aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 22570 x

Khotbah
Minggu, 19 November 2017
Nehemia 8:1-9
LISTEN IS SILENT

LISTEN IS SILENT


Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,



Hari ini Firman Tuhan menyatakan kepada kita bahwa betapa pentingnya ukuran untuk memulai kehidupan yang baru. Memiliki ukuran berarti memiliki standar yang menentukan kualitas mereka sebagai umat Allah. Ukuran atau nilai yang menjadi patokan akan menuntun mereka sebagai umat yang memahami dan menyadari keunikan  bahwa mereka adalah umat Allah.  Kesedihan akibat peristiwa pembuangan menyadarkan mereka bahwa sebagai umat Allah mereka patut hidup dalam ukuran, nilai, patokan yang ditentukan Allah bagi mereka. Sebagai umat Allah mereka perlu berpegang teguh pada arahan dan tuntunan-Nya secara total. Firman Allah yang diberitakan akan menjadi pelita bagi kaki mereka dan terang bagi jalan mereka (Maz. 119:105). Firman yang akan mengasah kepekaan  menjalani kehidupan dalam suasana baru di tanah perjanjian. Firman yang akan melengkapi mereka menjalani kehidupan sebagai umat yang unik, beda dan tidak sama dengan umat yang lain. Ke-unik-an itu bukan pada diri mereka tetapi pada Allah sehingga relasi mereka dengan Allah adalah relasi yang mematangkan jati diri mereka, mematangkan identitas mereka. Disinilah terbentuk umat yang hadir dengan nilai, patokan, ukuran yang mempertegas hakikat mereka sebagai umat Allah.
Dalam kerangka itulah umat hendak mendengar dan mengerti Firman Tuhan (ayat 3) yakni ketika umat menanggalkan nasihat Allah mereka mengalami kehidupan yang naas. Kesedihan mereka karena mendengar kalimat-kalimat Taurat (ayat 9) mempertegas posisi mereka bahwa Allah berkenan menjangkau mereka yang remuk hati (band. Maz. 34:18/19). Dukapun berganti suka ketika Firman Tuhan menjadi titik atau cara pandang mereka terhadap keadaan. Perubahan perspektif membuka ruang pengharapan bahwa dalam kesedihan mereka Ia hadir dan dalam sukacita mereka Ia tetap sama.



Sahabat-sahabat terkasih,

Inilah berita indah bagi kita semua bahwa kesediaan untuk mendengar dan mengerti Firman Tuhan merupakan sikap tegas untuk menunjukkan bahwa ada pembatas, ada patokan, ada nilai yang harus dijunjung tinggi. Tanpa Firman Tuhan kita akan hidup dengan nilai dan patokan dunia yang berujung pada terhempasnya kemanusiaan kita yang tergerus oleh jaman. Firman Tuhan perlu kita telaah secara baik sebab didalamnya terkandung harta yang luar biasa (band. 2 Kor.4:7).

Saat ini kita memerlukan patokan, nilai yang kuat di tengah kenyataan yang suram ketika semua bisa dilakukan tanpa rasa bersalah apalagi berdosa. Ibadah menjadi dingin dan tawar sebab Firman Tuhan tidak lagi mendominasi kehidupan kita. Hidup menjadi gersang di tengah keberhasilan, menjadi suram di tengah kegagalan sebab kita telah menjadi umat yang tidak lagi mempertimbangkan nurani dan kebenaran.
Kita perlu menangisi keadaan kita yang semakin samar bagai kabut karena hidup kita semakin jauh dari Firman Tuhan. Di gereja Firman Tuhan semakin dilunglaikan oleh perilaku kita yang buruk. Di luar gereja Firman Tuhan semakin disingkirkan oleh kebencian dan iri hati.



Alfred Brendel, seorang musisi Austria pernah berucap: kata ‘Listen’ berisi huruf yang sama untuk kata ‘Silent’. Jadi teduhkan diri, hati dan pikiran kita agar Firman Tuhan menyapa kita semua dalam hening, dalam teduh. Sebab bukankah lang awal dari mengasihi adalah mendengar? Biarkan Firman Tuhan menuntun hidup dan lihatlah bagaimana keluarga kita mengalami pengharapan di tengah kesulitan, rendah hati di tengah keberhasilan, teduh dan tenang sebab LISTEN IS SILENT. Yesus adalah Firman Hidup yang akan mengubah cara pandang kita terhadap diri sendiri dan sesama kita dan bermuara kepada-Nya. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518