Dibaca : 22794 x
KhotbahMinggu, 3 Desember 2017 Maleakhi 1:1-5 MENANTI KARYA BESAR ALLAH

Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Sejarah umat Israel adalah sejarah yang tidak terlepas dari keterlibatan Allah yang penuh kasih. Allah yang mengasihi adalah Ia terlibat dalam kehidupan umat dengan berbagai pengalaman umat yang menyejarah. Allah yang mengasihi bukanlah Allah yang bersikap permisif dengan kejahatan umat sebab dalam kasih-Nya, umat mengalami pendidikan dan pembaruan untuk terus menyadarkan mereka tentang bernilainya hidup dalam kasih-Nya.
Allah yang mengasihi adalah Allah memulihkan umat dari berbagai persoalan yang mendera kehidupan. Maka Allah yang mengasihi tidak pernah menghadirkan jawaban yang memuaskan sebab seluruh gagasan dan ide tentang kasih-Nya ada dalam kedaulatan-Nya. Umat tidak pernah dapat memahami besarnya kasih Allah yang tidak terduga (band. Maz. 145:3). Menduga-pun tidak mampu memberi penjelasan tentang kasih Allah yang tidak terukur dengan ukuran-ukuran yang ditemukan oleh manusia.
Maka mempertanyakan kasih Allah yang dilandasi dengan pikiran untuk membuat batasan tentang kasih-Nya adalah sia-sia.
Sahabat-sahabat yang terkasih,
Dalam pembacaan kita saat ini dikemukakan bahwa kasih Allah kepada umat tidak didasari oleh keistimewaan mereka namun lebih karena keputusan-Nya yang berdaulat. Ia memilih Yakub dan bukan Esau untuk menunjukkan bahwa keputusan-Nya tidak dapat di intervensi siapapun sebagai keputusan yang fundamental. Keputusan Allah sekaligus memberi gambaran yang kuat bahwa tidak ada manusia yang dapat menghadang tindakan penyelamatan-Nya. Namun demikian Ia memberi pilihan kepada umat untuk menentukan keputusan mereka untuk berpihak pada keputusan-Nya atau menolak (band: Josua yang menantang umat menentukan kepada siapa umat akan beribadah di Josua 24:15).
Bagi kita saat ini ketika memasuki Minggu Advent diperlukan kesadaran bahwa sebagai umat Tuhan kita telah mengalami tindakan kasih-Nya. Ia telah bertindak untuk terus mengawal kehidupan kita disepanjang tahun. Karya penyelamatan-Nya tidak perlu dipertanyakan sekalipun seringkali kita tergoda untuk bertanya. Di kemelut kehidupan kita sekalipun, kasih-Nya tidak berubah dari waktu ke waktu. Di kedalaman pergumulan sekalipun, Ia mampu menjangkau kita. Maka hentikanlah pikiran bahwa Ia melupakan kita. Abaikan gagasan yang hendak mendorong kita untuk hanya bersandar pada diri kita sendiri. Apakah yang harus aku perbuat ketika beban hidup demikian besar? (band KPR 16:30) adalah pertanyaan yang sering kita dengar dan jawaban yang harus dikemukakan ialah Allah mengasih kamu (ayat 2).
Di sisi lain perlu dihayati dengan sungguh-sungguh bahwa tidak satupun pembatas yang mampu menghalangi kasih-Nya (ayat 5). Ia bergerak dalam sejarah kehidupan kita secara utuh hingga akhir. Setiap tarikan nafas terkandung kekuatan kasih Allah yang melampaui segala akal. Maka dalam keteduhan minggu Advent kita semua diundang untuk memahami bahwa pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul dalam perjalanan hidup ini tidak pernah mampu membatasi karya Allah yang besar yakni karya pembebasan. Di semua peristiwa yang kita alami, Ia memperlihatkan siapa Diri-Nya dan meneguhkan kita untuk tetap setia dalam hubungan dengan-Nya.
Berjalanlah bersama Tuhan dan temukanlah kekuatan dalam hubungan dengan-Nya. Itulah jawaban atas setiap pertanyaan kita ketika berjumpa dengan realitas. Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|