aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 24004 x

Khotbah
Minggu, 11 Mei 2014
Mazmur 68:2-7
MENJADI LEBIH BAIK DAN LEBIH BAHAGIA


Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,



Kehadiran Allah dalam kehidupan umat dihayati oleh pemazmur sebagai kehadiran yang nyata dan bukan dalam gagasan atau konsep. Alah hadir dan menyatakan tindakan-Nya untuk menunjukkan bahwa Dialah llah yang duduk di singgasana mahatinggi tetapi sekaligus adalah Allah yang berusaha dalam realitas umat.



Pemahaman pemazmur tentang hal ini sungguh kuat (band Tuhan adalah gembalaku- di Maz 23) contoh ini menunjukka bahwapemazmur kokoh dengan pengakuan-Nya sebab Allah ternyata berdaulat untuk menyatakan pembebasan baginya. Penghayatan terhadap seluruh kehadiran Allah dalam realitas jaman merupakan gagasan yang tidak sejalan dengan gagasan tentang allah pada masa itu. Secara umum kedaulatan allah bagi bangsa-bangsa non-israel adalah allah yang digambarkan dekat tetapi sebenarnya tidak ada. Pemujaan terhadap berhala demikian lalu memberi keyakinan adanya hal yang kontras, beda, tidak sama.



Bagi pemazmur Allah adalah Allah yang hidup sehingga Ia dapat menyatakan diri-Nya dalam kekekalan dan sekaligus tidak terbelenggu oleh ruang dan waktu. Maka jangkauan Allah tidak terbatasi oleh apapun dan tidak terbatasi oleh siapapun. Inilah pertumbuhan untuk semakin lebih baik. Menjadi semakin lebih baik adalah hal yang bertolak dari pemikiran yang jelas yakni DIKOTOMI ANTARA OTAK DAN OTOT harus dihindari. Maka marilah kita menarik pesan dan pengajaran dari bagian bacaan kita.



1. Ayat 2-3, Allah yang bangkit menyatakan bahwa Allah tidak berdiam diri dalam kemuliaan-Nya sendiri tetapi Allah yang memberi respon terhadap setiap karya manusia. Makasikap yang demikian selalu berujung pada realitas bahwa manusia itu fana. Allah yang bangkit lalu menjadi gambaran bagaimana Ia membela anak-anak-Nya. Pembelaan Allah itu diperlihatkan melalui tindakan nyata yakni "Ia bangkit�. Allah yang bangkit adalah Allah yang tidak mau menyerah terhadap musuh-mush-Nya. Dari sinilah dapat dipahami bahwa orang benar akan bersukacita (ayat 4). Dari sinilah dapatdikemukakan bahwa setiap orang percaya beradadalam pemeliharaan-Nya.



2. Ayat 5-6, sukacita dan beria-ria dilakukan karena peristiwa yang penuh kegembiraan yakni Allah selalu hadir sebagai energy yang baru. Seluruh kehadiran manusia bertumpu pada pemahaman bahwa Allah adalah Allah yang dahsyat. Jika demikian maka Allah yang dahsyat bukanlah kedahsyatan yang destruktif sebaliknya adalah konstruktif. Sehingga bernyanyi bukan lagi soal kemampuan menyanyi tetapi soal adakah kehendak-Mu dalam nyanyian-ku?

Maka seluruh kehidupan kita pada masa kini selalu diliputi dengan ungkapan syukur karena Ia yang berdaulat bertindak membebaskan. Ini menjadi pendorong bagi kita semua untuk terus meyakini karya Allah di tenga-tengah keringnya arus jaman. Seluruh kehadiran kita yang dipersekutukan sebagai keluarga besar merupakan pangkalan untuk terus mewartakan kabar sukacita. Bahkan umat diperhadapkan dengan nyanyian dan music untuk menjelaskan bahwa sebuah nyanyian dengan diiringi music adalah hal penting.



Semua ini adalah bagian dari perjumpaan Allah dan manusia. Ia menunjukkan bahwa hidup didalam Tuhan adalah hidup yang berkemenagan sebaliknya di luar Tuhan engkau akan binasa.



Sahabat sahabat yang terkasih

Semua peristiwa itu menunjukkan bahwa Allah selalu update dalam gagasan dan ide. Manusia yang terbatas dan mengakui kerterbatasannya merupaka ide penting untuk hadir dengan santun dan beradab.



Dalam pemahaman yang demikian nampak jelas bahwa hidup di luar Yesus sungguh merendahkan kehidupan.



Maju terus bersama Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya hidup kita menjadi berarti


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518