
Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Petrus dan Yohanes melakukan perkara besar setelah peristiwa Pentakosta di dekat Gerbang Indah (ayat 2). Artinya ketika jalan menuju kepada Bait Allah adalah jalan yang `indah� maka seorang lumpuh yang duduk meminta-minta adalah hal yang `tidak indah�. Ketika ibadah hanya berlangsung secara regular tanpa hati maka `yang tidak indah� tidak pernah diperhatikan. Jadi ketika Petrus dan Yohanes memperhatikan yang `tidak indah� maka timbullah kehebohan sebab orang takjub dan tercengang (ayat 10)
LAI memberi judul khotbah Petrus di Serambi Salomo, menunjukkan bahwa bahwa antara peristiwa yang terjadi di Gerbang Indah dan Serambi Salomo terdapat hubungan yang erat. Di Gerbang Indah, Petrus melakukan tindakan yang membuat orang tercengang, di Serambi Salomo, Petrus berkhotbah tentang Yesus membuat peristiwa besar bukan hanya sekedar menyembuhkan orang lumpuh tetapi bahkan penyelamatan (ayat 25).
Apa yang terjadi di Serambi Salomo, lalu menjadi pintu masuk bagi petrus untuk menunjukkan siapa Yesus sebenarnya. Ia dengan lantang membentang pemahaman yang selama ini sudah ada dalam tradisi Israel tetapi di tolak sebagai sebuah fakta. Bahwa Yesus yang hadir di tengah komunitas mereka adalah Mesias tetapi mereka tidak menerima-Nya.
1) Mesias yang hadir adalah Mesias yang harus di sembah.
Petrus menyatakan bahwa bukan dirinya yang harus menjadi sasaran pemujaan tetapi Yesus sendiri. Melalui persitiwa ini dikemukakan oleh Petrus bahwa Mesias yang hadir telah mengalami penolakan maka umat harus bertobat. Inilah ajakan bagi kita semua agar waspada terhadap salah pemujaan. Banyak orang senang mengalami pemujaan tetapi tidak mengarahkan-Nya kepada Yesus. Hal ini menyebabkan terjadinya pemujaan diri dan mengesampingkan Yesus. Injil yang diberitakan berarti Yesus harus menjadi pusat dari Injil tersebut. Penyembahan kepada Yesus yang bangkit adalah peristiwa yang mendasar.
2) Yesus adalah Mesias, bukan Petrus
Allah melakukan tindakan besar melalui Petrus sehingga orang lumpuh bejalan, tetapi Allah melakukan perbuatan besar didalam Yesus Kristus sehingga semua orang diberkati (ayat 25). Ini menunjukkan bahwa bahwa Yesus menjadi poros dari karya keselamatan Allah. Manusia diundang memasuki poros keselamatan tersebut sehingga mendapat berkat yang utama yakni dipimpin dari kejahatan (ayat 26). Keadaan ini memberi petunjuk yang jelas dan kuat bahwa hanya Yesus yang sanggup mengubah kehidupan manusia. Ia mampu hadir dengan karya keselamatan yang membuat setiap orang berada dalam poros keselamatan yang benar. Ia hadir dan menyatakan karya-Nya supaya setiap orang mengalami pemulihan. Ia hadir dan menunjukkan bahwa hidup dalam tuntunan-Nya adalah hidup yang berujung pada keselamatan.
Sahabat-sahabat yang terkasih,
Ini memperlihatkan bahwa ketika kita datang dan memberi diri dipimpin oleh Yesus maka kehidupan yang diberkati akan terwujud. Manusia yang diberkati adalah manusia yang dituntun dan dibimbing oleh-Nya. Ini berarti manusia yang mengalami pengampunan dosa dan terus bergerak dalam kehidupan baru.
Kehidupan baru menjadi hasil dari pertobatan dan berbalik (ayat 19) dan terus bergulir pada jalan yang benar. Artinya berbalik kepada Allah terkandung pertobatan yang memuliakan hakekat manusia yang diciptakan dalam tingkat yang tinggi disbanding ciptaan yang lain. Allah bertindak menyelamatkan dan menempatkan manusia dalam kondisi baru yang merujuk pada Yesus Kristus.
Bertobat dan kembali kepada Tuhan merupakan suara yang terus bergaung di sepanjang jaman sehingga Nama Yesus terus berkumandang, melewati setiap dataran dan samudra untuk memberitakan kabar baik bahwa manusia diselamatkan. Haleluya terpujilah Tuhan. Amin
Selamat Hari Minggu, Tuhan Yeus memberkati.