aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 23334 x

Khotbah
Minggu, 30 Juli 2017
Titus 1:5-11
SYARAT MENJADI DASAR

SYARAT MENJADI DASAR




Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus Kasihi



Memperhatikan dan menikmati buah apel jauh lebih menyenangkan jika dibandingkan dengan akar pohon apel. Padahal buah apel yang segar itu bisa demikian karena peran akar yang tidak nampak sebab tertanam dalam tanah. Orang sering melihat keberhasilan namun seringkali orang tidak melihat sebuah proses yang mewarnai perjalanan yang berhasil. Pemazmur mengemukakan bahwa sebagai pohon yang tumbuh subur sebagai ibarat dari manusia yang seharusnya mengalami perkembangan dan pertumbuhan. Benih pertumbuhan selalu diawali dengan proses yang memecahkan benih itu sendiri.



Dalam konteks inilah Paulus menasihatiTitus bahwa ia ditinggalkan dengan maksud dan tujuan yang jelas yakni mempersiapkan akar. Titus perlu diarahkan untuk memahami bahwa pelayanan adalah buah dan buah itu manis atau busuk tergantung pada akar. Apakah akarnya cukup baik atau tidak sebab akar sangat menentukan kualitas pohon dan buah.



Maksud dan tujuan yang jelas sekaligus mempertegas para pelayan bahwa sebuah pelayanan tidak berdiri sendiri tetapi memiliki akar yang harus menancap pada tanah. Akar itu tidak kelihatan namun sangat berarti. Kalau sebuah pohon akhirnya tumbang hal itu bertolak dari akar yang tidak tertanam kokoh. Charles Swindoll mengemukakan bahwa ‘the only difference between a good day and a bad day is your attitude’. Perilaku bukanlah sesuatu yang yang terjadi secara instan tetapi berlangsung lama maka perilaku bukanlah hal sederhana tetapi menentukan dan mempengaruhi kehidupan.



Sahabat-sahabat yang terkasih



Melalui surat Titus 1 hendak dikemukakan beberapa hal penting yakni :



1. Setiap akar akan berhadapan dengan penolakan dari tanah. 2 Tim 3:1 kemukakan bahwa pada hari-hari akhir akan datang masa yang sulit. Setiap bentuk penolakan adalah sebuah kerja keras. Menjadi seorang pelayan bukanlah pelayanan yang mudah dan sekedar tampil tetapi memerlukan kerja keras dalam pengenalan akan Tuhan Yesus. Sebuah kenyataan yang ironis ketika orang mengatakan melayani Tuhan tetapi tidak pernah mendalami Firman Tuhan padahal Yesus dan Firman adalah satu kesatuan (Yoh.1:1). Ironis ketika para pelayan bicara soal Tuhan namun tidak mengalami kemajuan dalam mempelajari Firman Tuhan yang akan terwujud dalam perilaku setiap hari. Perilaku yang bertanggungjawab adalah perilaku yang bertumpu pada akar yang sehat.

2. Setiap pelayanan di jemaat bertumpu pada pelayanan di rumah dan sebaliknya. Apakah artinya sebuah pelayanan yang bertolak belakang dengan kenyataan di keluarga/rumah. Rumah bukanlah sekedar kumpulnya anggota keluarga tetapi tempat dimana kualitas sebuah pelayanan nampak. Kitab Titus memperlihatkan bahwa Paulus fokus dengan kulitas keluarga. Kualitas keluarga yang baik akan sangat berpengaruh pada pelayanan di jemaat. Kualitas keluarga dimana relasi suami-istri memiliki hubungan yang baik tentu tidak didapat dalam waktu singkat tetapi melalui sebuah proses yang luar biasa. Mereka yang terlatih di keluarga adalah mereka yang akan siap untuk melakukan pelayanan. Maka kata kuncinya adalah setia pada perkara kecil sebab ketika kita merasa besar atas perkara kecil maka sebenarnya kita masih kecil untuk hal besar.



Maka pelayanan yang berlangsung di gereja bukanlah pelayanan yang berdiri sendiri tetapi pelayan yang melibatkan (entah suka atau tidak) banyak pihak di rumah. Suami, istri, anak-anak dan juga sesame. Jika perilaku yang tumbuh dalam pelayanan adalah pelayanan kepada Yesus maka pelayanan yang berlangsung menjadi pelayanan yang berkuasa.



Pikiran yang disesatkan oleh iblis adalah supaya pikiran kita tidak lagi memuliakan-Nya tetapi pikiran kita menjadi pikiran yang berkarakter. Amin






Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518