Dibaca : 23912 x
KhotbahSabtu, 26 Oktober 2013 Kel. 18:13-23 KESATUAN SANUBARI YANG MEMILIKI RASA PERCAYA KEPADA ALLAH
 Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus Kasihi,
Persoalan besar yang sedang dihadapai oleh bangsa ini adalah tertutupnya `telinga rohani terhadap nasihat yang baik. Nasihat sering dicurigai sebagai pembangkangan yang berujung pada perselisihan. Nasihat sering ditempatkan sebagai bentuk delegitimasi yang berlangsung secara terstruktur dan mengancam posisi tertentu. Maka ketika yang baik tidak lagi diterima secara baik yang terjadi adalah kekacauan.
Nasihat yang terbaik seringkali tidak dating dari orang lain melainkan dari hati sendiri. Nasihat yang disuarakan oleh hati nurani dpat dihayati sebagai suara Allah yang jujur dan penuh dengan keindahan. Bukankah ketika kita jujur pada diri sendiri maka kita terpana dengan kebaikan Tuhan yang telah memberkati kita selama ini. Lihatlah betapa indah pemazmur ungkapkan hal itu di Mazmur 16:7. Tuhan memberi nasihat dan melalui hati nurani pemazmur diajarkan hal yang baik.
Umat Allah memerlukan nasihat yang baik dan mereka datang kepada Musa ( ayat 13 ). Umat dating untuk mendapatkan ajaran dan nasihat Allah melalui Musa sehingga dapat menjadi tata hidup yang mengungkapkan ketertiban ( ayat 19 ). Dengan pernyataan Musa tersebut bahwa ` bangsa ini datang kepadanya untuk mendapat ajaran Tuhan maka nasihat utama yang disampaikan oleh Musa adalah supaya umat melakukan ajaran Allah. Umat yang datang untuk mendengar nasihat Allah merupakan umat yang dengan bijak berada dalam arahan Allah (Amsal 13:10). Jangankan orang Israel, Musa sendiripun memerlukan nasihat dan nasihat itu didapatnya dari sang mertua. Yitro dengan kearifan yang dimilikinya memberi nasihat kepada Musa tentang hal penting yang harus dilakukan. Jadi sekalipun Musa disebut sebagai sahabat Allah iapun dengan rendah hati mendengar nasihat dari Yitro.
Maka nasihat utama yang hendak disampaikan ialah : KEBERANIAN UNTUK MENDENGAR NASIHAT. Kenapa harus berani sebab dewasa ini banyak orang tidak berani dihadpkan dengan nasihat. Mereka yang alergi terhadap nasihat menganggap bahwa nasihat yang diterima menunjukkan bahwa dirinya lemah dan tidak berarti. Dalam keadaan demikian seseorang lalu membangun tembok menghalangi asebuah nasihat.
Melalui pengajaran ini hendak dikemukakan bahwa mendengar nasihat merupakan awal dari keberhasilan (Amsal 19:20). Mendengar nasihat merupakan kesediaan untuk mengakui bahwa diri ini terbatas sehingga dapat dilengkapi oleh pribadi yang lain.
Mendengar nasihat dari pasangan seringkali menjadi hal yang tidak dilakukan sebaliknya nasihat baik dari pasangan kadangkal dibungkam dengan berbagai teori dan penipuan. Sudahkan kita bersedia mendengar nasihat dari pasangan sebagai suami-istri sebab tanpa keberanian mendengar nasihat dari pasangan maka seluruh ketertiban hidup sebagai suami-istri runtuh. Keberanian untuk mendengar nasihat juga dapat diperlihatkan melalui kerendahan hati dan bersikap terbuka maka kejujuran menjadi alasan yang utama dan penting. Keberanian untuk mendengar nasihat yang berawal dari keberanian untuk jujur dalam semangat egalitarian menjadi awal dari terbentuknya komunitas yang solid, kokh dan tidak tergoyahkan oleh berbagai arus yang menyesatkan.
Diawali di rumah, sudahkah kita mendengar nada yang ramah dan penuh cinta kasih hari ini? Sudahkan kita bersama-sama dalam kesadaran dan kerendahan hati mengakui keterbatasan masing-masing. Maka setiap bentuk nasihat menjadikan kita semakin arif dan bijaksana dalam menykapi setiap persoalan hidup.
Selanjutnya perlu dikemukakan juga tentang siapa yang menjadi pemberi nasihat. Musa memberi nasihat kepada rakyat, Yitro memberi nasihat kepada Musa. Maka hal kedua yang mendasar JADILAH PEMBERI SUARA YANG BAIK DAN ELOK. Melalui pemahaman yang demikian hendak dikemukakan bahwa kehadiran Yitro dengan anak dan cucu menjadi titik penting dalam kehidupan Musa sebab Musa memberi nasihat yang baik demikian halnya dengan Yitro.
Maukah kita memberi nasihat yang baik kepada sesame kita dan bukan memberi nasihat yang buruk? Yang baik selalu bersumber dari keinginan unutk menguatkan hati (1 Tesalonika 2:11). Yitro menguatkan hati Musa dan Musa menguatkan hati rakyat dan mereka semua dikautkan oleh Allah. Artinya rantai nasihat itu telah berjalan dengan baik tanpa kehilangan identitas sebagai keluarga Allah.
Maukah kita memberi nasihat yang terbaik ? itulah yang penting supaya kehidupan kita selalu berada dalam kearifan dan nasihat Allah yang menghidupkan dan menyejahterahkan.
MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA SETIAP NASIHAT YANG BAIK DAN JERIH LELAH KITA TIDAK SIA-SIA. AMIN

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|