Dibaca : 23882 x
KhotbahMinggu, 14 April 2013 Bil. 9 : 1- 5 KARYA ALLAH HARUS TETAP DI INGAT
 Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Keluarnya umat Israel dari Mesir tidaklah sekedar peristiwa pembebasan bagi umat tetapi sekaligus menjadi peritiwa dimana : ALLAH BERDAULAT ATAS SEGALA SESUATU DAN ALLAH ADALAH ALLAH YANG SUCI. Allah yang melakukan pembebasan juga memperlihatkan bahwa hakikat-Nya sebagai Allah pembebas selalu bertindak untuk perubahan yang mendasar bagi manusia. Artinya jika Allah bertindak dalam kehidupan manusia tindakan itu didasarkan pada kedaulatan yang Ia miliki. Maka perintah Allah kepada Musa seperti yang dikemukakan dalam bacaan ini hendak memperlihatkan bahwa Allah adalah Allah yang suci dan harus ditaati.
Maka Paskah bukan sekedar sebuah pembebasan melainkan beroperasinya tangan Allah yang membawa perubahan. Ketika Paskahdi rayakan maka perayaan itu sekaligus menjadi peringatan bahwa hanya oleh Dia maka jati diri umat sebagai umat Allah semakin diperkokoh. Paskah menjadi moment dimana umat perlu merenungkan kembali kekuatan karya Allah yang tidak bersifat sporadic tetapi berlangsung secara terus menerus. Jika paskah harus dirayakan maka perayaan Paskah bertolak dari beberapa hal penting demikian :
1. Paskah dihayati sebagai peristiwa pembebasan yang menunjukkan bahwa Allah adalah Allah yang menolak berbagai penindasan. Setiap bentuk penindasan terhadap sesame adalah perlawanan terhadap kedaulatan Allah yang selalu membebaskan. Paskah merupakan peristiwa yang harus selalu dihayati oleh umat sebagai peristiwa yang menggembirakan karena pembebasan yang mereka alami berujung pada kegembiraan dalam perjumpaan dengan Allah.
2. Paskah diingat sebagai peristiwa dimana Allah menempatkan umat sebagai umat yang baru. Umat yang mengalami pembaharuan ini adalah umat terus menerus diperbaharui (Kol. 3 : 10) untuk mengingat bahwa pembaharuan didalam Tuhan adalah pembaharuan yang berlangsung terus menerus. Sehingga setiap peristiwa yang dialami selalu diposisikan dalam terang peristiwa Paskah. Artinya Paskah selalu diingat agar maknanya menyoroti seluruh gerak kehidupan kita sehingga kita selalu memiliki kepekaan bahwa Allah didalam Yesus Kristus sedang berjalan bersama-sama dengan kita. Murid yang berjalan menuju ke Emaus adalah murid yang berjalan dalam lupa sebab mereka dikuasai oleh pikiran dan persaan mereka. Mereka tidak focus pada persitiwa paskah yang membebaskan tetapi focus pada kalkulasi pikiran dan perasaan.
3. Paskah adalah tindakan yang perlu diperlihatkan oleh setiap umat bahwa ia sendiri mendapat mandate memberitakan damai sejahtera kepada setiap mahluk. Peristiwa Yesus mengutus 70 murid adalah peristiwa tindakan mengatasi tuaian yang banyak. Maka karya Allah melalui Paskah adalah tindakan yang menyatakan damai sejahtera yang perlu diteruskan kepada setiap orang. Paskah bukan lagi sebuah basa basi religious yang berlangsung dalam dingin dan mekanis tetapi Paskah adalah kehangatan tindakan yang mewujudkan damai sejahtera sebab Yesus adalah pusat damai sejahtera.
Sahabat yang terkasih,
Pemahaman yang demikian lalu membuat kita mengerti bahwa ketika Paskah kita rayakan kita sedang merayakan karya Allah yang besar. Namun kita tidak berhenti para perayaan karena perjalanan hidup harus dilanjutkan dalam terang Paskah. Merayakan Paskah bukan lagi sebuah peristiwa masa lalu tetapi terus bergema dalam ke-kini-an dan tetap relevan. Kita harus mengingat Paskah sebagai peristiwa yang menghidupkan di tengah-tengah kasus yang mematika akhir 2 ini. Suami membunuh anak istri, anak membunuh ibu, anak menuntut ibu ke pengadilan, semua berlangsung secara hamper bersamaan. Semua menunjukkan bahwa ketika kita melupakan Paskah maka dosa tidak lagi membuat kita terkejut karena sudah menjadi peristiwa sehari-hari.
Dalam Yesaya 58:11 dinyatakan : `TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. Perjalanan hidup ini bisa saja menakutkan tetapi dengan MENGHAYATI, MENGINGAT DAN MEWUJDUKAN PASKAH, kita tahu bahwa kita dapat maju sebagai umat Tuhan yang terus menerus diperbaharui.
Maju terus bersama Yesus sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak sia-sia. amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|