aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 24956 x

Khotbah
Sabtu, 27 Agustus 2016
1 Petrus 3: 1-4
DIMENANGKAN OLEH KELAKUAN ISTRI

DIMENANGKAN OLEH KELAKUAN ISTRI




Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi



Keluarga adalah lembaga yang hadir di tengah-tengah perubahan yang luar biasa pada saat ini. Salah satu perubahan yang ikut mewarnai lembaga keluarga adalah cara pandang terhadap relasi suami-istri. Relasi suami-istri seringkali diposisikan seperti mesin yang bergerak sesuai dengan petunjuk manual. Asal sudah diberi kode tertentu maka mesin itu akan berjalan secara otomatis. Cara pandang terhadap suami oleh istri maupun sebaliknya sangat menentukan kualitas dari lembaga keluarga. Misalnya suami hanya memandang istri sebagai seorang yang hanya mengurus bidang domestic dan kosmetik maka relasinya adalah relasi structural dan bukan personal.



Istri yang tunduk kepada suami tidak lagi dipahami sebagai sebuah gerak dengan hati tetapi geraknya adalah gerak untung-rugi. Istri yang tunduk bukan lagi dipandang sebagai bentuk pengabdian tetapi sebagai bentuk penaklukan.

Inilah yang diperhatikan oleh Petrus dalam suratnya tentang relasi suami-istri bahwa suami-istri hendaknya memiliki pemahaman yang mendasar tentang siapa sebenarnya mereka. Artinya suami-istri dapat mengenal diri mereka sendiri dan dalam pengenalan itulah mereka terbuka pada peran yang harus diwujudkan.



Petrus hendak menyatakan bahwa prinsip-prinsip sikap tunduk sangat dipengaruhi oleh pemahaman tentang untuk apa saya hadir sebagai suami atau sebagai istri. Sifat tunduk dalam pemahaman Petrus tidak sama dengan menaklukkan atau mengalahkan, sebaliknya sifat tunduk itu diwujudkan dalam kemerdekaan, dalam kegembiraan perayaan.



Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,



Tekanan kuasa jahat untuk mengubah cara pandang suami-istri agar menjadi suram dan tidak berpengharapan sungguh luar biasa. Sifat tunduk lalu diwujudkan dengan rencana yang tidak lagi tulus namun penuh dengan tipu muslihat. Tunduk bukan lagi pengabdian tetapi mengalah sehingga sering terjadi luka batin yang terpendam bertahun-tahun. Perilaku seperti inilah yang dikehendaki oleh setan untuk meredam dinamisnya keluarga Kristen mewujudkan panggilan dan pengutusan untuk memberitakan perbuatan-perbuatan Allah yang besar yakni Kasih (1 Petrus 2:9).



Maka Petrus hendak mendorong setiap perempuan Kristen waktu itu agar memperlihatkan kualitas mereka sebagai perempuan yang takut akan Allah. Perempuan yang memenangkan suami dengan perilaku sebab memenangkan suami adalah juga memenangkan diri sendiri. Sifat tunduk pada suami tidak mengandalkan buku manual hasil mengikuti seminar tetapi berdasarkan pada pengakuan dan penghayatan terhadap rencana dan karya Allah dalam keluarga. Sifat tunduk lalu terwujud melalui penerimaan dan responsive terhadap kepentingan bersama. Dalam sifat tunduk inilah suami dapat menemukan pemahaman tentang dirinya sendiri yang harus juga menunduk kepada istri (1 Pet. 3: 7). Memiliki pengetahuan yang bertumpu pada pengakuan bahwa Yesus sudah bangkit dan menaklukkan maut adalah kekuatan besar untuk terus melanjutkan kehidupan keluarga yang berwibawa dan bermartabat.



Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,



Maka tunduknya seorang istri kepada suami adalah hati yang meluap dengan kebajikan untuk menunjukkan bahwa diri sendiri tunduk kepada Allah. Inilah cara pandang terhadap peran istri yang harus terus disurakan dalam tindakan bahwa semuanya bermula dari ke-khas-an sebagai murid Kristus. Jadi istri tidak memenangkan suami saja tetapi jauh lebih luas adalah memenangkan keluarganya yang diberkati untuk meneruskan berkat tersebut kepada sesame.



Sahabat-sahabat terkasih,



Perhiasan yang menjadi sorotan Petrus di ayat 3 dan 4 hendak menunjukkan betapa bernilainya perhiasan batiniah. Kenapa demikian? Sebab menurut Paulus perhiasan batiniah tidak akan mengalami penurunan nilai yang ditentukan oleh pihak lain dan biasa ditawar-tawar nilainya. Perhiasan batiniah akan tetap konstans nilainya dengan dorongan (impulse) dari dalam diri sendiri. Itulah sebabnya perhiasan jasmaniah bukanlah yang terpenting tetapi perhiasan batiniah merupakn syarat utama memuliakan Kristus.



Perhiasan yang tidak mengalami kerusakan (decay) tetapi sebaliknya akan semakin tampil cantik dan anggun. Inilah perhiasan yang memancarkan kecantikan bukan karena industry kosmetika tetapi karena meluapnya kebajikan oleh dorongan kuasa Allah.

Kualitas seorang perempuan lalu diwariskan kepada generasi berikut sebab ia memperlihatkan kualitas hidupnya melalui anak-anak dan bukan melalu pakaian dan perhiasan. Abraham Lincoln seorang mantan Presiden Amerika terkenal karena menyelamatkan negara Amerika Serikat dari kehancuran perang saudara. Dibalik keberhasilannya itu Abraham Lincoln bersaksi: untuk segala sesuatu yang ada padaku dan yang kelak akan kucapai, aku berhutang budi kepada ibu yang luar biasa itu. Ia menyebut Nancy Hanks ibunya sebagai Angel Mother, ibu yang bagaikan malaikat. Sayangnya Angel Mother ini usianya pendek karena ia meninggal dunia ketika Abraham Lincoln baru berusia 9 tahun. Namun jasanya sangat besar, ia berhasil mempersiapkan seorang anaknya yang dikemudian hari menjadi presiden yang terkenal karena berhasil mencegah perang saudara di Amerika Serikat.



Sahabat-sahabat terkasih,

Maka perempuan yang tunduk kepada suami adalah perempuan yang memenangkan suami dari pengaruh cara pandang yang salah terhadap keluarga. Perempuan yang tunduk pada suami adalah perempuan yang mewariskan nilai spiritual bagi keluarga sebab dalam tunduknya perempuan memberi makna baru bagi perhiasan. Maka setiap suami patut selalu bersyukur pada perempuan yang Tuhan hadirkan di sisinya lalu bersama-sama mereka menjadi pejuang yang tangguh sebab bahu membahu menghadirkan damai sejahtera. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518