aletlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

Dibaca : 42100 x

Khotbah
Minggu, 12 Mei 2013
EFESUS 1:3-14
TUJUAN KETERPILIHAN MANUSIA

Jemaat yang Tuhan Yesus Kasihi,

Kehadiran sebagai Gereja pada saat ini memerlukan pemahaman yang benar dan serius, sebab tanpa pemahaman yang benar dan serius maka keberadaan Firman-Nya hanyalah bunyi gong di samudera. Mengapa gereja perlu pemahaman yang benar dan serius sebab ketika gereja hadir, maka kehadirannya memiliki ciri khas yang tidak dapat diabaikan. Pemahaman yang benar itu kait terkait dengan kehadiran sebagai anak-anak Tuhan.

Perikop bacaan kita hari ini memperlihatkan bahwa sebagai orang percaya bahkan disebut sebagai anak-anak, kehadiran kita tidak sekedar memenuhi statistic tetapi sungguh merupakan bagian dari rencana Allah. Paulus mengawali rangkaian pengajarannya dengan `memuji Tuhan (ayat1). Memuji Tuhan menjadi penting sebab ada alasan kuat kenapa memuji Tuhan. Memuji Tuhan adalah sebuah tanggapan atas semua karya Allah didalam Yesus kristus sehingga terdapat garis pembatas yang tegas membedakan antara mereka yang tahu bersyukur dan memuji Tuhan dengan mereka yang tidak pernah bersyukur.

Alasan utama mengapa `terpujilah Tuhan ialah, rencana dan inisiatif Allah membangun relasi yang utuh dengan manusia. Relasi dan hubungan yang demikian kuat antara Allah dan manusia terwujud didalam :

1. Didalam Dia - ayat 4, 5, 6, 7, 11,13.

Ungkapan ini memperliohatkan bahwa Allah sendiri yang bertindak dalam tindakan yang penuh kasih untuk menjangkau manusia. Didalam Dia memperlihatkan kuatnya otoritas yang ada pada-Nya sehingga manusia yang dikasihi dan diutusnya memiliki otoritas yang yang Ia percayakan (KPR 1:8). Ia menempatkan manusia dalam kendali kekuatan-Nya sehinga seluruh karya manusia terarah dan tertuju kepada usaha untuk memuji Tuhan Yesus.

Dengan pemahaman yang demikian maka kehadiran kita semua sebagai orang percaya patutlah diwarnai dengan syukur sebab Ia menempatkan kita dengan rencana besar dan disertai dengan kuasa otoritas Allah. Rencana besar itu adalah kegenapan segala sesuatu (ayat10) dan memberitakan rencaqna besar itu kepada sesama.
Maka kehadiran kita didalam Dia, memberi penegasan bahwa di luar Dia kita tidak berdaya dan hampa. Kita tidak mampu mewujudkan kehadiran kita yang bermakna ketika seluruh gagasan dan ide kita terbentuk di luar Dia.


2. Pilihan-Nya atas kita - ayat 4,5,9,11.

Allah memilih kita berdasarkan kedaulatan yang ada pada-Nya. Ia memilih kita untuk menyatakan rahasia keselamatan. PilihanNya bukan karena umat adalah umat yang istimewa tetapi bertolak dari kasih karunia dan Ia tidak menyesali hal itu (Rom. 11:29). Hal ini menunjukkan bahwa Ia bertindak dari kerinduan-Nya menjangkau manusia dalam keselamatan yang membawa sukacita. Kehadiran kasih karunia yang demikianlah sehingga manusia mengalami keterpilihan Allah. We are chosen and not selected, menunjukkan bahwa hanya dalam keterpilihan itulah hidup kita menjadi berarti.

Ia memilih saudara dan saya mengalami kasih karunia yang menjadi latar belakang keterpilihan itu. Ia memilih saudara dan saya untuk menunjukkan bahwa tanpa Dia kita tidak berarti sehingga ketika kita terpilih maka kehadiran kitapun diwarnai dengan warna sebagai orang terpilih. Keterpilihan itu sekaligus menunjukkan bahwa kita memiliki hidup yang beda dengan anak-anak dunia (Yoh. 15:19). Perbedaan itu bahkan bisa berbetuk penolakan yang dilakukan oleh dunia sebagai konsekuensi kita dipilih oleh-Nya.

Kita yang terpilih sekaligus mengalami penebusan-Nya sehingga kehadiran kita adalah kehadiran sebagai anak-anak yang dimeteraikan oleh Roh Kudus. Ia memeteraikan kita dengan meterai darah-Nya (ayat 7) sehingga harga meterai itu adalah harga yang mahal, lalu siapakah kita sehingga layak untuk mengalami-Nya? Kita tidak layak dan tidak pantas tetapi hanya oleh kasih karunia-Nya.

Maka keterpilihan kita sebagai anak-anak Allah menujukkan bahwa kita punya alas an yang kuat dan mendasar untuk memuji-Nya (ayat 3, 14).

Jemaat yang terkasih,

Maka tidak ada satupun alasan untuk tidak memuji Tuhan Yesus dan bersyukur kepada-Nya, sebab sungguh Ia sangat baik bagi kita semua. Amin


Pdt. Alexius Letlora D.Th
Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” Jakarta




Arsip Khotbah:

Minggu, 25 Juli 2026
HIDUP DALAM TERANG

Minggu 21 Juni 2026
TELADAN KRISTUS DALAM HIDUP BERSAMA

Minggu, 7 Juni 2026
PELAYAN KEBAJIKAN DAN KEBENARAN

Minggu, 24 Mei 2026
ROH KUDUS MENGANGKAT MARTABAT MANUSIA

Minggu, 31 Mei 2026
KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Minggu, 19 April 2026
IRI HATI MEMADAMKAN KASIH

Jumat, 3 April 2026
GEMBALA BAIK MEMBERIKAN NYAWANYA

Minggu 22 Februari 2026
UANG: KEPADA ATAU TENTANG

Minggu, 5 April 2026
PASKAH: ALLAH YANG BERPIHAK PADA KEHIDUPAN

Minggu 15 Februari 2026
SPIRITUALITAS MEMBERI

Arsip Khotbah..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th

Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat “Sumber Kasih” DKI Jakarta.

Telah Melayani selama 35 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 34 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


KEKUATAN KELUARGA YANG BERSYUKUR
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN

Last Searches:

Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function mysql_query() in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php:518 Stack trace: #0 {main} thrown in /var/www/vhosts/ratingtop.com/aletlora.com/index.php on line 518