aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 24254 x

Khotbah
Selasa, 23 April 2013
Ulangan 16:1-4
MENGINGAT KARYA ALLAH DAN MENERUSKAN KARYA-NYA

MENGINGAT KARYA ALLAH DAN MENERUSKAN KARYA-NYA
Sahabat-sahabat yang Tuhan yesus kasihi,

Mengingat setiap perbuatan yang baik merupakan hal yang tidak terlalu sulit namun seringkali perbuatan baik hanya diingat sementara. Mengingat perbuatan yang tidak baik seringkali jauh lebih mudah sehingga mudah dingat dan bisa lama waktunya. Menjadi seorang yang pelupa memang menjengkelkan tetapi coba kita lihat mereka yang lanjut usia, semakin hari daya mengingat mereka semakin berkurang. Mereka lupa, mereka lupa pada peristiwa yang menyakitkan tetapi yang terekam baik adalah hal baik. Karena itu mengingat penting tetapi harus diseleksi.

Pada bagaian bacaan ini diperlihatkan sebuah perintah untuk `ingatlah(73 kali) Inilah perintah yang harus dipahamai oleh orang Israel sebelum mereka memasuki dan mendiami tanah perjanjian. Mereka harus ingat sebab keberadaan mereka selama 40 tahun dipadang gurun tidak terlepas dari penyertaan Allah. Maka kehadiran mereka di tanah perjanjian selalu memerlukan ingatan yang kuat tentang hal berikut:

1. Bulan abib - sebagai bulan tertentu yang artinya `biji-bijian baru. Bijian yang baru memberi gambaran bahwa kaitannya adalah dengan tuaian yang baru. Pada persitiwa bulan abib, bijian yang baru merujuk pada kenyataan bahwa mereka sebagai benih baru yang akan menetap dan hidup di tanah perjanjian dan karena itu setiap bulan abib mereka harus mengingat karya Allah.

Dari sini kita bisa belajar untuk selalu menghayati bahwa perjalanan kita selaku orang percaya diarahkan untuk memiliki kesadaran yang kuat dalam rangka memuliakan Allah. Kita harus mengingat perjalanan hidup kita yang mustahil kita jalani tanpa campur tangan Tuhan. Hanya dengan pertolongan Yesus kita dimungkinkan untuk bersyukur, jadi ingatlah selalu untuk bersyukur.

2. Paskah. - ingat dan rayakan paskah merupakan seruan yang kuat agar umat dengan hati-hati merayakan paskah. Kenapa berhati-hati sebab dalam sebuah perayaan tujuan utama perayaan itu dapat bergeser dan tidak menjadi hal penting. Perayaan bagaimanapun juga memerlukan `ingatlah yang kuat agar setiap perayaan tentang karya Allah sungguh didalamnya terkandung pemujaan kepada Allah. Ketika kita hadir dengan pemujaaan yang demikian maka kehadiran kita senantiasa diliputi dengan kegembiraan karya Allah yang selalu memberi kesegaran. Paskah adalah peristiwa pembebasan maka paskah yang kita rayakan adalah paskah yang membebaskan sesama. Pembebasan yang kita alami bukan alasan untuk melakukan penindasan kepada sesama. Maka itu setiap paskah memerlukan `ingatlah.

3. Menjadi ragi. Setiap kali paskah maka umat menyantap roti tidak beragi sebagai lambang makanan penderitaan. Roti tidak beragi adalah bentuk dari penghayatan umat akan kedudukan mereka sebagai umat Allah dan karena itu dalam diam mereka dapat mengkhamirkan lingkungan dimana mereka berada. Ketika umat menjadi ragi itu berarti umat selalu hadir membawa kesegaran baru dalam perjumpaan dengan sesama. Tanpa kata dan dalam diam umat dimungkinkan memberi yang terbaik. Tidak perlu harus menjadi lamu jika kita bisa menjadi lilin yang setia sampai akhir. Seperti halnya menjadi garam maka menjadi ragipun berarti umat membawa pengaruh yang beda, yang khusus dan yang kudus. Maka kitapun bersyukur bahwa setiap kali kita melakukan yang baik, kita tidak perlu mengingat-ingatnya sebab Tuhan pasti mengingat setiap perbuatan baik kita.

Melalui hal inilah keberadaan kita selaku orang percaya sungguh-sungguh menjadi berarti dalam kehidupan bersama Yesus. Kita menjadi sadar bahwa hanya dalam kebaikan Tuhan kita semua tetap hidup.

Maju terus bersama Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518