Dibaca : 21985 x
Catatan RefleksiMinggu, 20 Januari 2013 Markus 6:31 JALAN SEPI BERSAMA YESUS (refleksi akhir tahun 2012)
 Sahabat yang terkasih,
Jalan berserta Yesus adalah jalan yang memerlukan kesabaran dan ketabahan sebab jalan itu kadang terjal dan curam. Jalan serta Yesus memang berarti kita harus berjalan dengan arah yang Dia tentukan sehingga kita dapat berjalan dengan arah yang jelas dan tujuan yang pasti. Bukankah Ia sendiri yang menyatakan bahwa Ia adalah jalan dan kebenaran dan hidup ? jika demikian maka jalan serta Yesus adalah jalan dalam kebenaran.
Di Injil Markus 6:31 tertulis "Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.".
Artinya jalan serta Yesus dapat juga erarti jalan yang sepi dan sunyi. Kadangkala Yesus mengajak kita melalui jalan jenis ini. Yesus ingin kita sendiri bersama-Nya dan menjalin percakapan dengan-Nya melalui doa.
Saudara yang terkasih .....
Jalan yang lalui di sepanjang tahun 2012 bisa jalan yang riuh, jalan yang penuh semangat bahkan jalan yang menguras emosi, air mata dan kedukaan. Namun dapat dipastikan dan benar ialah "jalan yang kita lalui tidak dengan sendiri saja`. Jalan 2012 dapat saja menjadi jalan yang mengecewakan bahkan jalan kegagalan, namun sekali lagi kita harus yakin bahwa kita tidak sendiri.
Maka seluruh jalan kita adalah medan untuk belajar. Belajar untuk selalu setia pada-Nya dalam seluruh karya dan tindakan kita. Sejauh ini di sepanjang tahun 2012 kita dapat saja katakana bahwa kita sudah jadi pemenang, tetapi sejatinya ialah kita juga sudah diajak berjalan di jalan yang sunyi dan mencekam. Maka kita bersyukur bahwa tahun 2012 akan kita lalui sebagai manusia pembelajar.
Saudara yang terkasih,
Ketika Yesus mengajak kita melalui jalan sunyi dan sepi, itulah kesempatan untuk lapor semua kebutuhan kita dengan selalu ingat : bersyukur. Mari kita akhiri tahun 2012 dengan jiwa pemenang yaitu ketika melawati jalan sunyi dan sepi kita tetap menghayati bahwa Ia tetap setia dan Ia tidak berubah.
Jalan ini memang sunyi dan sepi, tetapi siapapun yang melewatinya bersama Yesus akan hadir sebagai pemenang.

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Catatan Refleksi:Selasa 7 April 2026 RUANG RINDU (Letto)Jumat, 16 Agustus 2024 MERDEKA HARUSNYA BERUJUNG MEREKASelasa, 21 Februari 2023 SUAMI-ISTRI ANTARA BUKIT ZAITUN HINGGA MARANATHASabtu, 24 Desember 2022 DAMAI YANG DIRAYAKAN SEMESTASabtu, 04 Juni 2022 GARAM DAN TERANG DALAM PERSPEKTIF BULAN PELKESJumat, 31 Desember 2021 PIKIRAN ARIF DIAKHIR TAHUNRabu, 07 Juli 2021 KELUARGA, HARGANAS DAN PIALA EROPA Rabu, 22 April 2020 NYANYIAN MUSA NYANYIAN KEHIDUPANRabu, 13 Nopember 2019 HIDUP SEBAGAI TANDA KESAKSIANSelasa, 29 Oktober 2019 TOLSTOY DAN GPIB TENTANG CINTA (Renungan HUT GPIB Ke-71 31Okt 1948 - 31 Okt 2019)Arsip Catatan Refleksi..
Last Searches:
Kategori Utama: Artikel (52), Catatan Refleksi (85), Download Materi (2), Khotbah (316), Photo Keluarga (44), xx (2) |