Dibaca : 26701 x
KhotbahSelasa, 28 Agustus 2012 MAZMUR 91 : 1 - 7 MENGALAMI KEMERDEKAAN DALAM PEMELIHARAAN ALLAH
KHOTBAH HUT GPIB JEMAAT IMMANUEL, BEKASI
KE-27. MENGALAMI KEMERDEKAAN DALAM PEMELIHARAAN ALLAH
( MAZMUR 91 : 1 - 7 ).
Jemaat yang terkasih,
Hidup dalam sebuah jaminan masa depan merupakan hal penting yang dicari manusia. Memiliki jaminan adalah sebuah pengalaman rohani yang menjadi tempat bagi seseorang untuk mengalami suasan hati secure, aman.
Dari awal pemazmur sudah menyatakan jaminan ini dengan kuat bahwa Allah yang mahakuasa dan maha tinggi adalah kubu pertahanan-ku ( ayat 1 - 2 ).
Bahkan keempat nama untuk Allah dalam mazmur ini melukiskan aspek-aspek yang berbeda dari perlindungan-Nya.
.
1) "Yang Mahatinggi" menunjukkan bahwa Ia lebih besar daripada ancaman apa saja yang kita hadapi (bd. Kej 14:19);
.
2) "Yang Mahakuasa" menekankan kuasa-Nya untuk menghadapi dan membinasakan setiap musuh (bd. Kel 6:2);
.
3) "Tuhan" meyakinkan kita bahwa kehadiran-Nya senantiasa bersama kita; dan
4) "Allahku" mengungkapkan kebenaran bahwa Allah telah memilih untuk bergaul secara intim dengan mereka yang mengandalkan diri-Nya.
Dengan mengemukakan iman yang demikian pemazmur hendak menegaskan bahwa satu-satunya dan the only one - hanya Allah.
Apakah kita mempercayai pemeliharaan itu dalam hidup kita ketika kita memasuki usia 27 tahun ? sungguh kita memerlukan sebuah pengakuan yang kuat untuk menyatakan bahwa hanya bersama Tuhan jiwa kita dikenyangkan dengan kebajikan dan seluruh keberadaan kita memiliki arti yang penting.
Ayat 3 - 6 : dengan kiasan yang hebat pemazmur menyatakan bahwa semua anasir-anasir jahat yang bergerak dalam pekatnya malam selalu berkaitan dengan kematian namun bagi mereka yang berlindung pada Allah mengalami penyelematan sebab Ia adalah : elyon, el syaddai ( maha kuasa ), el gibbor ( maha dahsyat ). Dengan pengkuan yang demikian pemazmur menempatkan masa depannya dalam relasi yang utuh dengan Allah.
Kedasyatan malam - Lilith - roh jahat pada malam hari, sampar berkaiatan dengan roh jahat sampar dan kematian karena kuasanya.
Maka jaminan dari Allah disemua bidang kehidupan merupakan kesukacitaan bagi pemazmur.
Alllah adalah Allah yang dapat dipecayai 1 Tesalonika 5 : 23 - 24. Dengan semua janji penyelamatan inilah kita memasuki hari hari dimasa depan. Firman Tuhan tidak menjanjikan bahwa kita hidup tanpa masalah atau pergumulan tetapi firman Tuhan menjanjikan, semua musuhmu akan roboh disebelah kanan dan disebelah kiri tetapi jika engkau mengandalkan Tuhan maka engkau akan hidup.
Sebagai umat kepunyaan Allah, kita semua hendak diarahkan untuk selalu mengakui otoritas Allah yang hadir dalam sejarah kehidupan jemaat. Pengakuan ini penting ditengah-tengah kenyataan yang menantang kita sebagai umat untuk selalu berada dalam ruang pemberitaan kabar sukacita. Maka mengakui bahwa Allah adalah `kubu pertahanan-ku� menjadi sebuah akta iman bahwa pemeliharaan Allah berlangsung secara actual. Disisi inilah keberadaan hidup kita menjadi luhur sebab dijalani dengan bertanggung jawab dalam persekutuan , kesaksian dan pelayanan kita.
Roh-roh jahat yang sifatnya merusak memang tidak terhindarkan, namun dalam kungkungan yan maha tinggi, hidup kita selalu dinyatakan dengan penuh kegembiraan.
Jemaat yang berbahagia, memasuki usia 27 tahun kita semua diarahkan untuk percaya secara utuh terhadap kuasa pemeliharaan Allah. Percaya secara utuh inilah yang melandasi semua gerak-gerik panggilan dan pengutusan kita di dunia. Banyak pendeta / hamba-hamba Tuhan yang telah datang dan pergi, bahkan ada yang telah dimuliakan dalam keabadian kekal bersama Yesus namun pelayanan ini terus berjalan dengan kepastian jaminan pemeliharaan Allah. Banyak Penatua-Diaken yang datang dan pergi, bahkan ada yang sudah dimuliakan dalam kebadian kekal bersama Yesus, namun pelayanan Gereja Tuhan ini selalu terarah dalam kepastian masa depan.
Yesuslah yang menjadi Kepala Gereja, maka persekutuan ini dituntun dengan penuh kuasa oleh-Nya. Keluarga Besar jemaat Immanuel yang terkasih, panggilan dan pengutusan ini masih panjang dan usia semakin bertambah, maka semakin ariflah dalam panggilan dan pelayanan ini agar keluhuran Kasih Karunia Allah selalu diwartakan dengan budi yang luhur dan suci dan bermuara kepada kemuliaan Yesus Kristus.
kita sudah mengalami kemerdekaan yang dianugerahkan oleh Yesus Kristus, maka warta kemerdekaan inilah yang akan terus kita kumandangkan dalam panggilan dan pengutusan kita. Kita tidak mengalami kemerdekaan untuk diri kita sendiri, tetapi makna kemerdekaan itu kita teruskan mulai dari rumah tangga kita. inilah kebahagiaan makna kemerdekaan yang kita sambut dengan hati penuh syukur kepada Allah. Hari ulang tahun jemaat ini menjadi dasar dari pemahaman kita tentang makna kemerdekaan tersebut.
SELAMAT ULANG TAHUN JEMAAT IMMANUEL BEKASI, MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN=NYA JERIH LELAH TIDAK SIA-SIA. AMIN.

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|