Dibaca : 23862 x
KhotbahKamis, 10 Januari 2013 Yesaya 35:1-7 `MENYAMBUT YESUS, TANGAN DAN LUTUT HARUS KUAT`
 Warga jemaat yang Tuhan Yesus kasihi,
Pada minggu Advent ini kepada kita dikemukakan bahwa Firman Tuhan yang berisi janji keselamatan selalu bertumpu pada tindakan Allah yang penuh Kasih. Tindakan Allah yang penuh kasih tidak berarti seseorang yang dikasihi-Nya tinggal tetap dalam keadaan dosa, tetapi mereka yang mengalami kasih Allah akan mengalami perubahan yang besar. Kasih Allah bukanlah karya yang statis dan beku tetapi kasih-Nya selalu membawa perubahan seperti dikemukakan di ayat 1 (bacalah ayat ini). Keindahan kasih Allah atas manusia selalu nampak dari peristiwa perubahan yang terkandung didalam kasih itu. Maka berubah adalah jawabannya.
Ketika kita menyambut kedatangan Yesus, kita tidak lagi menyambut-Nya dalam kandang hina seperti di Bethlehem, sebab Ia sudah berubah menjadi Raja Keselamatan dan Mulia. Maka kita-pun mengalami perubahan itu ketika tangan kita yang lemah lesu menjadi kuat dan lutut yang goyah menjadi kuat (ayat 3). Ia menghendaki penyambutan kepada-Nya tidak dalam keadaan yang lemah dan goyah tetapi dalam keadaan yang kuat dan teguh. Kekuatan dan keteguhan untuk menyambut kedatangan-Nya disebabkan oleh keselamatan yang hadir bersama-Nya.
Bagi kita saat ini sebagai keluarga yang beribadah, hendaknya kita semua mengalami kekuatan dan keteguhan yang bersumber dari kasih-Nya. Kenapa hal ini penting ? sebab kita tidak dapat mengandalkan kekuatan kita sendiri, kita tidak dapat bersandar pada diri sendiri. Firman Tuhan memberi pengajaran kepada kita bahwa kekuatan dan keteguhan yang benar hanya bersumber dari kemauan untuk dijumpai dan diubah oleh Tuhan.
Renungan ini juga hendak mengemukakan tangan dan lutut kita mungkin sudah lelah setelah melewati hari-hari yang sulit dan berat. Tangan dan lutut kita bisa jadi sudah tergerus kekuatannya sehingga kita gontai dalam menjalani hidup. Namun dari firman Tuhan ini jelas dikemukakan bahwa kita harus kuat untuk menyambut Dia yang akan datang. Dan Tuhan sendiri yang menguatkan tangan dan lutut kita. Maka keselamatan yang dari Tuhan dimaknai sebagai semangat untuk tetap menghayati tindakan Tuhan dalam kehidupan kita. Tangan untuk berkarya dan lutut untuk melangkah menjadi sarana yang dipakai Tuhan memberitakan kabar sukacita ( ayat 4 ).
Pergumulan dan persoalan dapat saja melemahkan tangan kita untuk berkarya dan lutut kita untuk melangkah, tetapi kesegaran yang berpusat pada kasih karunia-Nya memungkinkan kita untuk tetap berpegharapan. Jangan biarkan pergumualan dan persoalanmenjadi tembok yang menghalangi kita memandang Dia, tetapi kerjakan semua tugas yang dipercayakan dan melangkah didalam kebenaran untuk menyongsong kedatangan-Nya yang membawa keselamatan.
Maju terus bersama Yesus maka setiap karya tangan dan lutut kita tidak akan sia-sia. Amin.

Pdt. Alexius Letlora D.ThPendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta Arsip Khotbah:Minggu, 25 Juli 2026 HIDUP DALAM TERANGMinggu 21 Juni 2026 TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMAMinggu, 7 Juni 2026 PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARANMinggu, 24 Mei 2026 ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIAMinggu, 31 Mei 2026 KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAANMinggu, 19 April 2026 IRI HATI MEMADAMKAN KASIHJumat, 3 April 2026 GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYAMinggu 22 Februari 2026 UANG: KEPADA ATAU TENTANGMinggu, 5 April 2026 PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPANMinggu 15 Februari 2026 SPIRITUALITAS MEMBERIArsip Khotbah..
Last Searches:
Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518
Stack trace:
#0 {main}
thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518
|