aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 24212 x

Khotbah
Sabtu, 07 Maret 2015
Mazmur 22: 2-6
BERSERU MOHON PERTOLONGAN TUHAN







Sahabat-sahabat yang terkasih dalam Tuhan Yesus,



Terputus adalah keadaan yang menakutkan bagi setiap orang sebab terputus berarti tidak lagi terhubung dengan pihak lain. Terputus bisa menyakitkan sebab relasi yang sudah terbangun demikian erat. Maka terputus mendatngkan suasana muram penuh ketidakpastian dan selalu berujung pada pernyataan nestapa bahwa Allah sudah meninggalkan.

Apa yang ditapilkan dalam bacaaan kita saat ini menunjukkan bahwa keterputusan yang dialami oleh pemazmur adalah keterputusan luar biasa. Pemazmur merasa terputus dari Allah yang selama ini selalu dihayati keterlibatan-Nya dalam kehidupan pemazmur. Allah yang hadir dalam hidup pemazmur telah memunculkan suasana yang penuh optimism dan berada dalam kondisi yang menawan. Namun ketika ia terputus dari Allah, pemazmur merasa terancam sebagai pribadi yang sendiri dan asing tanpa perlindungan. Allah adalah Allah yang membangun relasi dialogis dengan manusia maka manusia yang mengalami keterputusan dengan Allah menjadi manusia yang tidak berdaya.

Seruan keterputusan ini menjadi peristiwa yang menyakitkan sebab pemazmur berada dalam tekanan yang membuat ia tidak tenang (ayat 3). Pemazmur tersungkur dalam ketidakberdayaan oleh kuatnya tekanan kejahatan dan kuasa yang merusak.

Dalam keadaan yang demikian seruan pemazmur adalah seruan permohonan kepada Allah agar Allah segera menolongnya. Pemazmur menyadari bahwa seluruh tekanan yang dialaminya dapat teratasi jika ia tetap terhubung dengan Allah. untuk itu pemazmur mengandalkan dua hal penting yakni :



1. Ayat 4, pemazmur yang berseru siang dan malam kepada Allah adalah pribadi yang tidak berhenti berharap kepada-Nya. Dalam keadaan yang tidak tenang sekalipun ia tetap bersru kepada-Nya. Inilah kualitas dari pribadi yang menyadari bahwa keterputusan dengan Allah berujung binasa. Inilah pribadi yang memahami bahwa dalam keterhubungan dengan Allah akan mengalami pembebasan.

Seruan pemazmur adalah pernyataan yang kuat bahwa keterputusan dengan-Nya adalah bencana. Keterputusan dengan-Nya sekaligus menjadi pengakuan bahwa ia tidak berarti di luar Allah. Benarkah Allah meinggalkannya atau benarkah Allah tidak menjawabnya? Semua pertanyaan eskatologis ini menempatkan pemazmur sebagai pribadi yang memerlukan Allah.



Bukankah kitapun demikian seperti halnya permazmur yang berseru dengan nada keputusasaan. Ketika seluruh keberadaan kita selaku orang percaya hendak diruntuhkan oleh berbagai persoalan, maka belajar dari pemazmur merupakan hal penting yakni menyadari bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita. Allah adalah Allah yang memabanun relasi dengan kita semua. Ia berdialog dengan kita sebagai tanda bahwa Ia mengasihi kita. Dengan berseru siang dan malam kepada Allah maka setiap kita mengalami keterhubungan dan menjaga keadaan tersebut. Jangan cepat tercerabut dari kenyataan yang memilukan dengan pernyataan bahwa Ia meninggalkan kita. Sebaliknya tetap berseru kepada-Nya siang dan malam sebab Ia adalah Allah yang suka membangun relasi dialogis dengan kita semua.



2. Ayat 5 dan 6. Pemazmur menarik kebelakang tentang sejarah nenek moyang yang berseru dan Allah menjawab mereka. Pemazmur hendak belajar dari pengalaman masa lalu bahwa dalam seruan minta tolong Allah akan menjawabnya karena pengalaman dengan nenek moyang Israel.

Situasi inilah yang membuka peluang masa depan baru sebagai pribadi yang berkemenangan yakni belajar dari sejarah iman. Bagi kita saat ini apakah hanya masa kini yang membelenggu kita dengan tekanan yang mengerikan. Kita bisa belajar dari perjalanan hidup beriman kita bahwa selama ini Allah adalah Allah yang bertindak membebaskan.

Dunia di sekitar kita adalah dunia yang terhubung tetapi terpisah melalui berbagai perangkat tehnologi. Maka maukah kita terus belajar dari pengalaman iman kita bahwa Allah menjangkau kita melampaui segala persoalan yang kita hadapi.



Dengan pemahaman yang demikian maka seruan Yesus di golgota adalah seruan yang menunjukkan bahwa ketaatan pada Allah merupakan jaminan dalam berbagai persoalan dan pergumulan. Maju terus bersama Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518