aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 23790 x

Khotbah
Rabu, 01 Januari 2014
Lukas 2:21-35
Yusuf, Maria, Simeon dan Kita





Sahabat-sahabat yang terkasih dalam Tuhan,



Kesabaran dalam penantian memerlukan perjuangan tersendiri sebab dalam sebuah penatian terkandung harapan yang kuat. Harapan yang kuat tercermin dari kesediaan untuk meniti waktu dan tidak diketahui kapan berakhir. Pada titik ini penantian adalah perubahan angka waktu dengan isi dan makna baru.



Natal bisa saja menjadi peristiwa yang melelahkan bagi Yusuf dan Maria sebab harus menghadapi arus mayoritas dan normative. Natal bukanlah sebuah kejadian yang romantic sebaliknya dihamparan kisah Natal tertera tulisan iman sebagai hasil sebuah daya juang. Di kisah Natal terwujud gelombang rasa yang terus mendera yusuf dan Maria.



Namun dari bacaan kita hari ini, Yusuf dan Maria mampu memperlihatkan sikap teduh mereka dalam menghadapi tantangan. Mereka tidak terjebak dengan rasa pergumulan atau gelombang masalah. Mereka mampu menunjukkan kematangan spritualitas yang dikemas dengan kerinduan yang tinggi agar supaya peristiwa Yesus menjadi peristiwa penggenapan janji Allah untuk memberi ruang bagi keterlibtan mereka.



Ayat 21-24: menunjukkan bagaimana Yusuf dan Maria berada dalam situasi yang jauh lebih teduh dan tenag sehingga dapat memberi persembahan dan sekaligus memberi nama Yesus sesuai dengan perintah malaikat. Inilah keteduhan memasuki keadaan yang baru, inilah kematangan rohani ketika memasuki situasi yang baru.



Apa yang dilakukan oleh Yusuf dan Maria sekaligus menjelaskan bahwa hidup yang dijalani mereka biasa saja seperti memenuhi hokum Taurat Musa. Apa yang mereka lakukan juga dilakukan oleh orang lain. Namun bagi Yusuf dan Maria apa yang terjadi memiliki makna berbeda yakni meyakini karya penyelamatan Allah yang terkandung didalam nama Yesus (yehovah save). Ketaatan pada hukum Allah diposisikan dalam perspektif karya penyelamatan Allah, maka disinilah terletak keistimewaan Maria dan Yusuf.



Bagaimanakah dengan kita, saudara dan saya .... Bukankah tahun baru adalah peristiwa yang natural. Namun sebagai orang percaya kita tentu memahami bahwa di tahun baru tahun 2014 terdapat beberapa hal penting yakni: kita diajak oleh Tuhan menghayati keterlibatan kita dalam rangkaian rencana Tuhan mendatangkan damai sejahtera. Kita juga diajak untuk dapat memenuhi persekutuan dengan-Nya dalam pemahaman bahwa Ia adalah juruselamat dunia ( band. Yoh. 3:16, Mat. 24:13), artinya di tahun 2014 ini kita memiliki persekutuan dengan-Nya untuk dengan tenang memenuhi peran kita masing-masing. Kita semua dilibatkan Allah dalam rencana dan visi-Nya supaya damai sejahtera selalu melingkupi ciptaan-Nya.



Maka seperti Yusuf dan Maria, kita masuki tahun baru dalam kebersamaan sebagai suami-istri yang menghayati bahwa setiap tugas kita selalu berujung kepatuhan pada Allah yang menyelamatkan.



Ayat 25-32: pada bagian ini kita dihadapkan dengan seorang bernama Simeon berusia kira-kira 130 tahun. Sebuah usia yang lanjut dalam penantian sesuai pernyataan Roh Kudus. Kebenaran dan kesalehan yang dimilikinya tidak mempersingkat waktu penantian sebaliknya kebenaran dan kesalehan membuat penantian menjadi berarti.



Simeon yang benar dan saleh dalam penantian menunjukkan bahwa ia tidak menyimpang dari jalan penantian itu dan mampu menjaga kewibawaan kebenaran dan kesalehan itu sampai ia berjumpa dengan Yusuf dan Maria. Maka perjumpaan dengan Yesus adalah perjumpaan dengan Juruselamat yang akan mengubah dunia. Dalam perjumpaan dengan Yesus Simeon tiba pada kesimpulan bahwa ia dapat pulang dengan damai sejahtera sebab sudah melihat keselamatan ( ayat 30).



Penantian panjang Simeon tidak membuatnya kalap untuk diri sendiri tetapi ia berbicara di ruang public dan untuk kepentingan public. Simeon lalu menjadi symbol ketekunan dalam kbenaran dan kesalehan di ruang public untuk kepentingan banyak orang.



Di tahun baru ini maukah kita berpartisipasi juga di ruang public dan untuk kepentingan public? Seperti Simeon, kita semua di tempatkan dengan kewenangan masing-masing untuk menjaga kewibawaan karya Allah yakni keselamatan. Hal ini diwujudkan di ruang public.



Tahun 2014 adalah tahun kita menjadi saluran berkat bagi banyak orang, supaya nama Yesus dimuliakan juga oleh banyak orang.

Maju terus bersama Yesus disepanjang tahun 2014 dan percayalah jerih lelah bersama-Nya tidak akan sia-sia. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518