aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 24453 x

Khotbah
MINGGU 7 AGUSTUS 2016
Ibrani 11:1-7
HIDUP YANG BERKENAN BAGI TUHAN

HIDUP YANG BERKENAN BAGI TUHAN


Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,



Pdt. John Bisagno mengemukakan bahwa "Faith is the heart of Christianity" jantung dari setiap orang percaya. Iman berperan besar dalam menentukan kualitas seseorang sebagai pengikut Yesus. Iman yang terus berdetak dalam aktifitas kehidupan dan mengalirkan darah pengharapan dalam keseluruhan hidup orang beriman.

Iman sebagai jantung ke-Kristen-an perlu terus berdetak sebagai tanda kehidupan untuk menunjukkan bahwa aktifitas setiap orang percaya bukanlah gerak yang tanpa arti. Melalui semua detak kehidupan tersebut, setiap orang percaya meniti jalan kehidupannya dengan penuh pengharapan.



Pokok penting yang muncul kemudian ialah Yesus Kristus, sebab dengan mengimani bahwa Yesus adalah Penyelemat maka iman menemukan penglihatan yang utama. Beriman artinya ada subyek yang diimani. Beriman lalu tidak bergerak kesana-kemari tetapi terarah padaPribadi yang membawa perubahan. Beriman yang membawa perubahan tidak bertumpu pada pribadi yang beriman tetapi bertolak dari Subyek yang diimani yakni Yesus Kristus. Mengimani Yesus sebagai Pribadi yang hadir di tengah manusia dan berkarya diantara manusia memberi harapan baru bahwa masa lalu, masa kini dan masa depan merupakan rangkaian karya Allah yang bersifat tetap.



Mengimani Yesus Kristus artinya mengimani semua karya keselamatan yang berujung pada hidup baru. Dengan begitu iman tidak menjadi statis namun terus bertumbuh seiring dengan pertumbuhan pengetahuan manusia. Iman memang tidak melihat secara nyata tetapi yang diimani tetap eksis yakni Yesus Kristus.



Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus Kasihi,



Dalam pasal tentang Iman di Ibrani 11 ini disampaikan sebuah pengajaran yang menjadi jantung kehidupan setiap orang percaya. Iman adalah seluruh potensi manusia yang diarahkan kepada seseorang yang membawa perubahan mendasar. Hal itu berarti iman lalu terbentuk dalam perbuatan dan tindakan. Itulah sebabnya dikemukakan dalam Yakobus 2: 22



Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.



Dengan pemahaman demikian maka hendak ditegaskan oleh firman Tuhan bahwa yang utama adalah siapa yang diimani dan akibat dari iman tersebut yang muncul dalam karya hidup setiap orang percaya.



Maka akibat dari iman adalah perbuatan-perbuatan yang sempurna. Perbuatan itu ditampilkan oleh pribadi-pribadi seperti:



1. Habel yang beribadah kepada Allah. Apakah iman kita juga memunculkan ibadah yang membawa dampak perubahan? apakah ibadah hanya sekedar gerak ritual tanpa makna?

2. Henok yang berjalan bersama Allah. Apakah keberanian untuk melangkah dalam hidup didasari dari perjalan bersama Allah?

3. Nuh yang melakukan perintah Allah. Apakah beriman yang kita miliki saat ini bertumbuh dari keyakinan bahwa kita melakukan kehendak-Nya.



Melalui contoh-contoh para tokoh ini hendak ditegaskan bahwa Iman harus bergerak dalam perbuatan sebagai saksi Allah. Jika demikian halnya maka kenyataan yang dihadapi bisa saja tidak nyaman. Kenyataan bisa saja menantang, tetapi Iman kepada Yesus yang mengubah segala sesuatu kearah yang baik akan menjadi dasar kehidupan yang berpengharapan.



Maka hidup setiap orang percaya tidak ditentukan dengan kenyataan yang hampa dan kosong tetapi terarah kepada Yesus. Dia sanggup melakukan banyak perubahan. Ia sungguh Allah yang mengasihi manusia. Maka kitapun bergerak pada alur yang sama yakni Mengasihi Allah dan mengasihi manusia. Itulah muara dari Iman yang sejati yang tidak membuat kita goyak tetapi semakin mengukuhkan kita bahwa setiap karya adalah karya dalam Iman kepada Yesus Kristus sehingga apapun karya yang kita lakukan kualitasnya adalah beribadah kepada Allah



Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518