Dibaca : 22195 x
Catatan RefleksiJumat, 22 Maret 2013 Maz. 135 : 1-7 PUJILAH TUHAN SEBAB IA BAIK
 Anne Frank, seorang gadis Yahudi yang menjadi korban kekejaman Nazi ,Jerman menulis dalam buku hariannya begini : suatu hari perang gila ini akan usai, waktunya akan tiba bagi kami untuk menjadi manusia kembali `. Inilah pernyataan yang kuat dan berasal dari hati yang teguh melihat masa depan. Didalam tulisan ini terkandung makna bahwa kejahatan pada satu titik akan keropos dan runtuh.
Pemazmur menyatakan bahwa kebaikan Allah bertolak dari 2 hal penting yakni Ia baik dan Ia besar. Kebaikan - Nya bertumpu kepada pemilihan Yakub ( ayat 4 ) sebagai milik-Nya. Ia memilih Yakub bukan karena Yakub istimewa tetapi karena kebaikan-Nya. Ia baik dan kebaikan itu tetap berlangsung sampai sekarang.
Kalau besok kita masuk dalam perjamuan kudus, diatas meja perjamuan itulah kebaikan
Allah dinyatakan melalui pengorbanan Yesus Kristus. Kita diperhadapkan dengan kebaikan Allah yang tidak terhingga supaya kita tahu bahwa Ia memilih kita bukan karena kehebatan kita.
Disamping itu pemazmur menyatakan bahwa Ia besar, Ia Agung dalam tindakannya menata dan mengatur alam semesta dan lebih hebat dari segala berhala.
Bagi kita sekarang kebaikan Allah karena Ia telah memilih kita menjadi umat-Nya membuat kita memiliki keyakinan kokoh tentang masa depan. Bahwa memang dewasa ini ada banyak berhala yang dapat menggagu hubugan kita dengan Tuhan, namun dalam keyakinan yang kuat seperti Anne Frank kita ada masa dimana ` yang jahat pasti tamat `.
bisa saja pergumulan menjadi unsur yang jahat sehingga kita kehilangan harap, firman Tuhan hari mneyapa kita kita Pujilah Tuhan, sebab Ia baik. Bisa jadi kita bertanya-tanya kapan pergumulan ini usai sebab kekuatan terasa semakin lemah, hari ini firman Tuhan berkata Pujilah Tuhan sebab Ia besar.
Dengan begitu ketika besok kita masuki perjamuan kudus, kekuatan kita disegarkan kembali bahwa untuk menghadapi kejahatan dunia ini tanpa berbuat jahat sebab kita sedang memuji Tuhan atas semua kebaikan dan kebesaran-Nya.
MAJU TERUS BERSAMA TUHAN YESUS, SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA PUJIAN KITA KEPADA TUHAN TIDAK PERNAH SIA-SIA. AMIN

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Catatan Refleksi:Selasa 7 April 2026 RUANG RINDU (Letto)Jumat, 16 Agustus 2024 MERDEKA HARUSNYA BERUJUNG MEREKASelasa, 21 Februari 2023 SUAMI-ISTRI ANTARA BUKIT ZAITUN HINGGA MARANATHASabtu, 24 Desember 2022 DAMAI YANG DIRAYAKAN SEMESTASabtu, 04 Juni 2022 GARAM DAN TERANG DALAM PERSPEKTIF BULAN PELKESJumat, 31 Desember 2021 PIKIRAN ARIF DIAKHIR TAHUNRabu, 07 Juli 2021 KELUARGA, HARGANAS DAN PIALA EROPA Rabu, 22 April 2020 NYANYIAN MUSA NYANYIAN KEHIDUPANRabu, 13 Nopember 2019 HIDUP SEBAGAI TANDA KESAKSIANSelasa, 29 Oktober 2019 TOLSTOY DAN GPIB TENTANG CINTA (Renungan HUT GPIB Ke-71 31Okt 1948 - 31 Okt 2019)Arsip Catatan Refleksi..
Last Searches:
Kategori Utama: Artikel (52), Catatan Refleksi (85), Download Materi (2), Khotbah (316), Photo Keluarga (44), xx (2) |