aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 19195 x

Khotbah
Minggu 12 Januari 2020
KISAH RASUL 27:14-19
KAUDA

KAUDA




Sahabat yang Tuhan Yesus Kasihi,

Pelayanan yang Tuhan Yesus lakukan dalam rentang waktu 3 tahun telah menghadirkan pemahaman baru tentang tujuan hidup manusia. Hidup yang demikian bermakna tidak lagi dalam pandangan kepemilikan namun bergerak dalam semangat berbagi. Perjalanan hidup manusia tidak lagi berputar pada jadwal dan agenda tetapi lebih daripada itu ialah memusatkan pikiran dan perasaan terhadap kehidupan yang jauh lebih besar dari agenda dan jadwal. Agenda dan jadwal bisa saja terganggu oleh masalah dan persoalan tetapi kehidupan haruslah tetap berlangsung dan disinilah letak pesan yang kuat tentang hidup dengan tujuan sebgaimana dikemukakan dalam ayat 24. Kehidupan dengan tujuan besar juga memberi pengertian kepada Paulus tentang masa depan yang baik (KPR 26:29)

Maka melalui perikop bacaan ini hnedak dikemukakan bahwa Kauda adalah sebuah peringatan tentang bahayanya mengabaikan nasihat (ayat 21). Nasihat Paulus yang diabaikan telah menghadirkan masalah yang tidask terkira. Segala aktifitas dalam kapal adalah aktifitas penyelamatan yang ternyata tidak bermuara pada keadaan yang semakin baik. Namun demikian dalam narasi ini dikemukakan bahwa bahwa tujuan Allah tidak pernah gagal dan Ia selalu menyertai murid yang berjuang dalam upaya mewujudkan tujuan-Nya.

Perikop ini memberi pengertian yang kuat bahwa segala keadaan yang dihadapi manusia akan memunculkan kualitas pemaknaan tentang hidup. Hidup tidak lagi berputar pada kepentinganku saja namun bergerak dalam ranah kepentingan sesama (band. Filipi 2:4). Apakah yang akan dilakukan disepanjang 2020 dan sepuluh tahun mendatang bisa kita prediksi dengan jadwal dan agenda yang ketat namun pertanyaan penting adalah apakah bermuara untuk kebaikan banyak orang?

Melalui perikop ini Lukas menuturkan suatu laporan yang tidak bersumber dari seorang pelaut tatap seorang tabib yang dengan rinci menempatkan semua persitiwa dalam perspektif kehendak-Nya demikian:

a. Ayat 14-15, menunjukkan bahwa keadaan sulit yang menimpa kapal adalah keadaan yang berujung pada `kami menyerah saja�. Angin "timur Laut� (euroclydon) menunjukkan betapa perkasa kesulitan yang dialami sehingga ada sikap `menyerah�. Haruskah kita menyerah pada setiap kesulitan? Jawabnya tentu saja tidak, namun dalam konteks ini hendak dikemukakan bahwa menghadapi `tembok kesulitan tidaklah dengan membenturkan kepala�. Tidak menghadapinya dengan reaktif karena keadaan sulit ini adalah akibat diabaikannya NASIHAT.

Peristiwa Kauda memberi pelajaran penting bagi kita bahwa kesulitan bisa saja terjadi karena ada pihak yang sengaja menyulitkan kita tetapi bisa juga karena kita sendiri tidak memperhatikan `nasihat� dari kehidupan. Menyerah bukan berarti putus asa namun lebih kepada sikap konteplatif untuk mengakui bahwa keputusan yang keliru dapat berbuah kesulitan. Ketika kesulitan datang tidak dengan segera mencari pembenaran diri tetapi merenungkan dengan bijak langkah apakah yang harus ditempuh.



Di Kauda ada sebuah nasihat penting bagi kita bahwa hidup yang dikehendaki Allah adalah hidup yang bermakna bagi sesama. Dan hidup yang demikian adalah hidup yang selalu mendengar NASIHAT, sebab tanpa nasihat Firman Tuhan, kita akan tersesat dalam agenda dan jadwal yang tidak berarti.



b. Ayat 16-19, berbagai upaya yang dilakukan adalah upaya dalam kebersamaan (band. Ayat 37). Hal-hal kecil yang dilakukan tetapi dilakukan dalam kebersamaan merupakan jawaban yang tepat atas peristiwa KAUDA. Nietzsche, seorang filsuf Jerman abad ke-19, pernah menulis bahwa jika saya mengetahui mengapa saya hidup, maka saya akan bertahan dalam semua keadaan. Mengapa itu adalah tujuan hidup yang membuat saya mempu bertahan dalam semua gejolak kehidupan.(R. Wattimena). Dalam skal berpikir yang besar hal-hal kecil mungkin Nampak tidak berarti namun darinya pengajaran tentang loyalitas dan antusias memunculkan tindakan yang tangguh. Se[erti dikemukakan dalam Amsal 24:16



Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali 1 , tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana. (TB)



Sebab, sekalipun orang jujur jatuh berkali-kali, selalu ia akan bangun kembali. Tetapi sebaliknya, orang jahat akan hancur lebur oleh malapetaka.(BIS)



Hal inilah yang menjadi kekuatan bagi kita bahwa selama berada dalam tuntunan Allah kehidupan akan selalu bermakna. Memahami bahwa kehidupan demikian penting maka keputusan untuk terus bermakna tidak dapat dihentikan oleh badai sekalipun (ayat 25). Di Kauda ada pemebelajaran bahwa rencana Allah tidak pernah bisa dibatalkan, maka mulailah dengan hal kecil untuk mengatasi kesulitan. Sebab yang paling utama adalah kita memahami bahwa penyertaan-Nya tidak berubah sebab kita hadir menjadi berkat bagi sesama. Jadi dengarlah NASIHAT dan LAKUKAN HAL BERMAKAN sekalipun kecil, maka tujuan hidup kitapun menjadi berareti.

Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. Amin




Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518