Dibaca : 16836 x
KhotbahMinggu, 28 Agustus 2022 1 Raja-raja 5: 1-12 SEBUAH PERSIAPAN BERUJUNG FUNGSI YANG BAIK
 Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Sebuah proyek besar tentu memerlukan persiapan yang matang dengan perhitungan yang teliti. Sebuah persiapan yang didukung dengan kemampuan jumlah pekerja serta kualitas pekerja. Secara mendasar proyek ini akan menjadi proyek besar yang diarahkan sebagai tanggapan pada kebaikan Allah. Jadi yang utama adalah kebesaran Allah dan bukan kebesaran bangunan apalagi kebesaran diri. Hal ini penting sebab jika sesuatu dikerjakan dengan semangat yang besar maka dalam hubungan dengan Allah hendak diaminkan bahwa Allah adalah Allah yang besar. Besar rencana dan karya-Nya sehingga tidak pernah cukup untuk berterimakasih. Dalam konteks inilah bangunan Bait Allah perlu dipahami sehingga pengakuan terhadap karya besar Salomo secara implisit adalah pengakuan terhadap karya besar Allah. Bangunan Bait Allah sekaligus mengkonsolidasikan seluruh umat-Nya agar berada di tempat ibadah yang sama. Hadir secara bersama adalah persekutuan yang memang dikehendaki oleh Allah sebab bukankah dalam persekutuan persaudaraan yang rukun maka berkat Allah dinyatakan (Mazmur 133). Jadi bangunan Bait Allah bukanlah karya tanpa makna, bukan karya tanpa tujuan.
Namun di sisi lain Bait Allah juga memberi pengajaran tentang indahnya relasi persahabatan sebagaimana yang diperlihatkan oleh Hiram. Sebuah relasi persahabatan yang dimulai dengan Daud dan semakin erat ketika jaman Salomo. Relasi persahabatan inilah yang turut memberi makna penting bahwa Bait Allah merupakan bentuk nyata relasi persahabatan Allah dan umat. Sebuah relasi yang bernilai tinggi karena dimulai dari inisiatif Allah dan disambut dengan sukacita oleh umat. Persahabatan yang kemudian memuncak dalam karya Yesus ketika menyapa murid-Nya sebagai sahabat dan bukan hamba (Yoh.15:15). Bertolak dari pemahaman inilah maka sebuah pembangunan Bait Allah yang dilakukan oleh banyak orang (band. Ayat 15) memberi petunjuk bahwa Allah dapat melibatkan siapapun untuk berkarya yang baik. Mulai dari raja sampai para pekerja semua mendapat kesempatan untuk memberi yang terbaik. Jadi sebuah persahabatan dapat menggerakkan banyak pihak untuk melakukan hal yang baik.
Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi
Dalam konteks ini maka pelajaran penting yang bisa didapatkan ialah betapa pentingnya kesadaran diri tentang siapakah yang besar. Kesadaran diri inilah yang secara elok diperlihatkan Yohanes pembaptis ketika berkata ‘Ia harus semakin besar tetapi aku harus makin kecil’ (Yoh. 3:30). Dengan kesadaran demikian maka pekerjaan besar selalu disambut dengan syukur dalam kerangka kebesaran-Nya. Sebuah kerja bersama selalu diterima dengan rasa syukur sebab di dalamnya terkandung berkat Tuhan.
Dalam konteks inilah maka kehidupan sebagai keluarga harus dimulai dengan pemikiran ‘ini karya besar’. Keluarga adalah karya besar Allah yang melibatkan manusia sehingga makna Bait Allah sebagai ruang persekutuan mendapat bentuk yang indah dalam relasi persahabatn di keluarga. Melalui keluarga juga dapat diwujudkan kehidupan yang memberi kesaksian bagi banyak orang.
Keluarga hadir dengan semangat menjaga persekutuan dan bukan merusaknya. Hal ini harus bertumpu pada kesediaan untuk menghayati betapa kecilnya diri di hadapan Allah yang mempercayakan karya-Nya yakni lembaga bernama KELUARGA. Jadi suami-istri adalah sahabat sebagaimana mereka adalah sahabat-Nya sehingga karya besar melalui kehidupan keluarga selalu dapat diwujudkan. Maka mempersipakan sebuah bangunan bernama keluarga tentu membutuhkan kesediaan untuk memahami tujuan dari keluarga. Ketika persiapan dilakukan secara benar dan tujuan juga diwujudkan secara benar maka kehidupan keluarga dapat berfungsi secara baik. Berfungsi sebagai karya kesaksian yang senantiasa bermakna persembahan bagi Tuhan. Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah persahabatan tidak pernah sia-sia. Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|