aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 24413 x

Khotbah
Rabu, 27 Januari 2016
1 Raja-raja 1: 45-53
KEARIFAN MEREDAKAN PERTIKAIAN

KEARIFAN MEREDAKAN PERTIKAIAN


Pertikaian dapat terjadi dan dialami oleh siapa saja tanpa memandang status sosial maupun status ekonomi. Orang bisa bertikai oleh karena berbagai hal dan beragam penyebabnya namun semua berujung sama yakni menyakiti hati sesama. Pertikaian bisa menyebabkan hubungan antar anggota keluarga terganggu dan menghadirkan ketidaknyamanan. Orangtua dan anak yang bertikai, adik dan kakak yang bertikai telah menimbulkan masalah yang tidak sederhana. Kebencian dan aroma kejahatan mendapat peluang yang luas untuk menancapkan kuku-kuku permusuhan yang tajam. Pertikaian menjadi sarana yang dapat merendahkan marwah/martabat seseorang ketika didalamnya terbentuk kebencian.

Dalam keluarga Daud pertikaian tidak terhindarkan ketika Adonia mengangkat dirinya sebagai raja. Keadaan ini akan membawa akibat buruk sebab Daud paham bahwa Salomo yang akan menjadi raja sesuai kehendak Allah (Yedija adalah nama lain Salomo yang artinya kekasih Tuhan 2 Samuel 12:25). Maka dapat dibayangkan bahwa perebutan tahta kekuasaan kini mengarah kepada pertumpahan darah oleh karena pertikaian berebut kedudukan. Kenyataan demikian tentu merisaukan raja Daud dan seluruh umat karena setiap bentuk pertikaian karena masalah kedudukan tidak pernah bermanfaat bagi umat.

Dalam konteks inilah kita bisa melihat bagaimana Salomo bertindak arif, ia tidak mengobarkan semangat kebencian terhadap Adonia tetapi sebaliknya semangat mengampuni (ayat 53)

Pelajaran terbaik dari kisah ini adalah sikap arif yang dapat meredakan ketegangan dalam keluarga. Keluarga Kristen tidak kebal terhadap persoalan dan pertikaian dan sebab itu setiap keluarga Kristen memerlukan kearifan untuk menyelesaikannya. Suami-istri yang bertikai jika tidak diselesaikan dengan arif akan menimbulkan masalah besar dalam keluarga. Suami-istri yang berbeda pendapat perlu melihat perbedaan pendapat tersebut secara arif agar tidak menimbulkan pertikaian. Nah jika pertikaian mulai mengintai dan hasrat balas dendam menggoda dititik inilah setiap suami-istri perlu waktu teduh dan memohon pertolongan Tuhan. Sebab dalam keluarga Kristen tidak dikenal istilah kalah-menang, sebab istilah inilah yang berurusan dengan gengsi dan merasa hina jika mengaku salah. Sebagai umat Tuhan kita bukanlah agen pertikaian dan menciptakan suasana muram dimana-mana, tetapi kitapun dapat disebut sebagai Yedija, kekasih-Nya yang kemudian mengobarkan semangat cinta kasih itu dalam keluhuran budi serta setulus hati. Hanya dalam hidup takut akan Tuhan semua itu terwujud sebab sebuah kebajikan mendapat ujian bukan pada saat kebajikan mendapat tanggapan positif sebaliknya ketika kebajikan itu dicurigai. Rasul Paulus pernah menyatakan hal ini kepada jemaat di Roma, bahwa jika hal itu tergantung pada umat usahakan perdamaian dengan semua pihak (Roma 12: 18). Maka jangan lelah untuk terus bertindak arif sebab sungguh sebuah pertikaian pasti terselesaikan dengan baik. Kuncinya takut Tuhan. Amin








Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518