah yang tidak bisa dibatasi oleh apapun untuk menjumpai manusia bahkan kematian gagal menghalangi cinta kasih Allah.
Sahabat-sahabat terkasih
Maka memberi perhatian penuh pada Alkitab yang berisi 1189 pasal, 31.103 ayat dan 807.361 kata adalah memberi perhatian pada kehidupan yang dianugerahkan-Nya. Dengan memperhatikan Firman Allah maka setiap orang percaya dimungkinkan untuk selalu antusias dalam menjadi kehidupan ini. Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|