Dibaca : 24107 x
KhotbahSenin, 21 Januari 2013 Mazmur 105:37 - 43 ALLAH MENUNTUN KITA DALAM KARYA-NYA
Kalau kita berada di jalan raya apalagi jalan tol, kita akan melihat banyak sekali rambu-rambu lalu-lintas. Semua rambu-rambu itu berfungsi agar perjalanan kita semakin terarah, kita tidak tersesat, bahkan dapat tiba dengan aman ditempat tujuan. Semua rambu-rambu itu menuntun arah perjalanan kita apalagi kalau di luar kota. Kita dapat mengandalkan rambu-rambu itu.
Pembebasan Israel dari Mesir merupakan peristiwa yang bersejarah karena dihayati oleh pemazmur sebagi peristiwa dimana Allah menuntun umat. Peristiwa bersejarah karena dialami oleh umat sebagai peristiwa yang nyata. Dan dalam tindakan ini Allah mewujudkan janji-Nya kepada Abraham ( ayat 42 ). Didalam peristiwa ini pemazmur menghayati adanya tuntunan yang berlangsung secara utuh ( ayat 39 ). Melalui adanya awan dan api, Allah menyatakan tindakan yang langsung dialami oleh umat. Didalam tuntunan Allah terdapat kegirangan dan sorak-sorai karena Ia tidak meninggalkan mereka sendiri.
Tuntunan yang dilakukan oleh Allah mengarahkan umat pada kepastian hari esok. Sekalipun umat tidak mengetahui apa yang terjadi pada hari esok, tetapi Allah yang menuntun mereka adalah penguasa atas hari kemarin, hari ini dan hari esok ( ayat 8 ).
Puncak dari karya Allah ialah ketika Ia hadir ditengah-tengah manusia dalam diri Yesus Kristus ( bacalah Yoh. 1 : 1 dan ayat 14 ).
Perjalanan hidup keluarga kita tidak terlepas dari pemahaman ini. Bahwa Allah telah meyatakan janji-Nya kepada kita sekeluarga dan membuka masa depan yang baru untuk kita. Memang kita pernah mengalami pergumulan dan tantangan, tetapi lihatlah betapa Ia tetap menyertai kita hingga hari ini. Pernyertaan Allah dalam kehidupan keluarga kita bukanlah peristiwa yang bersifat abstrak tetapi nyata. Kenyataan yang kita alami bersama selama ini menjadi peristiwa penting sebab didalam kenyataan apapun, karya Allah tetapi dapat kita lihat. Inilah pemenuhan janji Allah yang tetap berlaku sampai hari ini bahkan selama-lamanya.
Diminggu Adven ini, sebagai keluarga kita bersekutu dan beribadah untuk menghayati kembali tindakan Allah dalam kehidupan kita. Kita bersyukur bahwa sekalipun ada tantangan dan pergumulan keluarga kita tetap utuh, tidak goyah. Kita saling enopang dan mendukung dan tidak mementingkan kehendak kita sendiri dalam keluarga. Allah menghendaki kita bersukcita dan bersorak sorai, bukan karena tidak ada masalah tetapi karena Allah yang berjanji tetap berkarya membebaskan kita sehingga kita tidak terbelenggu oleh pergumulan dan tantangan tetapi mampu keluar dari tantangan dan pergumulan bersama Tuhan.
Kita harus mempercayakan diri kepada Allah didalam Yesus Kristus, kita tidak hanya berhenti pada percaya tetapi mempercayakan diri. Disinilah kita mendapat kekuatan untuk terus menatap hari esok dalam kepastian sebab kita tahu pasti Ia adalah Allah yang menguasai masa lalu, masa kini dan masa depan.
Percaya pada janji-Nya dan karya-Nya, maka tuntunan-Nya senantiasa kita alami. Maju terus bersama Yesus, sebab dalam persekutuan kita dengan-Nya jerih payah kita tidak sia-sia. Amin

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|