aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 23564 x

Khotbah
Minggu, 3 Februari 2013.
Yohanes 1 : 1 - 9
DALAM DIA KITA MENGENAL TERANG

DALAM DIA KITA MENGENAL TERANG
Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus kasihi,
Ketika gelap hadir dengan segala kuasanya, maka gelap akan menimbulkan keadaan yang tidak nyaman dan tidak aman. Gelap dengan sifatnya yang merusak memang hadir sebagai kekuatan yang menyudutkan dan membelenggu sedemikian ruapa sehingga sifat merusaknya (destruktif) semakin kuat mencengkeram. Maka tidak heran bahwa orang yang hidup dalam kegelapan selalu hadir dengan kuasa yang merusak. Hal ini diungkapkan Yesus dalam Matius 6:23 - bahwa jika matamu gelap, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap betapa gelapnya kegelapan itu.

Kata "kegelapan" yang dipakai di dalam Yohanes 1:5, memang bukanlah sekedar suatu situasai kegelapan biasa, seperti gelapnya malam ketika padamnya lampu karena terputusnya aliran listrik sehingga membuat suasana kurang nyaman karena berbagai kegiatan menjadi terhambat. Tetapi kegelapan di sini berasal dari kata Yunani "Skotos" yang berarti kegelapan yang bersifat jahat, kegelapan yang menyerang, kegelapan yang membawa kematian. Dan ternyata yang bekerja di balik kegelapan itu adalah: kuasa iblis, kuasa dosa dan kuasa maut. Semua musuh ini memang identik dengan kejahatan dan kegelapan. Itulah musuh sebenarnya yang telah mencengkram dan membeleggu begitu kuat semua manusia!

Kegelapan tidak pernah dalam kebersaam dengan terang sebab Allah sendiri memisahkannya (Kej.1:4). Maka menghadirkan diri-Nya hanya dalam Terang sebab dalam Terang Ia berkarya menyatakan kehidupan dan menyatakan pembebasan. Kenapa demikian ? sebab sesungguhnya terang yang disejajarkan dengan hikmat dan kebodohan dengan gelap maka semua tindakan dalam kegelapan adalah tindakan gelap dan tindakan dalam terang adalah tindakan hikmat. ( Pengk.2:13).

Dengan menghayati Terang yang pada dasarnya adalah Allah sendiri maka dikemukakan kepada kita semua tentang aktifitas sang Terang. Karya dan aktifitas yang dilakukan oleh Terang adalah karya dan aktifitas yang,

1. Kreatif - peristiwa penciptaan memperlihatkan kreatifitas Allah yang demikian tinggi untuk menghadirkan damai sejahtera. Allah yang kreatif adalah Allah yang hadir melalui Yesus kristus. Pengenalan akan Allah yang kreatif terwujud melalui pengenalan akan karya Yesus. Mengenal Allah yang memperkenalkan diri terwujud melalui karya-Nya yang mempesona kehidupan kita semua selaku orang percaya bersumber dari karya Allah yang kreatif.
Artinya kreatifitas Allah membuat kita semua meyakini kehidupan yang kita sedang jalani berada dalam karya Allah yang kreatif. Melalui kreatifitas inilah kehidupan kita menjadi penuh warna dan mempesona. Kreatifitas karya Allah juga mengingatkan kita bahwa Ia selalu menyertai dengan cara-Nya yang kadang tidak terduga.

2. Hidup - hidup dalam pengertian bahwa kasih Allah adalah kasih yang menghidupkan (bacalah 2 Petrus 1:2). Bersekutu dengan Allah menghadirkan Hidup yang kekal (Yoh.17:3). Hal ini berarti dalam pengenalan akan Allah kita semua diarahkan memasuki sebuah relasi yang menumbuhkan kualitas kita unhtuk berkarya. Pemazmur bahkan mengemukakan bahwa Allah dapat menyelidikinya dan mengenal hatinya (Maz.139:23), menunjukkan bahwa hidup adalah hidup untuk mengenal Allah. Sudahkah kita mengatakan bahwa oengenalan akan Allah merupakan hal final saat ini ? saya harus kemukakan bahwa pengenalan kita akan Allah belum selesai dan terus berlangsung sampai Tuhan memanggil kita semua. Pengenalan ini penting agar kita tidak mengenal-Nya tidak lengkap sebab ( kami berasal dari Allah, barangsiapa mengenal Allah ia mendengar kami ... 1 Yoh.4:6).

Melalui hidup yang bersaksi hendak diwujudkan pengutusan kita selaku orang percaya untuk pergi mewujudkan damai sejahtera. Ini berarti bahw ahidup yang kita miliki adalah hidup yang Ia milik. Maka pergunakan hidup yang kita miliki sebagai saat untuk selalu mewartakan hidup yang Tuhan miliki dalam kerendahan hati. Kita hidup dalam dunia tetapi kita bukan miliki dunia. Inilah hidup yang berarti.

Sahabat-sahabat terkasih maka pengenalan Allah melalui Yesus Kristus sesungguhnya tidak membuat kita pasif dan apatis dalam kehidupan ini tetapi membuat kita semua selalu hadir dengan keyakinan bahwa jika dalam kegelapan seseorang tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah, tidak tahu membedakan antara hukuman dosa dan pencobaan, tidak tahu membedakan antara visi dan ambisi maka sangat diperlukan pengenalan akan Allah yang membebaskan kita dari kejahatan yang membelenggu kita.

Maju terus bersama Yesus maka jerih lelah kita tidak sia-sia. Amin.


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518