aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 21080 x

Khotbah
Minggu 17 Maret 2019
Yesaya 49:1-6
MENJADI HAMBA DAN UTUSAN ALLAH

MENJADI HAMBA DAN UTUSAN ALLAH


Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,



Nyanyian hamba Tuhan yang kita baca saat ini adalah nyanyian yang hendak memberi penjelasan yang penting sebagai seorang utusan. Seorang utusan atau seorang hamba menunjukkan bahwa seorang hamba yang tidak terkorupsi oleh dosa. Sebagai seorang hamba maka kehadirannya adalah kehadiran yang membawa solusi. Banyak orang bisa menmukan masalah tetapi hanya sedikit orang yang menyodorkan solusi. Manusia yang memiliki integritas adalah seorang yang konsisten dengan apa yang dipercayainya sebagai kebenaran sekalipun harus berhadapan dengan situasi sulit. Hamba Tuhan yang berintegritas adalah seorang hamba yang dengan rela memilih jalan yang sulit jika jalan itu adalah demi menjaga integritas (band. Amsal 22:1)



ayat 1-2, dalam nyanyian hamba Tuhan sang hamba meyakini bahwa pilihan atasnya adalah pilihan sejak dari dalam kandungan yang menegaskan bahwa pilihan Allah bukanlah pilihan tanpa rencana. Pilihan Allah adalah pilihan yang bertolak dari kebebasan Allah. Pilihan Allah adalah pilihan yang juga diserta dengan keberanian untuk tetap konsisten dalam menghadapi pergumulan namun Allah pasti tetap menyertai (bacalah Daniel 6:20)



Bagi kita dewasa ini, kita adalah hamba Tuhan dan bukan hanya kelompok tertentu kita perlu memahami bahwa panggilan dan pengutusan bukanlah hal mudah. Karya keselamatan yang hendak diteruskan kepada dunia membutuhkan kemauan yang kuat untuk terus bergantung pada-Nya. Hal ini penting sebab Tuhan yang memilih dan pilihan itu bukan karena keistimewaan manusia tetapi semata-mata karena keistimewaan pilihan Tuhan. Dalam 1 Kor. 9: 27, Paulus menyatakan bahwa ia perlu melatih tubuhnya agar apa yang diberitakan tidak menggugat kembali. Sebab membangun integritas diperlukan hati yang kudus, yang bersih. Sebelum Tuhan memakai kita Ia hendak memastikan bahwa hati kita bersih melalui karya Roh Kudus.



Sahabat-sahabat yang terkasih



Pada ayat 3-5, sang hamba memahami bahwa kehadiran-Nya untuk menyatakan keagungan-Nya. Sebab sekalipun dalam kesusahan ada jaminan upahku pada Tuhan (ayat 4). Hal ini hendak menunjukkan bahwa hidup seorang hamba bukanlah hal yang mudah tetapi penuh tantangan. Jika saudara memilih untuk berhasil dan dalam hal itupun dibicarakan orang maka janganlah beri ruang untuk pihak lain menentukan nilai diri saudara.



Sebagai hamba Tuhan pada saat ini kita perlu memandang dengan pandangan yang jelas dan jernih sebab jaminan dari Tuhan tetap berlaku. Untuk bisa menjadi terang bagi bangsa-bangsa (ayat 6) diperlukan nilai diri yang tinggi. Menjadi terang bagi bangsa-bangsa menunjukkan bahwa kita hadir dengan rencana Allah yang besar. Jika dalam panggilan dan pengutusan itu mengalami penolakan jangan biarkan semua itu menjadi peristiwa yang merendahkan nilai diri. Yesus sendiri mengajarkan bahwa jika kota itu menolak engkau keluarlah dan kebaskan debu (Markus 6:11). Hal ini menjadi peringatan bagi setiap hamba Tuhan. Dari nyanyian inilah kita lalu berguru pada Hamba Tuhan yang sejati yakni Yesus Kristus yang dalam kesendirian-Nya sekalipun Ia tetap pada komitmen dan integritas-Nya. Dari nynyian inilah kita bisa melihat bahwa pada sang Guru Agung terpancar suatu panggilan dan pengutusan bagi kita semua untuk terus mewartakan kabar baik, sebab itulah terang yang diperlukan oleh bangsa-bangsa. Guru itupun mengajak kita berada dalam barisan sebagi hamba-Nya yang setia dan mau terus belajar. Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. Amin




Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518