Dibaca : 19328 x
Khotbahminggu, 1 September 2019 Nehemia 1: 1-7 WAKTUNYA UNTUK MEMBANGUN

Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Jika kesadaran adalah menyatunya realitas dan fikiran atau menyatunya pikiran dalam realitas maka kesadaran adalah kemampuan untuk mengolah berbagai peristiwa dari luar kedalam pikiran. Ketika Nehemia mendengar kabar tentang Yerusalem, maka kesadarannya muncul bukan karena peristiwa kini tentang hancurnya Yerusalem tetapi kesadaran Nehemia menuntun kepada peristiwa keluaran dari Mesir. Inilah yang disebut dengan kesadaran spiritual, yakni kemampuan seseorang melihat kenyataan dan menempatka pikirannya dalam perspektif iman. Maka sebuah kesadaran sejatinya adalah refleksi dari iman seseorang.
Kisah Nehemia adalah kisah seseorang yang tetap menjaga kesadaran spiritual sekalipun terputus dengan Yerusalem, sekalipun berada di Persia. Yerusalem dan Persia terhubung oleh Nehemia dengan kesadaran spiritualnya. Sebagai seorang abdi raja Nehemia tidak terbelenggu oleh keadaan tetapi hatinya tetap terpaut kepada Allah.
Peristiwa pembangunan kembali tembok yersualem adalah muara dari kesadaran rohani yang dimiliki oleh Nehemia. Sebuah ketajaman rohani yang mampu membedah peristiwa dengan tajam dan menjadi solusi bagi banyak orang.
Melalui kisah Nehemia kepada kita dikemukakan pengajaran yang indah tentang:
1. Kesadaran spiritual membawa dampak kepada seseorang untuk melihat berbagai peristiwa / masalah. Dalam kesedihan yang mendalam tentang tembok Yerusalem membuat Yeramia menangis. Tembok Yerusalem yang runtuh adalah kenyataan yang ditanggapi Nehemia dengan positif yang bermula dari kesadaran spiritual.
Bukankah dalam kehidupan ini kita bertemu dengan banyak peristiwa yang beragam bentuknya? Kita perlu mengasah kesadaran spiritual agar mampu menjawab berbagai persoalan dengan mengandalkan Allah. Kesadaran ini penting sebab bisa saja kesadaran seperti ini mengalami keropos sehingga tidak lagi memiliki kepekaan dan akhirnya jatuh pada masa bodoh.
2. Dalam ungkapan doanya Nehemia menunjukkan bahwa siapa Allah yang dikenalnya, Ia mendekatkan dirinya pada kesadaran spiritual tentang siapa Allah yang disembahnya. Ini menimbulkan motivasi yang kuat dari Nehemia untuk keluar dari persoalan. Nehemia memehami kehadirannya sebagai kehadiran yang membutuhkan Allah untuk mengatasi persoalan Yerusalem. Ini memberi pengajaran bahwa sekalipun kita berada dalam keadaan sulit kita tetap mempertahankan pemahaman kita tentang siapa Allah yang kita kenal. Itulah awal dari keberhasilan setiap orang percaya.
Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan denganNya jerih lelah kita tidak sia2. Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|