Dibaca : 19826 x
KhotbahMinggu, 17 Juni 2018 1 Samuel 20:1-17 ADA TUHAN DI ANTARA MEREKA
.jpeg)
Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Dewasa ini kita hidup dengan kekuatan jahat yang hendak merampas sebuah relasi persahabatan. Hakikat persahabatan tidak lagi didasari pada keinginan bersama yang baik bagi kedua belah pihak namun didasarkan pada hubungan transasksional yang menjurus pada keuntungan satu pihak dan bukan pihak lain. Sejatinya persahabatan tidak memikirkan soal keuntungan tertentu namun kini telah menjadi hal yang biasa terjadi.
Dalam konteks Daud dan Yonathan, persahabatan mereka dibangun berdasarkan keinginan bersama untuk mewujudkan yang baik (band ayat 24, 33). Ketika penolakan dialami oleh Daud maka kehadiran Jonathan merupakan penerimaan yang memberi harapan. Namun hal utama yang menjadi ciri khas persahabatan Daud dan Yonathan ialah: berpadunya jiwa Daud dan Yonatan (1 sam. 18:1) dan kehadiran Allah di tengah persahabatan mereka (1 Sam 20: 42). Syarat sebuah persahabatan yang abadi ialah berpadunya keinginan yang baik dan kehadiran Allah.
Sahabat-sahabat yang terkasih
Ketika gereja hendak menghadirkan kekuatan persahabatan yang melampaui berbagai perbedaan maka gereja perlu memikirkan kedua hal tersebut. Apakah gereja bisa menyatakan persahabatan yang melampaui berbagai perbedaan di internal gereja? Ketika pertikaian menjadi hal yang biasa dan percideraan menghadirkan luka batin di antara warga gereja sendiri. Adakah sebuah persahabatan dapat dibangun dengan pondasi kebencian dan kesombongan?
Firman Tuhan ini hendak menolong kita sebagai warga gereja untuk sungguh-sungguh mulai membangun watak persahabatan. Watak yang memberi ruang terbentuknya perjumpaan yang tulus dan hati yang bersih tanpa dinodai oleh berbagai ajaran dan ujaran yang destruktif. Menjadi warga gereja yang hidup di tengah atmosfir sengketa dan rendah dalam mengantisipasi persoalan merupakan tantangan untuk terus mewujudkan sisi kuat sebuah persahabatan. Ketika persahabatan dibangun dengan berbagai rencana yang tersembunyi maka persahabatan itu hanya bersifat sementara. Chemistry antara Daud dan Yonatan adalah sebuah peristiwa misteri sebab sebuah persahabatan memang berawal dari keinginan yang baik. Yesus sendiri mengatakan bahwa "tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya" (Yoh 15:13). Keinginan yang baik dapat menjadi awal dari tindakan yang baik.
Sahabat-sahabat terkasih,
Hal kedua yang menjadi pokok persahabatan adalah hadirnya Tuhan yang menjadi `pagar� bagi keduanya. Mereka yang berkomitmen dengan persahabatan akan menonjolkan peran serta Allah di tengah relasi tersebut. Persahabatn yang tidak dibangun dengan materi sebagai perekat atau jabatan sebagai janji. Persahabatan yang tulus sebagai bagian dari kehidupan yang menghormati kewibawaan Allah merupakan persahabatan yang murni dan tidak dikontaminasi oleh berbagai janji palsu. Perilaku persahabatan yang demikian akan menimbulkan usaha kehidupan dan bukan usaha kematian. Kemurnian persahabatan yang kelak akan menemukan kesejatian makna hidup sebagai manusia yang takut pada-Nya.
Kita dihantar memasuki sebuah kemauan yang kuat untuk mewartakan kehidupan melalui sebuah persahabatan. Kedamaian hadirnya persahabatan memang semakin teruji dengan semaraknya upaya kematian. Maka gereja yang mau menjadi sahabat bagi dunia dalam arti menghantar kehidupan merupakan gereja yang bertangungjawab pada Allah. Menghindari perpecahan dalam persekutuan merupakan titik tolak menyatakan kehidupan yang bersahabat bagi sesama. Maka jangan pernah berargumentasi tentang persahabatan dengan pihak lain jika kita sendiri tidak pernah berdialog dengan diri. Sikap pura-pura bersahabat pada gilirannya akan terantuk pada kebenaran. Maka bersahabatlah dengan diri agar mampu bersahabat dengan orang lain. maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya PERSAHABATAN kita tidak SIA-SIA. Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|