aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 24001 x

Khotbah
Minggu, 09 Maret 2014
Markus 4:1-11
MENANG ATAS PENCOBAAN




Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,



Marthin Luther pernah katakana bahwa semua usaha iblis yang dilakukan adalah dengan memutuskan hubungan kita dengan Firman-Nya. Ini menunjukkan bahwa seluruh tipu daya iblis direncanakan dan dibangun dengan memakai pendekatan yang sangat persuasive agar berhasil meruntuhkan eksistensi anak-anak Tuhan. Artinya melalu pendekatan yang brilian iblis tahu bagaimana caranya meruntuhkan semangat, kreatifits dan antusiasme anak-anak Tuhan.



Apa yang terjadi pada Yesus seperti yang kita baca hari ini menunjukkan bahwa sasaran pendekatan iblis yang dibangun berdasarkan hasutan yang langsung `to the point�. Iblis hadir dengan merumuskan keraguan pada eksistensi Yesus dengan pernyataan `jika engkau Anak Allah�. Hal ini memperlihatkan bahwa pondasi eksistensi Yesus langsung diserang dengan kuat. Eksistensi sebagai Anak Allah merupakan keistimewaan yang dimiliki oleh Yesus. Ia hadir sebagai Anak Allah yang menunduk kepada dunia dan mengangkat dunia keluar dari kehadirannya yang membusuk dan merana.



Sementara itu dikemukakan juga bahwa sasaran pencobaan adalah Yesus dengan 3 unsur penting yakni:



1. Soal roti. Ini soal penting karena jika rakyat lapar mereka akan menjadi pemberontak. Roti adalah symbol dari perjalanan yang harus dilalui dan tidak boleh tertunda. Maka keberadaan septong roti untuk perjalanan yang panjang memang mustahil tetapi bukan berarti tidak mungkin. Roti menjadi symbol kesejahteraan sehingga ketika roti menjadi persoalan maka kesejahteraan juga terganggu. Dititik inilah terjadi persoalan pelik seperti yang dikemukakan oleh Yesus. `Manusia hidup bukan hanya dari roti saja tetapi juga dari setiap Firman yang eluar dari mulut Allah� (ayat 4).



Hal ini sekaligus menantang paradigm masa ini sebab ketika roti saja yang diperhatikan: bisnis, pekerjaan dan semua aktifitas yang menyingkirkan Tuhan berarti bahwa soal roti sudah dominan.



2. Soal iblis menggunakan firman Allah sebagai alat untuk mencobai Yesus yakni Maz. 91:11-12. Dengan menggunakan Firman Tuhan maka iblis meyakini bahwa rekayas yang dibangunnya akan berhasil baik. Diposisikan di tempat yang tinggi namun diwarnai oleh kejahatan merupakan sesuatu yang salah dan harus diakaui dalam kehidupan berkeluarga.

Apa yang dikemukakan diatas merupakan usaha yang berlangsung dengan sistematis bahkan dengan menggunakan ayat suci. Disisi lain semua praktek hidup yang menistakan kemanusiaan manusia menjadi sangat perlu diperhatikan.

3. Apa yang dikemukakan iblis dalam masa pencobaan ini sekaligus menandakan adanya babak baru dalam kehidupan Yesus. Persitiwa yang dijalani oleh Yesus adalah peristiwa yang menyerang saraf dan mengakibatkan kelumpuhan pararel.

Sujud dan menyembah iblis sebagaimana dikemukakan pada ayat 10. Penyembahan kepada Allah tidak tergantikan oleh apapun dan siapun. Sehingga ketika pikiran iblis muncul kepermuakaan waspadalah bahwa iblis sedang mengincar saudara.



Sahabat-sahabat yang terkasih,



Ketika kepatuhan kepada Bapa Sang Pengutus menjadi prioritas kita, maka fase pencobaan oleh iblis sekarang dihancurkan dengan pernyataan penuh kemenangan. Iblis dapat saja tampil di semua lini kehidupan kita dengan berbagai rupa tetapi satu hal yang pasti bahwa iblis pasti dikalahkan dan hidup berkemenangan bersama Tuhan Yesus.



Kehidupan kita memang belum pantas dan belum layak tetpi seluruh alur kehidupan mengarah kepada kemenagan. Satu hal pasti Yesus sudah mengalahkan iblis maka setiap kitapun dapat menaklukannya. Karena itu tetaplah semangat dalam menjalani kehidupan ini sebab dalam tuntunan Roh Kudus kita dimungkinkan menjadi berkat.



Maju terus bersama Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. amin




Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518