aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 26946 x

Khotbah
Sabtu, 29 Agustus 2015
Ibrani 13: 1-12
DIDAMPINGI KASIH SETIA YESUS KRISTUS

DIDAMPINGI KASIH YESUS KRISTUS

(IBR. 13: 1-12)

-----------------------------------

Minggu, 30 Agustus 2015





Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus Kasihi,



Nasihat penulis kitab Ibrani mengetengahkan hal-hal praktis dalam kehidupan pengikut Yesus. Praktis disini bukanlah sebuah sikap mudah sebab sikap praktis umat percaya tetap berada dalam bingkai perintah Yesus. Perintah-Nya menjadi dasar yang kuat untuk memberi tanggapan atas berbagai peristiwa yang dialami. Peristiwa yang memberi pengertian bahwa penyertaan dan pemeliharaan Allah selalu berlangsung secara terus menerus.



Berbuat baik kepada sesama bukanlah sebuah keistimewaan karena mereka yang tidak mengenal Yesus Tuhan juga melakukan hal yang sama. Sikap egaliter bukanlah sesuatu yang eksklusive Kristen sebab bukankah mereka yang tidak percaya kepada Yesus melakukan hal yang sama? Maka nasihat yang dijumpai dalam kitab ini memiliki keistimewaan yang membuatnya beda. Artinya setiap pengikut Yesus sudah seharusnya memiliki keistimewaan, yakni perilaku dengan kualitas sebagai pengikut Yesus.



Jika demikian dimanakah dasar dari seluruh tindakan praktis seperti yang dikemukakan. Apakah pondasi dari semua perilaku Kristiani? Jawabnya ialah YESUS. Ia lebih dari segalanya karena Ia telah memperbarui relasi antara Allah dan manusia. Di dalam dan melalui Yesus terbukalah sebuah gaya hidup baru yang berporos pada-Nya dengan jari-jari implemensi yang banyak. Lihatlah roda sepeda yang berputar pada porosnya dan sekaligus jari-jari pada roda yang begitu banyak.



Sahabat-sahabat yang terkasih,



Dengan memusatkan seluruh karya manusia pada Yesus maka disinilah letak perbedaannya. Mengasihi dan memberi tumpangan adalah sebuah tanggapan atas kasih karunia-Nya. Dengan memperhatikan sesama, dasarnya ialah Tuhan sudah memberi perhatian terlebih dahulu. Maka yang praktis lalu bertolak dari hasil perenungan yang bersifat praksis. Renungkan dan hayati terlebih dahulu, apakah yang telah dilakukan Yesus kepadaku. Muara dari perenungan ini ialah bentuk tanggapan yang bermutu yang tidak saja praktis namun sekaligus praksis.


Ia tetap sama, baik kemarin, maupun hari ini dan sampai selama-lamanya (ayat 8) menunjukkan bahwa kebajikan kitapun tidak boleh padam semangatnya. Kebajikan yang dibangun berdasarkan perenungan dan penghayatan terhadap karya-Nya. Jadi, berbuatlah baik bukan supaya orang lain berbuat baik tetapi karena Tuhan sudah lebih dahulu berbuat baik. Hati yang diperkuat oleh Kasih Karunia (ayat 9) menunjukkan bahwa inisatif yang dari Allah untuk menjangkau manusia dalam karya Yesus Kristus, telah memberi ruang pengharapan yang baru. Ruang pengharapan yang berujung pada kemauan berbuat baik kepada sesama, menjaga kekudusan rumah tangga dan selalu merasa cukup. Hal ini penting di tengah dunia yang mengeksploitasi rasa kekurangan dan berujung pada kerakusan.



Sahabat-sahabat yang terkasih,



Maka wujudkan hidup yang baik berdasarkan Kasih Karunia Kristus, agar kebajikan kita selaku umat Tuhan berbeda dari kebajikan dunia. Suami-istri tidak hidup dalam sikap spekulasi tetapi hidup dalam tanggapan atas karya-Nya yang besar.



Maju terus bersama Tuhan Yesus maka dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita mewujudkan kebajikan tidak sia-sia. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518