Dibaca : 30125 x
KhotbahMinggu, 4Juni 2017 1 Yohanes 4:1-6 KITA MILIK ALLAH KARENA ROH KUDUS

Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi
Nasihat yang disampaikan perlu mendapat perhatian apalagi jika nasihat itu berkaitan dengan hal yang sangat fundamental. Sebuah nasihat diperlukan agar kehadiran selaku pribadi yang dilengkapi dengan sebuah nasihat akan semakin arif dalam membuat keputusan. Dalam kehidupan ini kita semua memerlukan nasihat agar kehidupan kita semakin bermutu dari waktu ke waktu.
Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Dewasa ini kita diperhadapkan dengan berbagai tantangan yang hendak meruntuhkan iman percaya kita kepada Allah. Berbagai nasihat yang dikemukakan oleh orang-orang tertentu seringkali membawa pengaruh dan akibat yang buruk. Dalam hubungan dengan ajaran yang fundamental dalam kehidupan kita sebagai orang percaya diperlukan "klarifikasi" agar kita mengalami kesesatan yang mengarah kepada tumpulnya kehadiran selaku orang percaya.
Ketika seseorang menggunakan kata Tuhan dalam ucapannya maka hendak dikemukakan bahwa apa yang diucapkan itu dapat dipertanggungjawabkan. Maka ketika Yohanes mengatakan ujilah setiap roh (ayat 1) ia hendak memberi gamabaran bahwa ini persoalan serius. Persoalan serius yang berkaitan dengan para nabi palsu yang telah muncul dengan ajaran sesat mereka (1 Yoh. 2:15-17,22). Ini persoalan serius sebab berkaitan dengan "the way of life". Ajaran yang salah akan memunculkan perilaku yang salah juga, gaya hidup yang tidak pantas.
Menguji bukanlah perkara mudah sebab sebuah ujian berarti kita memiliki kualifikasi untuk itu. Ujian artinya kita punya cukup waktu untuk belajar tentang kebenaran. Bagaimana kita dapat mengetahui kesalahan jika kita mengetahui kebenaran? Inilah hal penting yang harus menjadi perhatian umat saat itu.
Sahabat-sahabat yang terkasih
Berkaitan dengan hal itulah maka Yohanes mengemukakan pokok-pokok penting tentang menguji roh pengajaran yang beredar di sekitar kita. Hal pertama yang dikemukakan oleh Yohanes ialah "YESUS KRISTUS TELAH DATANG SEBAGAI MANUSIA" (ayat 2). Hal ini penting bahwa Yesus hadir dalam realitas kehidupan manusia dan mengalami keadaan sebagai manusia dan turut mengalami derita manusia. Yesus Kristus datang sebagai manusia menunjukkan bahwa setiap orang yang percaya kepada Yesus dan tuntunan Roh Kudus adalah mereka yang juga mengalam penderitaan. Mengikut Yesus yang telah datang sebagai manusia memperlihatkan sebuah pengosongan diri yang utuh. Dalam konteks inilah maka percaya bahwa Yesus datang sebagai manusia akan meruntuhkan paham yang mengemukakan pendapat bahwa mengikut Yesus segala sesuatu beres.
Hal ini meneguhkan kita agar tidak menyangkali-Nya ketika derita dan persoalan mendera. Ketika pergumulan menghantam dan ketika diri kita diperhadapakan dengan masalah. Yesus yang datang sebagai manusia adalah Yesus yang telah mengalami semua itu sehingga sebagai orang percaya kita tetap tabah dan taat kepada-Nya dalam segala situasi. Inilah ajaran penting dan mendasar.
Hal kedua yang berkaitan dengan uji roh adalah bahwa mereka dengan roh antikris adalah mereka yang hidup menurut aturan dan hukum dunia. Mereka dikuasai oleh roh dunia (ayat 5). Mereka membicarakan hal duniawai yakni segala sesuatu yang berkaitan dengan orientasi diri. KEDUNIAWIAN bukan saja sebagai gaya hidup tetapi menjelma menjadi ajaran yang menyesatkan ketika berusaha meruntuhkan kebenaran.
Setiap pengikut Yesus memang ada dalam dunia tetapi bukan dari dunia untuk menegaskan bahwa kehidupan setiap orang percaya tidak sama dengan gaya hidup dunia. Setiap penyangkalan terhadap ke-dunia-wian bukanlah hal sederhana tetapi harus dihidupkan dengan idelaisme yang ada. Bentuk penyangkalan inilah yang sekaligus menjadi ujian terhadap roh dunia.
Maka bagi kita saat ini, jadilah pengikut Yesus yang militan berdasarkan kebenaran ajaran dan bukan ajaran yang salah. Untuk itu perlulah kita memiliki hubungan yang kuat dengan-Nya dalam berbagai keberadaan kita agar Ia senantiasa dipermuliakan.
Hari Pentakosta adalah tanda bahwa Ia mau menolong kiota memahami arti hidup ini dalam kebenaran. Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|