aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 23633 x

Khotbah
Sabtu, 13 September 2014
Markus 6:45-52
WAKTU UNTUK BERDOA





Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,



Air dapat hadir sebagai sahabat yang menyegarkan tetapi dapat juga hadir sebagai kekuatan yang merusak. Bagi umat Israel, laut yang terbelah merupakan persitiwa besar yang membua umat berjalan di antara dinding air (Kel. 14: 22). Air dengan kekuatan yang tidak terduga telah ditundukkan Allah dalam persitiwa perjalan umat menuju tanah perjanjian. Air juga menjadi bentuk penghukuman Allah atas dosa manusia yang terjadi pada peristiwa Nuh (band. Kej. 7:11). Semuanya mengarah kepada air dengan kekuatan laur biasa menhentak setiap kehidupan. Namun air juga dapat hadir sebagai sarana penyucian sebagaimana dalam peristiwa baptisan. Sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa air dapat hadir sebagai symbol kekuatan yang merusak maupun symbol pengudusan.



Sementara itu doa merupakan bentuk percakapan dengan Allah yang menghadirkan pengharapan dalam tindakan yang penuh ketaatan. Doa bukanlah sekedar percakapan rasional yang dibangun dalam kekuasan manusia sebaliknya merupakan bentuk kesadaran diri sebagai mahluk yang terbatas. Doa tidak sekedar ungkapan keluhan tetapi menjadi symbol percaya yang terwujud dalam tindakan sehingga muncul ora et labora. Doa yang terwujud dalam karya serta karya yang dinaungi oleh doa. Maka kehadiran sebuah doa adalah tarikan nafas iman yang terangkai dalam berbagai kata tersusun dalam pengharapan dengan pondasi kasih karunia sehingga nyatalah kehendak Tuhan (Mat. 6:10).



Sahabat-sahabat yang terkasih

Bertolak dari pemahaman yang demikian maka sebuah model pemuridan selalu diwarnai oleh dua hal penting yakni:



1. ayat 45-48: pemuridan yang berprinsip doa. Murid yang berdoa adalah murid yang hadir dengan visi Allah dan bukan kehendak sendiri. Yesus yang berdoa di darat dapat mengetahui keberadaan murid yang bergumul dengan air. Maka pengajaran penting sebagai seorang murid Yesus sesuai dengan ajaran-Nya, yakni jangan pernah abaikan doa yang didasari dengan rencana dan kehendak Allah. doa bukanlah kesempatan untuk mengatur Allah tetapi ruang yang luas untuk dikendalikan oleh Allah. Doa dapat mengalir bagaikan sejuknya air yang membawa kesegaran sehingga setiap doa yang dipanjatkan berujung pada aktualisasi hidup beriman yang terus membahana dalam kehidupan umat Tuhan. Doa sekaligus sebagai sarana penyucian dimana hadir dengan kuasa yang koreksi atau membetulkan karena didalamnya berlaku seluruh rencana dan gagasan Allah yang besar. murid Yesus adalah murid yang selalu berdoa dalam tingkatan penyerahan diri secara utuh dan penuh. Maka doa tidak lagi kata-kata politis yang dibungkus dengan agenda tersembunyi sebab apakah yang dapat disembunyikan dari Allah. maka jangan lelah untuk terus berdoa.

2. Ayat 49-52: menunjukkan bahwa di tengah pergulatan hidup yang hadir dan merusak bagaikan gelombang galilee dengan angina sakal menunjukkan bahwa setiap murid Yesus tidak terlepas dari persoalan. Pergumulan itu hadir bagai air bah yang menghantam semua sendi kehidupan sehingga melumpuhkan kehadiran selaku murid Tuhan. Bahwa air dapat hadir dengan kekuatan besar tetapi kekuatan besar yang tidak dapat meruntuhkan setiap mudra ketika mereka melihat bahwa Yesus berjalan di atas air. Ia menundukkan kuasa air yang dahsyat serta menyatakan bahwa Ia tidak hadir dengan argumentasi teologis yang rumit. Ia hanya mengatakan `tenanglah Aku ini, jangan takut� (ayat 50).

Bagi para murid tenanglah ini Aku merupakan sebuah penaklukkan atas kuasa jahat yang diwakili dengan gelombang besar. menjadi murid Yesus dengan pandangan yang terarah kepada-Nya akan berujung pada penggenapan pernyataan `INI AKU, TENAGLAH, JANGAN TAKUT�



Sahabat-sahabat yang terkasih,



Bertolak dari pemahaman yang demikian maka sebagai murid Yesus saat ini kepada kita semua hendak diajarkan bahwa dalam pergulatan hidup yang luar biasa kehadiran-Nya melampaui seluruh pergumulan tersebut. Di tengah kenyataan yang luar biasa Ia paham bahwa yang kita butuhkan adalah pertolongan dan bukan khotbah. Maka Iapun mendorong kita semua untuk memahami bahwa dukungan doa saja tidak cukup. Harus ada aksi yang bening dalam kesucian hati dan keheningan agar `ini Aku, tenaglah, jangan takut� menjadi bagian dari kehidupan kita semua.

Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518