Dibaca : 19959 x
KhotbahMinggu, 23 Desember 2018 Lukas 1: 5-20 KEBENARAN MEMANG MAHAL
Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Dewasa ini menyatakan kebenaran bukanlah hal mudah sebab kebenaran seringkali dipahami sebagai spekulasi tentang kebenaran. Kenyataan ini mendorong terjadinya penurunan nilai kebenaran yang seharusnya tetap dijunjung tinggi sekalipun berada dalam persoalan atau seperti kata Zakharia sebagai AIB. Umat Tuhan sebagai persekutua yang berada dalam dunia perlu terus menyatakan kebearan sambil terus terbuka untuk diperbarui oleh kebenaran. Kebenaran bukanlah sebuah teori yang dikemudian disepakati oleh orang banyak atau publik tetapi sebuah keyakinan yang bertolak dari pengakuan. Inilah yang dikemukakan oleh Lukas kepada Teofilus yang mulia (Luk 1:1), Tujuan dari penjelasan Lukas adalah agar kebenaran dapat diterima oleh Teofilus dan dihayati sebagai sebuah ruangan baru untuk memperlihatkan jati diri. Artinya kebenaran yang diterima Teofilus mengacu peristiwa dimana kebenaran memang mahal harganya.
Zakharia dan Elizabeth hidup dalam kebenaran (ayat 6) artinya sebagai suami-istri mereka hidup dalam ketaatan kepada Allah hingga usia yang sudah lanjut. Sebagai keturunan Imam mereka memiliki peran yang penting dalam kaitannya dengan ritual keagamaan umat. Namun hidup benar tidak selalu sejajar dengan rasa nyaman sebab sekalipun ada `AIB� (ayat 25) namun Zakharia dan Elizabeth tetap bersama dan menjalani pelayanan mereka bersama. `AIB� yang dialami adalah tiadanya anak dari pernikahan mereka sehingga mereka tertekan dengan peristiwa ini. Kebenaran mereka berhadapan dengan kebenaran versi publik yang menjatuhkan nilai kebenaran mereka dalam model penghakiman.
Hal ini berarti bahwa Teofilus perlu memahami kebenaran yang hakiki yang bisa saja berbeda dari apa yang didengarnya di ruang publik tentang sang KEBENARAN yakni YESUS. Teofilus perlu memahami seorang tokoh seperti Zakahria saja bisa mempertanyakan kebenaran dari Gabriek (ayat 18) apalagi Teofilus tentu akan memberi banyak tanggapan terhadap kebenaran yang masih samar-samar baginya. Lukas hendak menjelaskan bahwa orang Kristen memang hidup dalam kebenaran yakni kemauan kuat untuk terus mempelajari siapa sebenarnya Yesus Kristus yang adalah Jalan dan Kebenran dan Hidup.
Jemaat terkasih
Di samping itu kelahiran Yohanes Pembaptis dengan pola hidup yang berbeda dari kebiasaan dapat menjadi arahan bahwa menjadi pengikut Yesus memang harus beda. Peran Yohanes pembaptis yang luar biasa adalah juga peran warga gereja yang luar biasa yakni menyuarakan kebenaran dalam tindakan dan bukan verbal seperti bisunya Zakharia. Stop teori dan wujudkan perilaku yang benar yang bisa saja membuat orang Kristen terasing dan diasingkan.
Namun kebersamaan keluarga Kristenlah yang menjadi dasar dari kehidupan yang berpengharapan sekalipun dikelilingi oleh `AIB�. Ketika hidup dalam kebenaran maka para pencetus AIB adalah mereka yang hanya bisa menilai orang lain tanpa kemampuan untuk memandang diri di cermin. Pencetus AIB adalah mereka yang dirongrong oleh pola hidup yang benar dan bukan perkataan yang benar. Pencetus AIB adalah mereka yang tersungkur untuk mengakui kebenaran sebagaimana banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya (ayat 14)
Maka nasihat bagi kita selaku orang percaya, hiduplah dengan kebenaran yakni keberanian mengakui kekeliruan dan memperbaikinya. Mereka yang hidup dalam kebenaran bukan imam-imam yang menggadaikan kebenaran demi perut. Mereka yang hidup dalam kebenaran bukanlah superman dan superwoman dalam kedudukan dan status tetapi mereka yang memiliki integritas dan tidak bermental korup. Sebuah pengajaran bahwa hidup dalam kebenaran memang mahal daripada mengagungkan kehidupan yang murah dan miskin secara spiritual. Kita harus hidup dalam kebenaran yang memang membuat cara hidup kita berbeda, tapi banyak orang akan bersukacita dan bergembira.
Sahabat-sahabat terkasih, kenyataan bisa saja perkasa, tetapi kebenaran akan meruntuhkannya. Kenyataan bisa saja memberi kesakitan tetapi kebenaran selalu menghadirkan pemulihan. Kita bisa saja dibenci oleh pencetus AIB tetapi hidup kita sangat bernilai karena tidak pernah kehilangan fokus untuk hidup dalam kebenaran. Janganlah kita merendahkan nilai kehidupan kita hanya supaya diterima oleh orang banyak tetapi dengan menjual kebenaran yang hakiki.
Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. Amin.

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|