aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 24042 x

Khotbah
Sabtu, 11 Oktober 2014
Yosua 23:1-13
BERSAMA TUHAN




Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,



Nasihat orang tua bukanlah nasihat yang mucul dari pengetahuan berdasarkan pengalaman hidupnya saja, tetapi sekaligus nasihat itu bertolak dari keingainan dan harapan bagi generasi berikut. Sebuah nasihat tidaklah berarti bahwa orang tua sudah sempurna sebaliknya mereka telah belajar dari kegagalan, kesalahan yang terjadi di masa lampau. Maka sebuah nasihat bukanlah hasil olah pikir tetapi olah hati yang menjadi rujukan sebagai hasil kontemplasi yang berlangsung seumur hidup. Hal ini penting sebab sebuah kontemplasi yang didasari oleh kehidupan rohani yang baik akan berujung pada pengetahuan yang sahih tentang karya dan berkat Tuhan.



Pada diri Yosua, pengalaman itu telah membentuknya menjadi pribadi yang mengakui kedaulatan Allah dalam perjalanan bersama umat. Yosua tidak saja piawai dalam nasihat seperti yang nampak dalam bacaan ini tetapi mewujudkan nasihat itu dalam tindakan. Maka kehadiran sang jenderal dengan nasihatnya merupakan petuah yang tidak boleh diabaikan sebab Yosus menunjukkan dua hal penting yakni :



1. Dalam kaitannya dengan Allah (ayat 1-5). Pemahaman tentang siapa Allah merupakan hal mendasar. Allah yang telah membebaskan umat adalah Allah yang tidak bersikap otoriter apalagi menjadi diktator. Soal tanah menjadi persoalan yang sensitif sebab tanah berarti hidup karena manusia pada dasarnya berasal dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Ini persoalan hidup dan mati maka soal inipun tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan Allah.

Yosua sadar betul hal ini, maka keluarlah nasihat yang mengingatkan umat bahwa masa lalu merupakan pengalaman dimana Allah membebaskan dan masa depan adalah masa dimana kedaulatan Allah tetap terjadi (ayat 5). Maka masa kini adalah masa untuk terus bergerak dan berkarya membangun kehidupan sosial yang bertanggungjawab dan selalu menjaga kekudusan.



Bagi umat saat ini diperlukan sebuah nasihat, nasihat untuk mengingatkan bahwa Allah lebih utama dari tanah sekalipun manusia diciptakan dari tanah dan kembali menjadi tanah tetapi Allah adalah penggerak dari semua itu. Allah adalah Allah selalu hadir dengan gerak yang membebaskan dan jauh dari diktatorisme yang berujung pada penyangkalan terhadap identitas-Nya sendiri yakni Allah adalah Kasih. Bagi setiap orang tua saat ini diperlukan kearifan yang mengusung nilai moralitas yang genuine. Artinya nilai moralitas itu tidak dibangun berdasarkan prinsip-prinsip mengangkangi kemerdekaan tetapi menjunjung penindasan. Nilai moralitas inilah yang perlu disampaikan kepada generasi penerus bahwa Allah yang berdaulat bukan Yosua, bukan kita tetapi sungguh Allah yang bertindak mengamankan hubungan perjanjian dengan umat ke masa depan.



2. Dalam hubungan dengan Umat (ayat 6-13). Jika Yosua sudah menyatakan dengan jelas apa tindakan dan karya Allah maka dalam bagian ini dikemukakan tentang apa yang harus dipeajari oleh umat. Umat harus menjaga relasi mereka dengan Allah sehingga ibadah bukanlah gerak mekanis saja tetapi menjaga hubungan yang hidup dengan Allah. Jika hubungan yang hidup ini terjaga maka pengaruhnya nampak di kehidupan setiap hari dimana relasi dengan sesama diletakkan dalam posisi yang terhormat. Artinya umat senantiasa menjaga identitas mereka sebagai umat Allah yang terus mengalami penguatan bahwa hidp mereka sungguh sangat berarti.



Dalam konteks ini maka perlu dipahami bahwa gereja harus terus bergerak ke depan dalam gerak yang kudus dan senantiasa menjaga relasi mereka mereka. Gereja yang melangkah ke depan adalah gereja yang sedapat mungkin memabngun relasi yang hangat dengan sesama. Bagaimana gereja memberitakan kabar sukacita ketika internal gereja masih diwarnai dengan penonjolan kuasa dan pendekatan penindasan. Gereja tidak bisa melangkah begitu saja dalam kehidupan ini jika dipahami bahwa gereja hadir untuk Yesus.





Dengan pemahaman yang demikian maka kita dapatkan pengajaran bahwa, kitapun akan memasuki fase Yosua, apakah yang akan kita wariskan bagi generasi berikut? Cukupkah hanya warisan akademik atau kita mewariskan nilai-nilai moralitas yang tinggi. Mewariskan cara hidup yang memerdekakan dan bukan memperbudak dan melakukan sesama seperti budak. Kita patut menilai ulang seluruh gerak panggilan dan pengutusan agar mampu menemukan keaslian pelayanan sebagai gereja yang terus hidup dan bergerak kedepan. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518