Dibaca : 24036 x
KhotbahSenin, 25 Maret 2013 Yoh. 3 : 14 - 17 KASIH YANG MELAYAKKAN

Sahabat-sahabat terkasih dalam kasih Yesus,
Percakapan Yesus dengan Nikodemos yang terjadi pada malam hari adalah sebuah percakapan yang eksistensial. Percakapan ini hendak menegaskan kembali misi yang dibawa oleh Yesus ke dalam dunia. Misi dan karya keselamatan ini merupakan misi yang penting sebab kegelapan dosa sedang bergerak dengan leluasa mengurung dan membelenggu manusia. Maut atau kematian tidak lagi soal jasmani tetapi maut dan kematian secara kekal.
Pengajaran Yesus kepada Nikodemus menunjukkan bahwa kegelapan pemahaman Nikodemus tentang keselamatan, membuat Nikodemus hanya bisa bertanya ` bagaimana mungkin ? ( ayat 4, 9 ). Memang kegelapan dosa dapat membutakan mata rohani sehingga muncul pertanyaan yang lebih mengarah kepada pernyataan ` mustahil `.
Memang keselamatan memerlukan sebuah perenungan yang berlangsung terus menerus, artinya karya keselamatan Yesus kristus harus selalu direnungkan dan dihayati. Kegelapan dosa dapat saja mengaburkan makna keselamatan sehingga keselamatan atau kehidupan kekal hanya dilihat sebagai asesoris orang Kristen. Keselamatan hanya menjadi ucapan hampa tanpa makna seperti diungkapkan dalam 1 Yoh. 5: 19-20.
5:19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.
5:20 Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
Sahabat-sahabat terkasih,
Melalui pengajaran tentang peristiwa di Bil. 21 : 1 - 9 dimana bersungut-sungut menjadi penghinaan terhadap karya pembebasan Mesir maka hukuman yang dialami melalui ular. Hukuman ini dengan segera memperlihatkan bahwa pengalaman bersama Allah yang sudah dialami selama ini hanyalah sebuah peristiwa biasa. Maka sebuah ular tembaga yang dibuat dan ditempatkan di tiang menjadi cara Allah menyelamatkan.
Dari perikop tersebut Yesus mengajar Nikodemus bahwa :
1. Ayat 14-15 : keselamatan terwujud ketika manusia melihat kearah Yesus. Dengan memandang Yesus maka manusia memperoleh hidup kekal yang berarti terbebasnya manusia dari penghukuman akibat dosa. Dengan memandang dan mencari Tuhan maka keselamatan bukanlah hal yang mustahil. Inilah yang harus selalu dipertahankan oleh setiap orang percaya.
Ef. 1:23 Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.
Melalui karya yang demikianlah terwujud kasih karunia Allah yang tidak dapat dibatasi oleh apapun. Kasih karunia itulah yang menjadi TERANG dan menjumpai manusia.
Hari ini bagi warga jemaat yang akan memasuki peneguhan sidi, kamu harus bertekun dan tetap teguh dalam iman-mu sebab kegelapan dosa yang menguasai dunia hanya bisa dijawab dengan TERANG dari Allah ( Yoh. 1 : 9 ).
2. Ayat 16-17 : keselamatan hanya terjadi oleh kasih karunia Allah yang besar. Besarnya kasih karunia itu terwujud dalam karya-Nya yang besar. Maka setiap orang yang percaya memang mengalami perubahan besar. Berubah dari penghukuman dosa menjadi merdeka dalam kehidupan kekal. Kegalapan malam diubah menjadi terang yang bercahaya diseluruh relung kehidupan manusia.
Setiap orang percaya tidak lagi berada dalam belenggu dosa yang mematikan tetapi dalam hidup kekal yang penuh damai sejahtera. Inilah kegembiraan yang bertolak dari karya Allah didalam Yesus Kristus sehingga terbukalah masa depan yang HIDUP. Melalui HIDUP yang demikian maka kehidupan kekal bukan lagi soal nanti tetapi soal kini.
Bagi saudara yang masuk dalam peneguhan sidi hendak dikemukakan bahwa hanya melalui karya Yesus saudara mengalami keselamatan. Jabatan tidak menyelamatkan, status tidak menyelamatkan, usaha sendiri tidak menyelamatkan seperti yang diperlihatkan oleh Nikodemus. Maka kehidupan selaku orang percaya selalu diwarnai dengan keinginan kuat untuk tetap percaya kepada Yesus dalam segala keadaan.
Maju terus bersama Tuhan Yesus sebab didalam Dia jerih lelahmu tidak pernah sia-sia. Amin.

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|