Dibaca : 23722 x
KhotbahSabtu, 28 Februari 2015 Kejadian 17: 1- 14 PERJANJIAN ALLAH

Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Hubungan perjanjian antara Allah dan Abram merupakan titik perubahan dalam kehidupan Abram dan Sarai. Perjanjian tersebut seolah hendak menurunkan derajat logika karena dibicarakan dalam masa 99 tahun usia Abraham. Allah menjumpai Abraham untuk menyatakan bahwa perjanjian-Nya merupakan inisiatif Allah menuntut Abraham untuk hidup dalam tanggapan positif terhadap janjiNya (ayat 1). Untuk maksud tersebut Ia memberi identitas baru kepadanya dengan sebutan Abraham (Abram berarti `the high / exalted father� (= bapa yang besar / mulia); sedangkan Abraham berarti `the father of many / a multitude� (= bapa dari banyak orang) ayat 5. Dengan identitas baru inilah Abraham hidup dan menjawab hubungan perjanjian tersebut. Ia tidak lagi berada dalam hidup berdasarkan keberadaannya namun ia hidup berdasarkan janji-Nya.
Hidup berdasarkan hubungan perjanjian memang mengubah keberadaan manusia yang terhisab masuk dalam perjanjian tersebut. Hal ini memberi keyakinan kepada Abraham bahwa ia dikendalikan dalam kemerdekaannya untuk menyatakan diri dan hidup bagi Allah. Hubungan perjanjian tersebut tidak diwujudkan dengan keyakinan Abraham sendiri tetapi dengan keyakinan bahwa Allah berkenan membangun relasi yang baru dengan dirinya, kelarganya dan keturunannya. Perjnajian ini akan menemui banyak tantangan dan pergumulan namun dalam keyakinan bahwa Ia yang berjanji adalah setia maka Abraham bisa terus berada dalam naungan pemeliharaan janji tersebut. Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: "Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. " Karena itu Abraham disebut: "Sahabat b Allah." (Yak. 2: 23).
Hidup berdasarkan perjanjian juga mengemukaka dalam tanda perjanjian yakni sunat (ayat 10). Sunat menjadi identitas pembeda yang bersifat personal namun tampil secara elegan di ruang publik. Artinya sunat menjadi tanda pribadi yang nampak dalam perilaku sehari-hari sebagai umat yang beda dari bangsa-bangsa lain. Dalam konteks inilah maka keberadaan Abraham dan keturunannya adalah suatu bangsa yang tidak menjadi satu dengan dunia dengan sunat (tanda perjanjian) sebagai unsur yang membedakan. Keberadaan Abraham dan keturunannya ada dalam relasi khusus dengan Allah sehingga tanda tersebut menjadi bukti bahwa relasi yang dirancang dan dibangun Allah merupakan suatu ke-kudus-an yang tidak bisa digadaikan, direndahkan apalagi diabaikan.
Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Bagi kita dewasa ini selaku orang percaya hendak dikemukakan bahwa :
1. Hubungan perjanjian itu tetap berlaku karena hubungan perjanjian tersebut diwujudkan Yesus melalui karya pelayanan dan keselamatan-Nya. Ia bertindak dalam hubungan perjanjian tersebut guna memperlihatkan kesetiaan Allah kepada manusia. Manusia yang hidup dalam relasi perjanjian dengan-Nya adalah manusia yang mengalami perubahan identitas. Inilah perubahan yang memperlihatkan adanya kesediaan untuk mengalami pembaruan-Nya. Dalam konteks demikian maka kehidupan kita dalam hubungan perjanjian adalah kesediaan untuk terus mengalami pembaruan.
2. Hubungan perjanjian dengan Allah diwujudkan juga dengan tanda perjanjian yang semakin mengaskan bahwa kehidupan di ruang publik selalu tampil dalam karya memelihar hubungan perjanjian tersebut. Maka setiap warga gereja adalah umat perjanjian yang berjumpa dengan kenyataan namun selalu menjaga kesucian perjanjian tersebut.
Maka hidup sebagai umat perjanjian selalu mengarah kepada satu kata yang tegas: SETIA. Allah melakukannya dalam kehidupan kita untuk mengarahkan kita selalu setia dengan identitas baru dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|