aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 23683 x

Khotbah
Minggu, 20 Januari 2013
2 Samuel 8:24-26
TANGGAPAN TERHADAP RENCANA DAN KARYA ALLAH

TANGGAPAN TERHADAP RENCANA DAN KARYA ALLAH
Jemaat yang Tuhan Yesus kasihi,

Melakukan sesuatu sebagai sebuah tanggapan atau reaksi tentu memerlukan pemahaman yang benar tentang sebuah peristiwa. Hal ini penting sebab tanpa memahami sebuah kejadian dengan benar maka tanggapan yang diberikan dapat menjadi salah.

Daud memberi tanggapan kepada semua ucapan Natan yang menyampaikan ketetapan dan janji Tuhan kepada Daud dan keturunannya. Ketetapan dan janji Allah ini bhakan dibandingkan dengan keberadaan raja Saul ( ayat 15 ). Ketetapan dan Janji Allah yang dikemukakan kepada Daud berkaitan dengan relasi yang begitu dekat antara Allah dan Daud. Relasi yang begitu dekat sehingga Daud bercita-cita membangun rumah bagi Tuhan. Relais yang begitu dekat akan menimbulkan reaksi yang begitu erat.

Maka reaksi Daud atas apa yang disampaikan Allah kepadanya melalui Natal memberi gambaran betapa eratnya hubungan Allah dan Daud. Hubungan yang erat tersebut dapat digambarkan melalui beberapa hal :

1. Daud duduk dihadapan Tuhan. ( ayat 18 ). Paniym - {paw-neh"}: memperlihatkan kehadiran Daud dihadapan Allah secara formal secara resmi. Ia tidak datang menghadap Tuhan dengan asal-asalan, tetapi datang dan menghadap Tuhan dengan sikap takzim. Allah adalah Allah yang berdaulat maka datang dan duduk dihadapan Tuhan merupakan tindakan yang diwarnai dengan rasa hormat yang tinggi. Siapakah aku dan siapakah keluarga-ku menjadi bukti bahwa Daud mengakui kedaulatan Allah yang maha tinggi dan memahami bahwa hanya dengan pertolongan Tuhan, maka kehidupan keluarga Daud dapat tetap terjaga dan terpelihara.

Berada dihadapan Tuhan inilah yang kemudian bergema sebagai sebuah permohonan dan doa kepada sebagaimana yang muncul di ayat 24. Pengakuan bahwa allah yang mengokohkan kehidupan umat menjadi sebuah pengakuan dan kesadaran diri bahwa seluruh pemahaman yang otonom dan individual terserap masuk dalam kedaulatan Allah yang besar. Pengakuan yang demikian memperlihatkan adanya hubungan perjanjian yang tetap kokoh dan terpelihara dengan baik. TUHAN, Allah kita, telah mengikat perjanjian dengan kita di Horeb. ( Ulangan 5 : 2 ), sehingga horab dan sion adalah gambaran tentang betapa kokohnya janji yang Allah telah ucapkan.

Bagi kita selaku umat Tuhan saat ini , duduk dengan takzim dihadapan Tuhan merupakan sikap yang sungguh diperlukan sebagai bentuk pengakuan bahwa kita hanya bisa hidup oleh naungan janji Tuhan yang begitu kuat. Daud yang memperhatikan kekuasaan dan kedaulatan Allah menolong kita semua untuk juga mengakui kekuasaan tersebut. Sehingga muncullah kalimat sederhana yang sarat dengan makna ` siapakah aku Tuhan ?



2. Daud mengakui bahwa Allah lebih mengenalnya. ( ayat 20 ). Sikap Daud dihadapan Allah yang menyatakan bahwa Allah lebih mengenal dirinya merupakan sebuah pengakuan bahwa Daud memiliki keterbatasan untuk mengenal Allah tetapi Allah tidak terbatas untuk mengetahui keberadaannya secara individu maupun secara kolektif (keluarga ). Melalui pengakuan yang demikian maka Daud hendak menyatakan kepada umat Israel adalah umat Allah dan keluarganya tidak terlepas dari kedaulatan Allah. Pengenalan inilah yang akan menolong Daud dan umat untuk selalu merasakan keterlibatan Allah dalam kehidupan mereka.

Bagi kita sebagai umat Allah saat ini pengakuan bahwa Allah lebih mengenal kita merupakan kesadaran utama agar selalu meredahkan diri dihadapan Tuhan. Sebagai umat saat ini seluruh pengakuan kita terhadap karya keselamatan Allah didalam Yesus Kristus merupakan pokok yang penting dan utama.

Allah lebih mengenal kita inilah pengkuan yang mendasar dalam minggu advent untuk menghayati bahwa semua karya dan keterlibatan Allah merupakan syarat penting untuk selalu maju dalam kehidupan ini. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518