Dibaca : 16571 x
KhotbahMinggu 1 Januari 2023 Ayub 1: 1-5 TAHUN BARU TAHUN ANUGERAH
.png) Sahabat-sahabat terkasih
Selamat Tahun Baru, Tahun 2023
Hari ini kita belajar dari seorang bernama Ayub yang pengalaman hidupnya menjungkal segala teori kehidupan yang kelihatan mapan. Hidup menjadi rangkaian peristiwa yang terus berlangsung dalam detak waktu, waktu anugerah Tuhan. Di tahun 2023 ini yang tidak bisa dihindari namun bukanlah tahun yang harus dihadapi dengan sikap apatis. Tahun tetap berganti dan manusia tidak pernah berkuasa untuk menghentikannya apalagi membatasinya. Tahun akan terus berubah tanpa sedikitpun memberi ruang bagi manusia untuk mengitervensinya. Hidup kita berlangsung dalam keteraturan dan rutinitas bagai mesin yang bergerak otomatis. Di awal tahun inilah kita diundang memasuki pemahaman yang baru tentang bagaimana bersikap kepada segala keteraturan dan rutinitas. Bagaimana kita menghadirkan perspektif yang baru dalam setiap peristiwa yang bahkan tidak bisa kita ketahui prosesnya. Pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab dan membuat hari-hari menjadi hambar dipenuhi sejuta tanya. Bagaimanakah sikap kita terhadap rutinitas yang berlangsung?
1. Kearifan adalah ketika kita tahu bahwa kita tidak tahu. Ayub yang dinarasikan sebagai seorang yang memiliki segala sesuatu adalah pribadi yang bertindak penuh pertimbangan. Apa yang dikemukakan dalam bacaan ini memperlihatkan bagaimana Ayub diawal kisah ini bahkan membanggakan Tuhan (1: 8).
Ayub menjalani hari-hari biasanya dengan luar biasa sebab bukan hari-hari yang penting tetapi bagaimana reaksi terhadap hari-hari, itulah yang penting. Segala kepemilikan Ayub tidak dipahami sebagai penentu hari-hari yang dijalani sebaliknya bagaimana relasi dengan Tuhan memberi pengaruh terhadap segala kepemilikan Ayub. Apakah yang kita miliki? Apakah yang menjadi penting dalam kepemilikan kita adalah suatu usaha yang terus berlangsung untuk memiliki pikiran yang tajam (band. Fil. 4:4).
Maka di tahun 2023 dengan segala rahasianya hendak kita tanggapi dengan pikiran yang tertuju kepada Allah. Sebagaimana dikatakan Charles Swindoll, Don"t seek more days in your life but more life in your days (Jangan mencari lebih banyak hari dalam hidup Anda, tetapi lebih banyak kehidupan dalam hari-hari Anda)
2. Relasi dalam keluarga menjadi penting tetapi yang terpenting adalah relasi dengan Tuhan (ayat 5). Ayub bertindak sesuai dengan pola yang sudah dianutnya dan dipahaminya. Ayub tidak menempatkan anak-anak sebagai generasi yang dibaikan tetapi tetap ada dalam pikiran dan hati. Dengan melakukan ritual sesudah pesta, Ayub sedang menjaga kepekaan dalam relasinya dengan Allah. Sebab tindakan Ayub tidak tertuju kepada anak tetapi kepada Allah yang mempercayakan anak.
Hal ini menunjukkan bahwa apa yang kita lakukan di tahun 2023 adalah tindakan yang mengakar pada pemahaman bahwa cara pandang kita kepada keluarga adalah cara pandang dalam perspektif mengasihi Allah. Akibatnya seluruh kerja dan usaha yang kita lakukan di tahun 2023 adalah aktifitas yang berkesinambungan dengan generasi berikut.
Sahabat-sahabat terkasih
Berdasarkan pengajaran inilah kita akan menjalani tahun 2023 dengan kepastian bahwa kalua kita belajar dari tahun 2022 maka kita dilengkapi menghadapi peristiwa di tahun 2023. Apakah dasar dari keyakininan ini sebagaimana Ibrani 11:20.
Selamat tahun Baru 2023, maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelahmu di tahun 2023 tidak pernah sia-sia. Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|