aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 23485 x

Khotbah
Sabtu, 19 April 2014
Yohanes 20:1-10
LEMAH BUKAN BERARTI TIDAK BISA





Sahabat-sahabat yang terkasih dalam Yesus Kristus

Tuhan yang diambil oleh orang adalah Tuhan yang tidak berdaya dan siapakah yang mau menyembah Tuhan yang tidak berdaya. Gambaran tentang Allah yang tidak berdaya merupakan pengkhianatan terhadap iman dan melecehkan eksistensi-Nya. Allah yang tidak berdaya adalah Allah yang lemah maka keberadaan Yesus yang dianggap dicuri oleh orang lain (ayat 2) adalah peristiwa kriminal, sebab bukankah mencuri jenazah adalah perilaku tidak waras. Kesimpulan sementara hanya orang tidak waras yang mencuri jenazah Yesus.

Yang tidak lazim ini berhadapan dengan kelaziman yakni Maria Magdalena yang pergi ke makam (ayat1). Ketika Maria ke makam ia tidak bermaksud melihat Yesus yang bangkit, ia hanya mau memberi rempah-rempah. Yang tidak lazim terjadi ialah Maria yang dengan segera membuat kesimpulan yang menghebohkan (paling tidak ) para murid, bahwa Tuhan telah diambil orang.

Secara umum berlaku pergi ke makam adalah untuk menunjukkan kepedualian tetapi makam yang kosong adalah benturan terhadap pemikiran yang sudah berlaku umum. Kubur yang kosong adalah ketidaklaziman dan yang lazim adalah yang mematuhi hukum Taurat.

Sahabat-sahabat terkasih,

Siapakah yang mau percaya kepada Allah yang lemah sebab Allah yang lemah adalah penghinaan terhadap diri Allah sendiri. Dunia memang tidak dapat memahami cara berpikir yang sungsang dan berlawanan arah bahwa Allah seharusnya digambarkan berotot dan kalau perlu seperti bintang holywood. Tetapi yang hadir di hadapan setiap orang Kristen adalah Allah yang mau menanggung segala kelemahan manusia. Allah yang tidak menampilkan watak sangar dan penuh dengan ide destruktif tetapi adalah Allah yang dengan tangan terbuka mau menjalin persahabatan.

Peristiwa Paskah adalah peristiwa dimana corak berpikir yang umum berlaku harus mengalami koreksi secara mendasar. Allah didalam Yesus Kristus adalah Allah yang mengundang manusia memasuki perilaku yang baru yang beda dengan perilaku pada umumnya.

Pada umumnya digambarkan Allah itu kuat, tetapi Ia nampak lemah dalam Yesus dan tidak unjuk kekuatan. Pada umumnya digambarkan Allah adalah Allah yang sulit dijangkau tetapi Paskah menyatakan Allah yang menjangkau manusia adalah yang rela menjadi lemah supaya manusia kuat kembali dari keterpurukan akibat dosa. Seluruh pemahaman yang demikian bertolak dari kesadaran bahwa Allah didalam Yesus Kristus dalam tuntunan Roh Kudus adalah Allah yang hadir dalam dan memerlukan pemahaman dan pembelajaran.

Murid yang mengambil inisiatif adalah murid yang mencoba melihat kenyataan dalam kalkulasi akademis. Melihat Yesus dan memahami-Nya secara nalar adalah hal yang baik namun jangan lupakan karya Yesus yang seringkali melawan nalar. Maka `Tuhan yang diambil orang (ayat 2 dan 13) adalah Tuhan yang sekaligus mengambil kita semua dengan penebusan mahal di salib. Tuhan yang diambil orang adalah Tuhan yang menyatakan kehadiran-Nya yang mengembalikan. Ia mengembalikan semangat yang patah, Ia mengembalikan harapan yang pudar dan puncaknya Ia mengembalikan keselamatan.

Maka bagi kita dewasa ini, kita bersyukur sebab berjumpa dan dijumpai oleh Allah yang lemah adalah pengakuan terhadap kekuatan-Nya. Allah yang menderita sebab seperti kata Kitamori, tsuraza Allah bertolak dari kedalaman cinta yang luar biasa. Penderitaan dan pengosongan diri dilakukan-Nya dengan meyakini bahwa setiap orang yang dijumpai-Nya akan mengalami pemenuhan didalam cinta. Sukacita, harapan, semangat semua menjadi penuh kembali untuk melanjutkan hidup ini.

Selamat Paskah, selamat berjumpa dengan Allah yang lemah dalam kuasa yang kuat. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518