aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 20218 x

Khotbah
Senin, 31 Desember 2018
Yesaya 40: 1-2
PENGHIBURAN TUHAN MEMANG MAHAL

PENGHIBURAN TUHAN MEMANG MAHAL


Sahabt-sahabat yang terkasih,



Lirik dari lagu `Messiah� karya Handel, berdasarkan Yesaya 40 yang menggemakan karya Allah bagi umat-Nya. Kata `Hiburknalah" menjadi begitu penting bagi umat sebagai umat Allah yang mengalami perpecahan sesudah pemerintahan Salomo. Kata Hiburkanlah menghadirkan suara kegembiraan akan pengharapan yang dibutuhkan umat dalam keadaan mereka yang lunglai oleh perjalanan hidup. Bahkan kata Hiburkanlah mendapat kuasanya karena bersumber dari Firman Allah yang berkuasa dalam perintah-Nya. Kata hiburkanlah adalah angin sejuk yang menyegarkan dan air yang menyegarkan dahaga umat dalam pergumulan mereka. Seluruh kehadiran umat yang sengsara dalam pembuangan dimana status mereka sebagai umat bisa saja dipertanyakan telah membuat umat berada di ruang dan waktu yang menekan.



Kepada umat hendak dikemukakan bahwa bagaimanapun keadaan mereka tapi status identitas mereka tidak berubah yakni sebagai UMAT ALLAH (ayat 1). Dalam keberadaan mereka sebagai umat mereka memang bersalah dan berdosa kepada Allah, namun dengan gigih Allah bertindak dalam keberpihakan kepada mereka sesuai dengan janji-Nya (Imamat 26: 12)

Sebagai umat Allah memberi penagasan bahwa Allah yang memelihar mereka dalam kekuatan kasih karunia-Nya.



Dalam perjalanan panjang di tahun 2018, kita semua dituntun oleh kasihkarunia-Nya agar kita semakin memahami bahwa kita adalah umat-Nya. Status sebagai umat Tuhan memberi penjelasan bahwa Ia hadir bersama umat, Kehadiran-Nya merunujuk pada pembebasan yang dilakukan sehingga umat selalu bersyukur. Kita bisa saja melakukan kesalahan ketika peribadahan kita tidak selaras dengan perilaku dalam keseharian. Kita tidak mengubahnya tetapi kita perlu terus menggemakan kebaikan sebagai manusia baru yang telah mengalami karya kasih karunia-Nya. Umat akan mengalami kekuatan yang baru dalam menjalani kehidupan mereka.



Di samping itu sebagai umat yang mengalami seruan penghiburan, umat mengalami penghiburan tersebut. Penghiburan itu bukan sekedar suara penghiburan tetapi tindakan penghiburan yang bersumber dari kasih karunia-Nya. Penghiburan kepada umat menjadi kekuatan yang penting untuk melanjutkan perjalanan mereka ke Yerusalem. Penghiburan dan suara yang menenangkan menjadi janji yang akan menumbuhkan kembali pengharapan mereka karena:



1. Firman Tuhan yang memperbarui semangat umat adalah Firman Tuhan yang terus bergema di setiap relung kehidupan kita. Bukankah penghiburan Tuhan telah menjadi penolong yang membuat kaki kita terus melangkah di tengah berbagai peristiwa? Jika umat yang kembali dari pembuangan mengalami penghiburan melalui Firman-Nya bukankah kitapun mengalami hal yang sama?

Di tahun 2018 kita mengalami penghiburan-Nya sehingga dengan penuh syukur berada di tepi tahun Lama dan Tahun Baru. Kita dapat saja mengalami masalah tapi kasih Tuhan tidak pernah bermasalah sehingga satu demi satu masalah dapat kita lalui.


Firman Tuhan juga menjelaskan kepada kita betapa Allah terus melanjutkan karya keselamatan-Nya sehingga kita mengalami pembebasan.



2. Firman Tuhan juga menyampaikan adanya pengampunan atas seluruh dosa umat. Pengampunan-Nya menjelaskan bahwa Ia menghendaki relasi yang baik dan bermartabat. Sebuah relasi yang tercipta melalui insiatif Allah yang membebaskan. Sehingga berada ditepi tahun Lama dan Baru kita perlu menunduk dihadapan Allah bahwa Ia memungkinkan kita melangkah tanpa belenggu dosa hingga saat ini. Sehingga kitapun dapat menyampaikan pengampunan kepada sesama kita sebagai pasangan, sebagai orangtua, sebagai anak-anak agar kehidupan kita di tahun 2018 tidak diakhiri dengan sampah dendam, atau luka batin.



Dengan demikian kita semua dapat mengakhiri tahun 2018 ini dengan berkata terpujilah Allah yang telah menyertai kita hingga saat ini. Selamat tinggal tahun 2018 dan selamat datang tahun 2019. Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518