Dibaca : 30816 x
KhotbahMINGGU, 12 Maret 2017 Yohanes 5: 1-13 MAUKAH ENGKAU SEMBUH

Sahabat-sahabat yang Tuha Yesus Kasihi,
Sembuh adalah kata bertuah yang diharapkan oleh semua orang yang sakit, baik ringan atau berat. Sembuh adalah sebuah keadaan baru dimana pemulihan atas penyakit atau luka berlangsung. maka kesembuhan merupaan harapan yang dapat menjadi pemicu ketahanan penantian dan berpotensi merubah cara pandang seseorang atas kehidupan.
Kesembuhan jelas merupakan sebuah proses perubahan pada seseorang sebab ekonominya berubah, status sosialnya berubah, bahkan cara pandang pada Tuhan bisa mengalami perubahan. Inilah yang dikemukakan dalam bacaan kita bahwa hal utama dan terutama dalam kehidupan adalah jawaban atas pertanyaan Tuhan `maukah engkau sembuh?�. Sebuah pertanyaan yang tidak hanya berhubungan dengan penyakit seseorang tetapi menyentuh seluruh aspek kehidupan seseorang.
Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Melalui bacaan kita sekarang hendak dikemukakan dua hal mendasar yang perlu menjadi perhatian kita yakni:
1. Ayat 1. Ada hari raya orang Yahudi. Hari raya ini berkaitan dengan hari raya tabernakel untuk mengingatkan bahwa Allah membebaskan umat dari Mesir dan menyertai mereka selama 40 tahun di padang gurun. Allah menyediakan kebutuhan umat dalam perjalanan panjang sebagai bentuk hubungan perjanjian antara manusia dan Allah. Hari raya orang Yahudi lalu menjelaskan bahwa Allah menuntun umat dalam sebuah proses penyembuhan. Allah menyediakan bagi umat segala yang diperlukan dalam kerangka penyembuhan. Penyembuhan yang bersifat luas dan massif dialami oleh umat Israel. Ironisnya di tengah hari raya Yahudi yangmemperingati pembebasan ada kumpulan orang yang sedang mengalami kelumpuhan. Ada banyak yang sakit dan berusaha mengalami penyembuhan sehingga penantian seseorang selama 38 tahun merupakan kesabaran yang luar biasa. Penantian dan pengharapan semacam inilah yang dijumpai oleh Yesus dengan pertanyaan `maukah engkau sembuh?� (ayat 6)
Jawaban orang sakit tersebut tidak menjawab pertanyaan Yesus, sebaliknya ia menceritakan bahwa tidak ada yang menolongnya (ayat 7). Inilah tanggapan Yesus terhadap mereka yang sakit, apalagi di tengah hari raya orang yahudi. Inilah yang hendak diluruskan lagi oleh Yesus bahwa mereka yang lumpuh adalah orang yang juga berhak merayakan pembebasan Allah. Mereka yang mengalami kelumpuhan juga perlu merasakan sukacita pembebasan yang Allah kerjakan.
Di tengah suasana merenungkan karya pengorbanan Yesus Kristus, kitapun diundang untuk berhdapan dengan pertanyaan yang tetap aktual `maukah engkau sembuh?�. Sebuah pertanyaan untuk memberi penegasan bahwa peringatan atas karya Allah menjadi tidak berarti jika kelumpuhan masih dialami. Ada kelumpuhan nurani yang berlangsung lama, ada kelumpuhan ekonomi, ada sami-istri yang mengalami kelumpuhan. Semua model kelumpuhan juga terjadi di sekitar kita. Moralitas yang lumpuh menghadirkan perilaku permisif sehingga mencuri bisa dihalalkan. Suami-istri yang mengalami kelumpuhan sehingga tidak lagi mewujudkan rencana Allah melalui rumah tangga mereka. Semua ini menunjukkan bahwa pertanyaan Yesus haruslah dijawab dengan sungguh-sungguh.
Maka penyembuhan yang kita alami tidak saja berkaitan dengan sakit dan penyakit tetapi berkaitan juga dengan semua belenggu yang bisa saja kita alami. Yesus adalah Tuhan yang menyembuhkan kita untuk menghadirkan karya Allah yang membebaskan. Maka di minggu-minggu pra-paskah inilah kita semua dapat merenungkan lagi jawaban kita atas pertanyaan Yesus. Maka jawablah `ya aku mau sembuh�.
2. Ayat 8-9. Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah, maka pada saat itu juga sembuhlah orang itu. Penyembuhan yang dihadirkan Yesus menunjukkan bahwa Ia berkuasa atas setiap bentuk kelumpuhan. Tindakan Yesus di hari Sabat juga menunjukkan bahwa kuasa-Nya lebih tinggi dari hari Sabat (ayat 10). Tindakan Yesus ini ditempatkan dalam kesejajaran dengan tindakan Allah (ayat 17) sehingga membuka konfrontasi dengan orang Farisi. Kelompok rohaniawan yang tidak menghadirkan pembebasan sebaliknya melumpuhkan banyak orang. Praktik keagamaan yang melumpuhkan kini diluruskan oleh Yesus sekalipun menghasilkan permufakatan jahat.
Bangunlah adalah sebuah perintah dan bukan sebuah pilihan yang ditentukan oleh si lumpuh. Perintah itu menunjukkan bahwa dominasi Yesus atas manusia adalah dominasi damai sejahtera. Manusia yang menjawab dengan tepat sebagai respons atas dominasi Tuhan akan mengalami proses penyembuhan yang tidak saja di seputar penyakit tetapi totalitas kehidupan. Manusa yang berdosa mengalami penyembuhan sehingga manusia dimungkinkan untuk mengalami pembebasan atas penyakit yang melumpuhkan dirinya.
Maka selaku orang percaya dewasa ini kita perlu untuk terus menghayati karya pembebasan-Nya sebagai sebuah perintah. Artinya manusia perlu menyadari tindakan Allah yang membebaskan adalah tindakan damai sejahtera. Maka mengalami damai sejahtera merupakan perintah Allah bagi manusia agar manusia bergantung pada dominasi karya Allah.
Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Maka melalui bacaan ini kita patut mensyukuri karya Allah yang senantiasa membebaskan kita. Kita bisa saja mengalami kelumpuhan tetapi Ia pasti membebaskan sebab Ia dominan atas seluruh kehidupan kita. Ayo berdiri, jangan diam, ayo berdiri jangan gusar, Ia yang mengasihi kita selalu berkata `bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah�.
Maju terus bersama Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya segala kelumpuhan kita dipulihkan oleh-Nya. Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|