aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 22068 x

Catatan Refleksi
Minggu, 17 Maret 2013
1 Yoh. 2: 9 - 11
CINTA ITU BUTA ?

CINTA ITU BUTA ?
Manusia adalah mahluk yang penuh tanda (Ernst Cassier-Filsuf Perancis).


Cinta dapat ditampilkan dalam berbagai tanda, bunga mawar misalnya dapat menjadi tanda cinta (bunga kamboja bisa nggak sih). Pada hari valentine, kue berbentuk hati berwarna pink juga dapat menjadi tanda, kartu berbentuk hati dapat juga menjadi tanda. Semua tanda itu hanya berarti jika dapat dilihat, dikagumi dan disentuh dengan penuh cinta.

Kalau cinta itu buta bagaimana ia dapat melihat semua tanda-tanda cinta ?. Firman Tuhan menegaskan bahwa Allah adalah Terang ( 1 Yoh 1 : 5 ) sehingga didalam Terang itulah cinta (kasih)- Nya menjadi nyata. Tanda yang diperlihatkan adalah dengan melihat, Ia melihat kita semua dengan segala keberadaan kita sebab didalam Terang tidak ada yang tersembunyi.

Cinta tidak buta sebab didalam cinta (kasih) justru segala sesuatu terlihat indah, mengagumkan sekaligus dengan keterbatasan. Ketika kita mencintai, justru didalamnya kita melihat sesama dalam keberadaan masing-masing. Kita dapat mewujudkan cinta - kasih itu dengan berbagai tanda yang kita wujudkan. Dunia ini penuh dengan ke-benci-an dan karena itu terjadi banyak pertikaian, perkelahian, permusuhan dsb. Kebencian telah mendominasi hubungan-hubungan yang seharusnya indah. Hubungan antara kakak dan adik dapat dirasuki oleh kebencian, hubungan antar sahabat dapat dirusak juga oleh kebencian. Benci itu buta sebab didalam kebencian ada kegelapan (ayat 11) sehingga dalam kegelapan seseorang menjadi tersesat sebab ia tidak tahu kemana arah dan tujuan hidup.


Sahabat, kita terpanggil untuk senantiasa berada dalam terang , untuk apa? untuk dapat mencintai sesama yang tandanya adalah melihat. Sebab didalam melihat sesama agar tidak tersesat dan hal itu muncul dalam hubungan yang harmonis dengan sesama. Awali dari dalam keluarga, bangunlah hubungan cinta - kasih dengan saudara, dengan orang tua, dengan sahabat. Semakin kita mencintai mereka semakin kita melihat karya Allah didalam Yesus Kristus yakni keberadaan mereka sebagai sahabat, saudara , kekasih. Tanda yang muncul disana ialah hubungan yang membatasi kegelapan yakni dengan menyingkirkan benci.


Love isn`t blind, cinta itu tidak buta. Jangan benci tetapi cintailah sesamu. Inilah arti Kasih. Amin.


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Catatan Refleksi:

Selasa 7 April 2026
RUANG RINDU (Letto)

Jumat, 16 Agustus 2024
MERDEKA HARUSNYA BERUJUNG MEREKA

Selasa, 21 Februari 2023
SUAMI-ISTRI ANTARA BUKIT ZAITUN HINGGA MARANATHA

Sabtu, 24 Desember 2022
DAMAI YANG DIRAYAKAN SEMESTA

Sabtu, 04 Juni 2022
GARAM DAN TERANG DALAM PERSPEKTIF BULAN PELKES

Jumat, 31 Desember 2021
PIKIRAN ARIF DIAKHIR TAHUN

Rabu, 07 Juli 2021
KELUARGA, HARGANAS DAN PIALA EROPA

Rabu, 22 April 2020
NYANYIAN MUSA NYANYIAN KEHIDUPAN

Rabu, 13 Nopember 2019
HIDUP SEBAGAI TANDA KESAKSIAN

Selasa, 29 Oktober 2019
TOLSTOY DAN GPIB TENTANG CINTA (Renungan HUT GPIB Ke-71 31Okt 1948 - 31 Okt 2019)

Arsip Catatan Refleksi..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Kategori Utama: Artikel (52), Catatan Refleksi (85), Download Materi (2), Khotbah (316), Photo Keluarga (44), xx (2)