aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 29013 x

Khotbah
Minggu, 21 Mei 2017
Roma 10:4-13
YESUS MESIAS SEJATI





Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus Kasihi



Persoalan tentang KEBENARAN menjadi persoalan penting sebab berkaitan dengan pondasi utama dalam Kristen. Jika ke-Kristen-an tidak berdiri pada kebenran yang sejati maka dapat dipastikan bahwa sedikit goncangan akan meruntuhkan seluruh pemahaman tentang kebenaran tadi. Kebenaran itulh yang dicari oleh manusia dalam menjalai kehidupan. Manusia berusaha menemukan kebenaran yang membawa pengertian dalam dirinya sehingga dapat menjalani kehidupan dengan sejahtera. Manusia menggali semua potensi yang dimilikinya untuk bisa berada dalam kebenaran yang diraihnya dengan kematangan berpikir. Pada dasarnya kebenaran menjadi kunci kebahagiaan manusia agar dapat menikmati kehidupan yang sehjatera.



Dalam konteks inilah Paulus mengajar jemaat yang berada di Roma bahwa Yesus adalah kebenaran sebab melalui diri-Nya manusia mengalami pembenaran. Kebenaran di dalam Yesus Kristus adalah kebenaran yang memungkinkan setiap orang percaya dapat menjalani kehidupan ini dengan bertanggung jawab. Manusia tidak pernah mampu mencapai kebenaran yang hakiki sebab hanya oleh keterlibatan Yesus Kristuslah manusia memperoleh kebenaran yang memerdekakan.



Sahabat-sahabat terkasih,



Rasul Paulus menegaskan bahwa kebenaran yang diperolehnya dan membawanya dalam keadaan sebagai pemberita Firman Iman (ayat 8) - rhema pisteos, word of faith. Kebenaran oleh karya Yesus Kristuslah yang menggenapi seluruh hukum Taurat sehingga kepenuhan hukum Taurat mengkristal dalam diri Yesus Kristus. Artinya setiap orang yang mau menemukan kegembiraan keselamatan dan damai sejahtera, tidak akan menemukannya dalam upaya yang filsafati sebagaimana orang Yunani. Sekaligus tidak akan menemukannya dalam segala bentuk kebenaran manusia dalam bingkai hukum taurat.



Rasul Paulus menekankan Yesus sebagai pusat dari seluruh karya keselamatan yang membuka ruang pengharapan dimasa depan. Jika kebenaran itu sudah dimiliki maka pengakuan tentang kebenaran itu harus dinyatakan (ayat 9). Pengakuan tentang Yesus sebagai pusat kehidupan lalu memberi penegasan bahwa bahwa pengakuan ini berada di ruang publik. Perintah Tuhan Yesus di dalam Matius 10:32, "Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga." dan perkataan Yohanes di dalam 1 Yohanes 4:15, "Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah." menunjukkan bahwa pengakuan tentang Yesus menciptakan relasi baru yang menghidupkan. Sebuah hubungan yang menegaskan bahwa seluruh kehidupan manusia dikendalikan oleh pengakuannya bahwa Yesus adalah Mesias sejati.



Maka dalam kehidupan kita dewasa ini kita dituntut untuk mewujudkan pengakuan kita tentang Yesus Kristus. Sebuah pengakuan yang berpengaruh dalam tindak tanduk selaku orang percaya. Pengakuan bahwa Yesus Kristus adalah pusat kehidupan kita berpengaruh terhadap pola kehidupan dalam keluarga. Berpengaruh pada pola hubungan dengan sesame. Berpengaruh dalam pola kehidupan kita dimana saja untuk lebih baik. Maka setiap orang percaya yang mengakui karya Yesus Kristus adalah orang yang mengalami pembenaran-Nya. Sebab manusia yang tidak pernah menjumpai kebenaran yang hakiki selain didalam Yesus adalah manusia yang menghidupkan kebenaran itu dalam kehidupan sehari-hari.



Sahabat-sahabat yang terkasih



Menghidupkan kebenaran itulah pengakuan kita yang paling mendasar yang kemudian muncul dalam tindakan yang melegakan, tindakan firman iman. Amin.


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518