aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 25129 x

Khotbah
MINGGU, 16 November 2014
2 RAJA-RJA 2:1-14
GENERASI YANG DIBERKATI




Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,




Jika Elia adalah nabi yang telah menunjukkan betapa dahsyatnya perbuatan Allah di depan publik di gunung Karmel, maka Elisa menunjukkan bahwa karya Allah tidak lagi berputar dalam lingkungan internal tetapi menjangkau "dunia luar" ( Naaman, panglima raja Aram 2 Raja 5: 1).





Jika Elia telah melakukan perbuatan Allah yang besar maka kedasyatan perbuatan Allah juga menaungi Elisa. Relasi antara Elia dan Elisa adalah relasi yang kuat di dalam Tuhan, sehingga semangat yang muncul adalah semangat untuk terus menyatakan karya Allah secara luar biasa.





Namun dalam perikop bacaan kita hari ini diperlihatkan bahwa Elisa yang tahu bahwa Elia akan naik ke surga memohon untuk mendapat semangat dari Elia ( ayat 9, ....�biarlah kiranya aku mendapat 2 bagian dari rohmu). Elisa memahami bahwa dengan perminataan itu ia akan meneruskan rintisan pelayanan Elia. Elisa akan meneruskan pembeeritaan wibawa Ilahi yang mendatangkan damai sejahtera seperti ketika Elisa menyembuhkan racun di sumur Yerikho.





Seluruh rangkaian ini terkait dengan aspek penting yakni:



1. Jubah Elia hanya untuk Elisa





Tidak ada yang mau dengan jubah Elia, para kelompok nabi hanya memandang dari jauh dan hanya Elisa yang menggunakan jubah Elia dengan 2 bagian dari roh. Artinya pelayanan yang penuh kuasa hanya dimnungkinkan oleh mereka yang mau sungguh-sungguh untuk melayani dan bukan hanya berdiri dari jauh dan mau melayani. Pelayanan Elisa menjadi tanda bahwa jubah adalah symbol penyertaan Allah dank arena itu Elisa antusias untuk memelikinya.





Kita hidup di generasi yang hanya bicara TUhan tetapi tidak menunjukkan antusiasme dalam pelayanan. Antusiasme yang mestinya muncul dalam kemauan untuk terus berbenah dan melengkapi diri. Jubah Elia hanya cocok untuk Elisa maka pelayanan yang baik hanya didapatkan dari relasi yang baik dengan Allah. Jangan pernah bicara kasih jika sebagai pelayan Tuhan masih dikuasai oleh dendam kesumat tetapi dengan wajah `manis� yang hipokrit.





Jubah Elia hanya untuk Elisa, yakni pelayan yang tahu persis bahwa ia hadir dengan ketulusan , bening dan hening tanpa diliputi dengan ambisi yang lain. Maka selaku warga jemaat kita semua selalu hadir dengan keyakinan demikian, mau pelayanan berarti, pakailah jubah Elia, pakailah anugerah dan kuasa Allah bagi kemuliaan nama-Nya.







2. Jubah Elia memang sesuai dengan kebutuhan





Kuasa Allah yang lebih besar memang diperlukan sebab saat ini kitajuga diperhadapan dengan kuasa dunia yang luar biasa. Kuasa korupsi, kuasa drugs, kuasa hak azasi manusia yang melewati batas, kuasa hedonism yang memanggang akal sehat. Semua kuasa ini memerlukan kuasa yang lebih besar lagi untuk mengatasinya dan bukan kuasa kita. Kuasa yang membuat setiap orang percaya meyakini bahwa sekalipun di tengah jaman gelap ini masih ada terang yang dihadirkan.





Perikop ini menunjukkan bahwa Tuhan mau memakai Elisa maka Tuhan juga mau memakai kita. Ia berkarya di setiap karya kita sehingga semua yang bersentuhan dengan kita mengalami hidup. Coba baca 2 Raja 13: 21. Bukankah ini luar biasa tentang penyertaan Allah yang membawa kehidupan.





Kita semua perlu memahami hal ini sebab setiap kali menggunakan kuasa yang ada pada kita setiap kali juga orang lain mengalami hidup dan bukan mati. Kuasa seringkali dipergunakan dengan cara yang mematikan dan tidak bersisi kemanusiaan. Gereja kehilangan akal sehatnya jika hadir dan tidak mewujudkan hidup. Kita semua adalah gereja yang masih memegang teguh keyakinan bahwa kalu kita bermain-main dengan pelayanan, maka dari buahnyalah akan kelihatan kualitasnya.





Dengan memahami hal inilah kita terus melangkah dalam panggilan dan pengutusan yang terus menyala bahwa Tuhan menyertai kita semua.





Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuanb dengan-Nya jerih lelah pelayanan kita tidak sia-sia. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518