aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 29407 x

Khotbah
Minggu, 19 Maret 2017
Yosua 10:1-11
DENGAN SIAPA ANDA MEMBANGUN KOALISI?

DENGAN SIAPA ANDA MEMBANGUN KOALISI?


Sahabat-sahabat yang terkasih,



Menjalin persekutuan atau koalisi merupakan hal yang lazim terjadi sejak dahulu. Ketika suatu negara merasa bahwa negara lain dapat menjadi mitra koalisi maka hubungan kedua negara itu mengalami perubahan, baik dari segi ekonomi, militer, sosial dan sebagainya. Maka koalisi tidak terlepas dari beberapa pihak, tidak terlepas juga dari beberapa kepentingan. Maka berkoalisi haruslah dipertimbangkan dengan sungguh-sungguh sebab hubungan pasca dinyatakan adanya koalisi merupakan babak baru sebuah negara atau seseorang.



Koalisi itu dibentuk atas inisiatif raja yerusalem Adoni-Zedek bersama empat raja lainnya yakni para raja dari Hebron, Yarmut, Lakhis, Eglon. Semakin besar sebuah koalisi berarti semkain rumitlah kepentingan yang terjalin didalamnya. Artinya dengan semakin besar sebuah koalisi semakin besar juta tanggungjawab setiap anggotanya. Di sisi lain koalisi ini adalah koalisi reaktif dan ketakutan (ayat 2). Sebuah ketakutan yang besar dan memunculkan serangkain kejahatan lewat bangunan koalisi yang merusak. Jawaban dan rancangan kejahatan yang dirangkai dengan ketakutan adalah suatu tindakan yang keji. Disinilah perbedaan antara Youa dan Adoni-Zedek. Jika Adoni-Zedek mengalami ketakutan mendengar bangsa Israel, Yosua sebaliknya menjadi pemimpin yang takut akan Allah.



Seorang raja atau pemimpin yang membangun koalisi destruktif dan didasari oleh semangat `destruktif� akan berbeda dengan pemimpin yang dicari oleh bangsa lain untuk meminta pertolongan.



Maka melalui perikop ini selaku warga gereja yang akan memilih diaken-penatua, diperlukan kesungguhan dalam doa. Kenapa? Sebab yang dipilih adalah pemimpin yang melayani, yang dalam tugasnya tidak membangun koalisi dengan kejahatan. Melayani dalam semangat `kejahatan�. Artinya melayani tidak dengan sungguh-sungguh, sekedar untuk menjaga nama, membangun konsep diri yang keliru. Seorang pemimpin yang adalah pelayana akan selalu berada daam hubungan yang dekat dengan Tuhan. Melaksanakan pelayanan bukan sebagai sebuah sikap reaktif apalagi provokatif. Perbedaan mendasar inilah yang harus selalu diwaspadai.



Sahabat-sahabat terkasih....



Di sisi lain perlu juga dikemukakan bahwa jawaban Allah kepada Josua di ayat 8 adalah sebuah penegasan. Kalau Adoni-Zedek harus membangun koalisi dengan lima raja untuk menghadapi Yosua, maka hanya diperlukan satu Allah untuk menghadapi kenyataan yang menantang. Tidak perlu banyak cukup satu Allah yang berdaulat dan bertindak dalam kekuasaan yang besar.



Kenapa hanya satu Allah? ya... sebab bukankah manusia meng-allah-kan yang lain. Ekonominya bisa menjadi allah, kuasa bisa menjadi allah, bahkan pelayanan di gereja bisa menjadi allah. Yang dikehendaki hanya SATU ALLAH, dan bukan banyak allah lainnya.

Melalui berita ini kitapun diarahkan agar hanya membangun koalisi dengan satu Allah. jangan bergaul dengan allah lain, manusia lain yang sifatnya hanya merusak. Demikianlah juga dalam pemilihan ini, biarlah terpilih mereka yang takut hanya kepada Allah dan hanya SATU ALLAH yang menyertai (Matius 28:20). Ia punya jalan saat tiada jalan (Maz. 37:23).



Biarlah Tuhan mendengar seruan doa kita agar yang menjadi murid-murid Yesus dalam perjumpaan dengan banyak masalah tidak berpaling kepada Allah yang lain.

Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. Amin




Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518