Dibaca : 23799 x
KhotbahJumat, 29 Januari 2016 1 Raja-raja 3:10-15 USIA DAN KEARIFAN
 Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi
Salomo memberi jawaban yang baik dalam pandangan Tuhan yakni tidak meminta umur panjang atau kejayaan atas musuh atau kilauan harta. Jawaban Salomo menunjukkan bahwa ia memerlukan pengertian yang akan berguna dalam menjalankan tugasnya. Berusia panjang memang adalah anugerah dan hal utama pada usia panjang adalah berhikmat. Allah menegaskan bahwa dalam usia panjang terkandung anugerah sebab bukan soal angka yang utama namun nilai pada angka tersebut. Ini artinya Salomo yang mendapat kasih karunia Allah perlu memiliki kepekaan hati dalam mengatasi masalah bangsanya. Apa yang dilakukan Salomo bukan saja soal kekuasaan tetapi soal hati yang penuh hikmat sehingga ketika Salomo tetap hidup didalam kehendak-Nya itu berarti Salomo selalu dekat kepada-Nya. Kedekatan inilah yang akan menjadi jaminan bagi Salomo untuk mendapatkan segala yang diperlukannya (ayat 13-14). Korban keselamatan yang dipersembahkan oleh Salomo menjadi tanda bahwa Tuhan bertindak dalam kehidupannya secara nyata dan bukan fatamorgana.
Bertambah usia adalah anugerah-Nya bagi setiap orang namun yang paling utama adalah makna di setiap angka usia. Setiap orang percaya perlu memahami bahwa dirinya tidak mampu menambah usianya sendiri tetapi dalam kerendahan hati mengakui karya-Nya dalam penambahan usia. Inilah kearifan, inilah hikmat yang memungkinkan setiap orang percaya mengakui kedaulatan Tuhan atas kehidupan. Jika demikian apakah ukuran yang dapat dipergunakan untuk memahami penambahan usia? Ukuran itu jelas dan terang yakni hati yang paham membedakan mana yang baik dan mana yang jahat. Ukuran lainnya ialah kemauan yang kuat untuk menjadi berkat bagi sesama, berarti bagi sesama dan bermakna bagi sesama.
Dalam hal inilah usia lanjut merupakan anugerah yang perlu terus dirayakan dengan kerendahan hati. Usia lanjut sekaligus menjadi tanda kematangan rohani yang menyertainya agar terus bermakna bagi sesama. Usia lanjut tidak lagi diterima dengan keluhan sebab bukankah tempaan yang dialami bersama Tuhan sungguh luar biasa? Diusia lanjut inilah setiap anggota Pelkat Lansia membangun kedekatan dengan Tuhan yang akan memberi jaminan kualitas usia. Kehadiran para lanjut usia sekaligus menunjukkan bahwa hati yang penuh hikmat bukanlah sebuah imajinasi tetapi sebuah kenyataan. Dalam kepemimpinan juga sama yakni memiliki hati yang faham akan kebenaran untuk terus berkarya bagi kepentingan sesama. Seorang pemimpin tidak hadir untuk dirinya sendiri tetapi dengan hati menyediakan ruang bagi mereka yang dipimpinnya. Seorang pemimpin tidak sekedar mengejar angka-angka sebagai bukti keberhasilan dalam memimpin tetapi menyadari bahwa reputasi sebagai pemimpin sangat ditentukan dari hubungannya dengan Tuhan. Dengan demikian baik seorang lanjut usia maupun seorang pemimpin dapat bersyukur bahwa Tuhan sudah menjadi jaminan hidup dan karyanya.Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|